Edukasi Penggunaan dan Penyimpanan Obat Tetes Mata bagi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Harjono S. Ponorogo

Authors

  • Nasruhan Arifianto ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Cinthya Ratna Yuniar ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Anik Gusriyanti ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Enfi Ambar Wati ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Ivo Nila Chrisna ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Lilis Ika Fitriana ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Sazkia Dian Rizkyana ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Iffah Qurratu Aini ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo
  • Luvia Hardiana ID Akademi Analis Farmasi dan Makanan Sunan Giri Ponorogo

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v8i4.6811

Keywords:

edukasi kesehatan, obat tetes mata, penyimpanan obat, pengetahuan pasien, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Penggunaan dan penyimpanan obat tetes mata memerlukan pemahaman yang tepat mengenai teknik pemberian, pencegahan kontaminasi, dan batas waktu penggunaan setelah kemasan dibuka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan pasien rawat jalan dan keluarga pasien mengenai penggunaan dan penyimpanan obat tetes mata. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Juli 2026 di ruang tunggu Apotek Rawat Jalan RSUD dr. Harjono S. Ponorogo dengan melibatkan 20 peserta. Pelaksanaan kegiatan meliputi edukasi interaktif, pembagian leaflet, demonstrasi menggunakan alat peraga, serta tanya jawab. Pengetahuan peserta dievaluasi sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner berisi 10 pertanyaan pilihan ganda. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan rata-rata skor pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 46,5% menjadi 88%, atau sebesar 41,5 poin persentase. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti edukasi penggunaan dan penyimpanan obat tetes mata. Pemanfaatan ruang tunggu apotek sebagai tempat edukasi dapat menjadi pendekatan praktis untuk mendukung pelayanan informasi obat kepada pasien dan keluarga pasien.

Education on Eye Drop Use and Storage for Outpatients at RSUD dr. Harjono S. Ponorogo

The use and storage of eye drops require adequate knowledge of administration techniques, contamination prevention, and the period of use after opening. This community service activity aimed to improve outpatients’ and family members’ knowledge of eye drop use and storage. The activity was conducted on July 2, 2026, in the outpatient pharmacy waiting area of RSUD dr. Harjono S. Ponorogo and involved 20 participants. Activities included interactive education, leaflet distribution, demonstrations using teaching aids, and a question-and-answer session. Participants’ knowledge was assessed before and after the educational session using a questionnaire containing 10 multiple-choice questions. Data were analyzed descriptively by comparing mean pre-test and post-test scores. The results showed that the mean score increased from 46.5% to 88%, representing an increase of 41.5 percentage points. These findings indicate improved participant knowledge following education on eye drop use and storage. Using pharmacy waiting areas for educational activities may provide a practical approach to supporting medication information services for patients and their families.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aswad, A., Wati, S. A., & Rahmawati, R. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Penggunaan Obat Tetes Mata pada Pasien Glaukoma. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 11(2), 115–124.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). (2021). Petunjuk Praktis Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas yang Benar dan Aman. Jakarta: BPOM RI.

Fitriani, A., Arifianto, N., & Yuniar, C. R. (2023). Efektivitas Edukasi Promosi Kesehatan terhadap Perilaku DAGUSIBU Obat Tetes Mata pada Pasien Rawat Jalan. Jurnal Pengabdian Farmasi Indonesia, 4(1), 32–40.

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). (2020). Pedoman Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GEMA CERMAT): DAGUSIBU. Jakarta: Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI[cite: 1].

Kholid, A. (2018). Promosi Kesehatan dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.

Laila, N., Arifianto, N., & Yuniar, C. R. (2020). Edukasi Penggunaan Obat Steril Tetes Mata di Masyarakat. Jurnal Pengabdian Farmasi Indonesia, 2(1), 15–22[cite: 1].

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratiwi, D. A., Kusuma, A. M., & Hidayat, R. (2021). Tingkat Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat terhadap Penyimpanan Obat Sediaan Steril Mata di Rumah Tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi, 3(1), 45–52.

Pusat Informasi Obat Nasional (PIONAS). (2016). Pedoman Penggunaan Obat Bebas dan Bebas Terbatas. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI)[cite: 1].

Rosita, S., & Sari, D. P. (2021). Evaluasi Tingkat Pengetahuan Pasien Terhadap Penyimpanan Sediaan Tetes Mata Steril. Jurnal Kesehatan dan Farmasi, 4(2), 101–108[cite: 1].

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Widayati, A., Supardi, S., & Caelina, C. (2022). Self-Medication Practices and Beyond Use Date Knowledge on Ophthalmic Preparations Among Outpatients. Indonesian Journal of Clinical Pharmacy, 11(3), 202–210.

World Health Organization (WHO). (2019). The Selection and Use of Essential Medicines: Report of the WHO Expert Committee. Geneva: World Health Organization.

Yuliastuti, F., Permatasari, D., & Rahayu, S. (2021). Efektivitas Edukasi Pemakaian Obat Tetes Mata Menggunakan Media Leaflet dan Peragaan terhadap Tingkat Pemahaman Pasien Rawat Jalan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kesehatan, 5(2), 78–86.

Published

2026-09-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Arifianto, N., Yuniar, C. R. ., Gusriyanti, A. ., Wati, E. A., Chrisna, I. N. ., Fitriana, L. I. ., Rizkyana, S. D. ., Aini, I. Q. ., & Hardiana, L. . (2026). Edukasi Penggunaan dan Penyimpanan Obat Tetes Mata bagi Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Harjono S. Ponorogo. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 8(4), -. https://doi.org/10.36312/sasambo.v8i4.6811