Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke

Authors

  • Ekfindar Diliana Universitas Musamus Merauke
  • Ricardo Goncalves Klau Universitas Musamus Merauke
  • Hanova Rani Eka Retnaningtyas Universitas Musamus Merauke

DOI:

https://doi.org/10.36312/q96d7239

Keywords:

literasi hukum, ChatGPT, Grammarly, esai hukum, pengabdian masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan keterampilan menulis esai hukum siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT dan Grammarly. Pelaksanaan berlangsung pada Agustus–September 2025 melalui tahapan sosialisasi, pelatihan menulis, penerapan teknologi, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan menulis siswa, terutama dalam aspek argumentasi hukum, struktur esai, dan penggunaan bahasa akademik. Dari 30 peserta, 18 siswa (60%) mampu menghasilkan esai dengan struktur sistematis dan argumen hukum relevan. Kendala seperti gangguan jaringan internet diatasi dengan Starlink, sedangkan rendahnya kemampuan awal siswa diatasi melalui peer review. Luaran mencakup peningkatan keterampilan menulis, terbentuknya komunitas literasi hukum, serta publikasi hasil berupa video, poster, dan draft artikel ilmiah. Program ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain di Papua Selatan untuk memperluas dampak positif terhadap kesadaran hukum generasi muda.Top of Form

Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke

 This community service activity aims to improve law-related literacy and law-related essay writing skills among students of SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke using artificial intelligence–based technology, particularly ChatGPT and Grammarly. The program was carried out from August to September 2025 through several stages: socialization, writing training, technology implementation, monitoring, evaluation, and program sustainability. The results showed a significant improvement in students’ writing abilities, especially in law-related argumentation, essay structure, and academic language use. Out of 30 participants, 18 students (60%) successfully produced essays with systematic structures and relevant law-related arguments. Challenges such as unstable internet connections were overcome by using Starlink, while students’ low initial abilities were addressed through a peer review approach. The program outputs included enhanced essay writing skills, the establishment of a law-related literacy community, and publications in the form of videos, posters, and a draft scientific article. This program is expected to be replicated in other schools in South Papua to expand its positive impact on young people’s awareness of the law.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. SAGE Publications.

Febrianty, A., Ariyanto, D., Fitri, N., & Ryendra, M. (2025). Pengaruh pendidikan hukum terhadap kesadaran hukum masyarakat Indonesia. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 55(2), 201–219.

Grammarly. (2023). Improving writing with AI-powered assistance. Retrieved from https://www.grammarly.com

Hukum Online. (2022). Pentingnya literasi hukum untuk generasi muda. Retrieved from https://www.hukumonline.com

Kurniawan, A., & Dewi, L. (2024). Pembelajaran digital berbasis konteks lokal dalam meningkatkan efektivitas pendidikan di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 12(1), 33–47.

OpenAI. (2023). ChatGPT: Optimizing language models for dialogue. Retrieved from https://openai.com/blog/chatgpt

Papua Pikiran Rakyat. (2024). Pemuda Papua Selatan gelar aksi tuntut penegakan hukum dan keadilan sosial. Retrieved from https://papua.pikiran-rakyat.com

Portal Hukum Indonesia. (2024). Minimnya kesadaran hukum generasi muda di wilayah timur Indonesia. Retrieved from https://portalhukumindonesia.com

Pradana, B., & Lestari, D. (2021). Integrasi pendidikan hukum dalam kurikulum sekolah menengah dan dampaknya terhadap kesadaran hukum siswa. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(2), 89–104.

Rahman, F., Hidayat, T., & Yusuf, R. (2022). Integrating AI-based learning tools to enhance students’ motivation and conceptual understanding. International Journal of Educational Technology, 17(4), 255–270.

Utami, D. W., Sari, P. R., & Nugroho, A. (2023). Persepsi siswa SMA terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran menulis akademik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 23(1), 45–56.

Zhou, N., Van Brummelen, J., & Lin, P. (2020). Artificial intelligence in education: Promises and implications for teaching and learning. Journal of Educational Technology, 41(2), 85–99.

Downloads

Published

2025-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Diliana, E., Klau, R. G., & Retnaningtyas, H. R. E. . (2025). Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 7(4), 988-997. https://doi.org/10.36312/q96d7239