Edukasi Anti-Bullying, Pengelolaan Sampah, dan Pencegahan Pernikahan Dini bagi Generasi Muda di Desa Panu’ut
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v8i3.6709Keywords:
Anti-Bullying, Pengelolaan Sampah, Pernikahan Dini , Generasi MudaAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dukungan edukatif bagi pengembangan karakter dan kesadaran generasi muda di Desa Panu’ut melalui program edukasi anti-bullying, pengelolaan sampah, dan pencegahan pernikahan dini. Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Panu’ut dengan sasaran generasi muda pada jenjang sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Permasalahan yang menjadi perhatian meliputi perilaku bullying di lingkungan peserta didik, pemahaman mengenai pengelolaan sampah, serta pemahaman remaja mengenai risiko pernikahan dini dan pentingnya keberlanjutan pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Edukasi anti-bullying dan pengelolaan sampah diberikan kepada 90 peserta didik SDN Panu’ut 1, sedangkan edukasi pencegahan pernikahan dini diberikan kepada 30 peserta didik SMPN 4 Murung Satu Atap. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui tanya jawab dan refleksi untuk melihat respons serta pemahaman awal peserta terhadap materi yang disampaikan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya partisipasi aktif peserta yang terlihat melalui pertanyaan, tanggapan, dan refleksi selama proses edukasi. Peserta menunjukkan pemahaman awal mengenai bentuk dan pencegahan bullying, pentingnya menjaga kebersihan dan pengelolaan sampah, serta risiko pernikahan dini dan pentingnya pendidikan untuk masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan edukatif bagi pengembangan karakter dan kesadaran generasi muda di Desa Panu’ut serta berkontribusi terhadap SDG 4, SDG 5, SDG 12, dan SDG 16. Namun, kegiatan ini belum dapat menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan karakter, atau perubahan perilaku secara kuantitatif maupun jangka panjang karena tidak dilakukan pengukuran sebelum dan sesudah kegiatan.
Anti-Bullying Education, Waste Management, and Early Marriage Prevention for the Younger Generation in Panu’ut Village
This community service activity aimed to provide educational support for character and awareness development among the younger generation in Panu’ut Village through educational programs on anti-bullying, waste management, and early marriage prevention. The activity was conducted as part of the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) in Panu’ut Village, targeting young people at the elementary and junior secondary school levels. The issues addressed included bullying among students, understanding of waste management, as well as adolescents’ understanding of the risks of early marriage and the importance of continuing education. The activity employed an educational-participatory approach through material delivery, discussions, question-and-answer sessions, and reflection. Anti-bullying and waste management education was provided to 90 students at SDN Panu’ut 1, while early marriage prevention education was provided to 30 students at SMPN 4 Murung Satu Atap. The activity was evaluated through question-and-answer sessions and reflection to assess participants’ responses and initial understanding of the materials presented. The results indicated active participant involvement, as demonstrated through questions, responses, and reflections during the educational sessions. Participants demonstrated an initial understanding of the forms and prevention of bullying, the importance of maintaining cleanliness and managing waste, as well as the risks of early marriage and the importance of education for their future. These findings indicate that the activity can serve as a form of educational support for character and awareness development among the younger generation in Panu’ut Village and contribute to SDG 4, SDG 5, SDG 12, and SDG 16. However, the activity cannot demonstrate quantitative or long-term improvements in knowledge, character, or behavior because no pre- and post-activity measurements were conducted.
Downloads
References
Fitria, M., Laksono, A. D., Syahri, I. M., Wulandari, R. D., Matahari, R., & Astuti, Y. (2024). Education role in early marriage prevention: Evidence from Indonesia's rural areas. BMC Public Health, 24(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-024-20775-4
Gaffney, H., Ttofi, M. M., & Farrington, D. P. (2021). Effectiveness of school-based programs to reduce bullying perpetration and victimization: An updated systematic review and meta-analysis. Campbell Systematic Reviews, 17(2), e1143. https://doi.org/10.1002/cl2.1143
Idawati, I., Salim, L. A., Devy, S. R., Kartika, K., Yuliana, Y., Muzaffar, M., Zulfikar, Z., & Iriyanti, M. (2023). Literature review: The relationship between the role of parents as educators on the behavior of preventing early marriage in adolescents. Journal of Public Health in Africa, 14(2). https://doi.org/10.4081/jphia.2023.2554
Muhammad Raffin Althafullayya. (2024). Peran Pendidikan Karakter Untuk Generasi Muda Berdaya Tahan dalam Mendukung Ketahanan Nasional: Analisis Holistik. Journal Education Innovation (JEI), 2(1), 163–174. https://doi.org/10.65474/vwk6be70
Nabilla, A., Mubarak, & Zulkarnain. (2025). Implementasi kebijakan pengelolaan sampah untuk mendukung SDGs di Indonesia: Kajian literatur. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 2(6), 8587–8593. https://ipssj.com/index.php/ojs/article/view/1002
Pangestu, A. R., Azizah, N., & Aulia, C. (2026). Peningkatan Produktivitas Generasi Muda Dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045 Di Kecamatan Jurnal Pandawa : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 5, 102–110.
Salima, D., Dasta, D. S., Sabrina, A., Khairani, H. N., Nazhifah, Hikmah, D., Ramadhan, M. A., Mohammad, L., Wiranata, I., Ramadani, muhammad alif, Ikhsan, rizky faithul, Nurhidayah, R., & Safruddin, M. (2026). Membangun Budaya Kebersihan dan Sikap Antibullying Berdasarkan Ajaran Agama. AL-MADANI:Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(1), 20–39.
Taembo, M., Rahman, B., Fatmawati, I., & Sudarto, D. (2026). Sosialisasi Antiperundungan : Mewujudkan Lingkungan Belajar Aman untuk Mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas Di SMK Nurul Amanah. 4(1), 18–24.
Van de Wetering, J., Leijten, P., Spitzer, J., & Thomaes, S. (2022). Does environmental education benefit environmental outcomes in children and adolescents? A meta-analysis. Journal of Environmental Psychology, 81, 101782. https://doi.org/10.1016/j.jenvp.2022.101782
Wijaya, P. (2020). Peran Pendidikan dalam Membentuk Kesadaran Sosial Generasi Muda. Jurnal Pendidikan Sosial, 5(2), 88–102.
Yoshida, Y. H., Rachman, J. B., & Darmawan, W. B. (2023). Upaya Indonesia Dalam Mengatasi Pernikahan Anak Sebagai Implementasi Sustainable Development Goals (Sdgs) Tujuan 5 (5.3). Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 1(3), https://doi.org/10.24198/aliansi.v1i3.44202
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Haerul Anwar, Lira Meini, Silfa Rohmatin, Putri Annisa, Annida Auliya, Kiki Melisa, Monica Putri, M Firdaus, Derry Pramudia Suisno, Dzaliqa Putri Susandjana, Sri Hidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.