Minuman Sehat Meningkatkan Imunitas Sehat Rasa Kiwari, Jamu Rasa Anyar Di Desa Jambelaer Subang

Authors

  • Ade Tika Herawati ID Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Yuyun Sarinengsih ID Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Imam Abidin ID Universitas Bhakti Kencana Bandung
  • Cucu Rokayah ID Universitas Bhakti Kencana Bandung

DOI:

https://doi.org/10.36312/cth23396

Keywords:

Pemberdayaan Kader, Minuman Herbal, Temulawak; Bunga Telang, UMKM

Abstract

Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, memiliki potensi bahan pangan lokal dan tanaman obat keluarga, seperti nanas, temulawak, dan bunga telang, yang dapat dikembangkan menjadi produk minuman herbal fungsional. Namun, pemanfaatan bahan lokal tersebut masih terbatas pada konsumsi sederhana dan belum banyak diolah menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader desa dalam mengolah bahan lokal menjadi minuman herbal modern melalui inovasi Temulawak Squash dan Bunga Telang Squash. Metode kegiatan meliputi edukasi, demonstrasi, praktik langsung dalam kelompok, tanya jawab, serta evaluasi pascapelatihan menggunakan instrumen terstruktur. Kegiatan dilaksanakan pada 24 November 2025 di Desa Jambelaer dan diikuti oleh 20 kader desa, perangkat desa, dosen, serta mahasiswa Universitas Bhakti Kencana. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 78% kader mampu memahami manfaat bahan herbal dan mempraktikkan pembuatan minuman Kiwari secara mandiri sesuai prosedur, sedangkan 22% kader masih memerlukan pendampingan lanjutan. Pelatihan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis praktik dapat meningkatkan kapasitas kader dalam pemanfaatan bahan lokal. Program ini juga berpotensi mendukung pemberdayaan masyarakat, peningkatan literasi kesehatan, dan pengembangan UMKM desa berbasis kearifan lokal.

Healthy Drinks to Boost Immunity "Sehat Taste Kiwari, Jamu Taste Anyar" in Jambelaer Village, Subang

Jambelaer Village, Dawuan District, Subang Regency, has local food resources and family medicinal plants, including pineapple, Javanese turmeric, and butterfly pea, that can be developed into functional herbal drinks. However, these local resources have not been optimally processed into value-added products. This community service program aimed to improve village cadres’ knowledge and practical skills in processing local ingredients into modern herbal drinks through the development of Temulawak Squash and Butterfly Pea Squash. The activity was conducted on November 24, 2025, in Jambelaer Village and involved 20 village cadres, village officials, lecturers, and students of Universitas Bhakti Kencana. The methods included health education, product-making demonstrations, group-based hands-on practice, discussion sessions, and post-training evaluation using structured instruments. The evaluation showed that 78% of cadres were able to understand the benefits of herbal ingredients and independently practice the preparation of Kiwari drinks according to the procedures provided, while 22% still required further assistance. These findings indicate that participatory and practice-based training can strengthen cadres’ capacity to utilize local resources for functional herbal drink innovation. This program also supports community empowerment, health literacy improvement, and the development of village-based micro, small, and medium enterprises.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional. (2020) ‘Monografi Tanaman obat dan obat Tradisional.’, Monografi Tanaman Obat Indonesia (Materi Medika Indonesia-MMI).

Fitriani, R. Nugroho, A. Prasetyo, B. (2023) ‘Effectiveness of hands-on education in improving health care Knowledge.’, Jurnal Kesehatan Masyarakat., pp. 101–110.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2022) ‘Laporan Situasi Gaya Hidup sehat di Indonesia.’, Kemenkes RI Jakarta.

Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023) ‘Survei Nasional Konsumsi Minuman Herbal Modern di Indonesia.’, Kemenkop UKM Ri.

Kolb, D. A. (2015) ‘Experiential Learning : Experience as the Source of Learning and Development.’, Person Education.

Kusumawati, D., Nugroho, R., & Yuliana, S. (2021) ‘Pemanfaatan Nanas (Ananas Comosus) sebagai sumber antioksidan dan peningkatan Immunitas.’, Jurnal Ilmiah pangan dan Gizi, Universitas Padjajaran Bandung.

Rahmawati, F., Hidayat, A. & Santoso, R. (2023) ‘Sustainable Coaching for local food-based SMEs : Enchanching Product Quality and Competitiveness.’, Jurnal Ilmu ekonomi dan Bisnis., pp. 201–210.

Sari, D.P. & Ananda, L. (2022) ‘Community based Training on food processing skills for Household production Improvement.’, Jurnal pangan dan Gizi., pp. 45–53.

Wulandari & Setyawan (2020) ‘Temulawak (Curcuma Xanthorrhiza) dalam mendukung kesehatan dan Immunitas tubuh.’, Jurnal Farmasi dan kesehatan. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Zahra F lestari & Handayani (2022) ‘Potensi Telang (Clitora Ternatea) sebagai Antioksidan dan Inovasi Minuman Herbal Modern.’, Jurnal Tekhnologi Pangan, Uiversitas Dipenogoro, Semarang.

Downloads

Published

2025-05-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Herawati, A. T., Sarinengsih, Y. ., Abidin, I. ., & Rokayah, C. (2025). Minuman Sehat Meningkatkan Imunitas Sehat Rasa Kiwari, Jamu Rasa Anyar Di Desa Jambelaer Subang. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 8(2), 287-296. https://doi.org/10.36312/cth23396