Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Kanigoro Kota Madiun

Authors

  • Marheny Lukitasari Biology Education Universitas PGRI Madiun
  • Syamsiyatuz Zahroatul Khoirotil U Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas PGRI Madiun
  • Akhmad Sukri Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i1.645

Keywords:

Pengolahan Limbah, Sabun Cuci Piring, Minyak Jelantah, Community Development

Abstract

Limbah rumah tangga seperti minyak jelantah berpotensi merusak lingkungan apabila dibuang tanpa diolah terlebih dahulu. Oleh karena itu perlu ide kreatif dan inovatif yang dapat mengolah minyak jelantah menjadi olahan yang bernilai. Pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang inovasi pengolahan minyak jelantah menjadi sabun cuci piring, melatih ibu ibu PKK dan sebagai inovasi untuk mengatasi banyaknya volume limbah minyak jelantah di kawasan kelurahan kanigoro, kota madiun. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan sosialisasi dan metode pelatihan pembuatan sabun cuci piring. Langkah kegiatan yang dilaksanakan yaitu; 1) koordinasi persiapan kegiatan, 2) melaksanakan pengabdian pembuatan sabun, dan 3) melakukan pendampingan secara berkelompok. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar dan tepat waktu. Peserta menunjukan antusiasme cukup tinggi dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan. Kelemahan yang dialami adalah produk sabun cuci yang dihasilkan oleh ibu-ibu PKK belum sempurna. Hal ini hanya dikarenakan peserta cenderung terburu-buru dan hanya membutuhkan kebiasaan saja dalam pelaksanaan kegiatan berikutnya.

Processing Waste Cooking Oil into Dish Soap in Kanigoro Village, Madiun City

Household waste such as cooking oil has the potential to damage the environment if it is disposed of without processing it first. Therefore, creative and innovative ideas are needed that can process used cooking oil into valuable products. Processing used cooking oil into dish soap aims to increase knowledge about innovations in processing used cooking oil into dish soap, train PKK mothers, and as an innovation to overcome the large volume of used cooking oil waste in the Kanigoro village area, Madiun City. This activity was carried out with a socialization approach and training methods for making dish soap. The steps of the activities are; 1) coordinating the preparation of activities, 2) carrying out soap-making services, and 3) providing group assistance. The results of the implementation of community service activities run smoothly and on time. Participants showed quite high enthusiasm as evidenced by the number of participants who asked questions. The weakness experienced is that the soap products produced by participants are not perfect. This is only because participants tend to be in a hurry and only need habits in the implementation of the next activity

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baroroh Ma, I., Wulan Agustina, U., Afiv Whayudi, M., Wahab Hasbullah, K. A., Biologi, P., & A Wahab Hasbullah, U. K. (2021). Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromateraphy Pada Pemuda Karang Taruna Desa Sumur Bandung Lampung Timur. 2(1), 2774–6755.

Iriantara, Y. (2015). Komunikasi Antarpribadi dalam Kehidupan Manusia. Modul 1, 1–45.

Khuzaimah, S. (2016). Pembuatan Sabun Padat dari Minyak Goreng Bekas Ditimjau dari Kinetika Reaksi Kimia. Teknik Kimia, 2(2), 42–48.

Kusumaningtyas, R. D. (2019). Penerapan Teknologi Pengolahan Limbah Minyak Goreng Bekas Menjadi Sabun Cuci Piring Untuk Pengendalian Pencemaran Dan Pemberdayaan Masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang.

Mukhlison, M., Khudlori, R., & Setyawan, D. (2021). Pembuatan Sabun Menggunakan Minyak Jelantah Guna Mengurangi Pencemaran Lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung, 1, 89–97. https://doi.org/10.33479/senampengmas.2021.1.1.89-97

Prabowo, S. A., Ardhi, Muh. W., & Sasono, M. (2016). Pemberdayaan Masyarakat Desa Mojopurno Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Limbah Minyak Jelantah. Jurnal Terapan Abdimas, 1, 26. https://doi.org/10.25273/jta.v1i1.337

Saragih, A. B. (2021). Pemanfaatan Minyak Jelantah Sebagai Bahan Baku Pembuatan Sabun Padat.

Sulistyamara, A. (2011). H-zeolit, Pengaruh Esterifikasi-transesterifikasi, Terhadap Reaksi Biodiesel, Pada Pembuatan.

Suroso, A. S. (2013). Kualitas Minyak Goreng Habis Pakai Ditinjau dari Bilangan Peroksida , Bilangan Asam dan Kadar Air. Jurnal Kefarmasian Indonesia, Vol 3(2), 77–88.

Wulandari, W. T., & Dewi, R. (2019). Selulosa Dari Ampas Tebu Sebagai Adsorben Pada Minyak Bekas Penggorengan. KOVALEN: Jurnal Riset Kimia, 4(3), 332–339. https://doi.org/10.22487/kovalen.2018.v4.i3.10920

Downloads

Published

2022-02-17

Issue

Section

Articles

How to Cite

Lukitasari, M., Khoirotil U, S. Z. ., & Sukri , A. . (2022). Pengolahan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Sabun Cuci Piring Di Kelurahan Kanigoro Kota Madiun. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(1), 99-109. https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i1.645