Penguatan Literasi Lingkungan Melalui Forum Group Discussion (FGD) Dalam Pengembangan Smart Ecopedagogy Di SDN Mojorejo 2 Kota Batu

Authors

  • Kumoro Asto Lenggono ID University of Malang
  • Setiawan Setiawan ID University of Malang
  • Achmad Hamdan ID University of Malang
  • Mika Vernicia Humairo ID University of Malang
  • Fatikah Setyo Putri ID University of Malang
  • Raden Muhammad Nuvail Rasyid ID University of Malang
  • Galuh Dyah Purwa Ramadhana ID University of Malang

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v8i4.6936

Keywords:

literasi lingkungan, ecopedagogy, focus group discussion, sekolah dasar

Abstract

Literasi lingkungan perlu diperkuat sejak sekolah dasar melalui pembelajaran yang mampu menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman dan tindakan nyata. Namun, di SDN Mojorejo 2 Kota Batu, pendidikan lingkungan belum terintegrasi secara sistematis dalam pembelajaran dan masih terdapat keterbatasan media pembelajaran berbasis ecopedagogy. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan memperkenalkan platform Smart Ecopedagogy berdasarkan kebutuhan mitra. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD), identifikasi kebutuhan, simulasi prototype, serta evaluasi dan penyempurnaan berdasarkan masukan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kebutuhan utama sekolah meliputi penyediaan materi lingkungan yang lebih terstruktur dan relevan, media evaluasi pembelajaran, serta pencatatan aktivitas siswa. Prototype Smart Ecopedagogy dikembangkan dengan tiga peran pengguna, yaitu admin, guru, dan siswa, yang masing-masing memiliki fungsi sesuai kebutuhan pembelajaran. Hasil FGD kedua menghasilkan masukan berupa penambahan fitur gamifikasi dan reward, pembaruan konten Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), integrasi nilai Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN), serta fitur unggah foto dengan timestamp sebagai alternatif pemantauan aktivitas siswa. Beberapa komponen, seperti sensor lingkungan dan integrasi AI dengan sensor kamera dan gerak, masih berada dalam tahap pengembangan. Dengan demikian, pendekatan partisipatif melalui FGD menghasilkan prototype Smart Ecopedagogy yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra dan menjadi dasar untuk pengembangan serta uji coba lebih lanjut dalam mendukung literasi lingkungan di sekolah dasar.

Strengthening Environmental Literacy Through Focus Group Discussions (FGD) in the Development of Smart Ecopedagogy at SDN Mojorejo 2 in Batu City

 Environmental literacy needs to be strengthened from elementary school through learning approaches that connect knowledge with students’ experiences and real-life actions. However, at SDN Mojorejo 2 Kota Batu, environmental education has not yet been systematically integrated into the learning process, and teachers have limited access to structured ecopedagogy-based learning media. This community service activity aimed to develop and introduce the Smart Ecopedagogy platform based on the needs of the school community. A participatory approach was implemented through Focus Group Discussions (FGDs), needs identification, prototype simulation, and evaluation based on partner feedback. The results showed that the school needed more structured and relevant environmental learning materials, learning evaluation media, and a mechanism for recording students’ activities. The Smart Ecopedagogy prototype was developed with three user roles: administrator, teacher, and student, each with functions tailored to the learning process. The second FGD generated several recommendations, including the addition of gamification and reward features, updating Environmental Education (PLH) content, integrating Safe and Comfortable School Culture (BSAN) values, and adding photo uploads with timestamps as an initial alternative for monitoring student activities. Several technological components, including environmental sensors and the integration of artificial intelligence with camera and motion sensors, remain under development. Thus, the participatory FGD approach resulted in a Smart Ecopedagogy prototype that was adapted to the needs of the partner school and provided a basis for further development and testing to support environmental literacy in elementary education

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adzani, I. A., Azizah, K. N., Adiwinata, N. J., & Marthania, W. (2024). Implementasi Ekopedagogi Dalam Pembelajaran Sekolah Dasar: Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Dan Keterlibatan Siswa. Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1), 106–115. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i1.2730

Anggraini, W., & Karyanto, P. (2018). The Environmental Knowledge and Attitude of Middle-School Students in Five Prominent Green Schools in Indonesia. Proceedings of the International Conference on Teacher Training and Education 2018 (ICTTE 2018). International Conference on Teacher Training and Education 2018 (ICTTE 2018). https://doi.org/10.2991/ictte-18.2018.4

Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224. https://doi.org/10.1016/j.biocon.2019.108224

Azima, N. F. (2022). Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan, 22(02), 1–11.

Daniyarti, W. D. (2022). Pendidikan Literasi Lingkungan Sebagai Penunjang Pendidikan Akhlak Lingkungan. Tamaddun Journal of Islamic Studies, 1(2), 89–101. https://doi.org/10.55657/tajis.v1i2.43

Darmawan, M. D., & Dagamac, N. H. (2021). Situation of Environmental Education in Senior High School Programs in Indonesia: Perspectives from the Teachers of Palembang. Interdisciplinary Journal of Environmental and Science Education, 17(3), e2241. https://doi.org/10.21601/ijese/9605

Djuwita, R., & Benyamin, A. (2019). Teaching Pro-Environmental Behavior: A Challenge in Indonesian Schools. Psychological Research on Urban Society, 2(1), 26. https://doi.org/10.7454/proust.v2i1.48

Handoyo, B., Astina, I. K., & Mkumbachi, R. L. (2021). Students’ environmental awareness and pro-environmental behaviour: Preliminary study of geography students at state university of malang. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 683(1), 012049. https://doi.org/10.1088/1755-1315/683/1/012049

Hariandi, A., Dwitama, D. B. D. P., Rahman, N. A., Ramadhani, R., & Yunsacintra, Y. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Dasar. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(12), 10155–10161. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i12.3328

Harini, N., Suhariyanto, D., Indriyani, I., Novaria, N., Santoso, A., & Yuniarti, E. (2023). Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(2), 363–375. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2834

Liesandra, S. O. (2026). The implementation of ecopedagogy in school education: A systematic literature review emphasizing elementary level contexts. Journal of Critical Ecology, 3(1), 42–60. https://doi.org/10.61511/jcreco.v3i1.3204

Mutiani, M. (2017). IPS DAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN: URGENSI PENGEMBANGAN SIKAP KESADARAN LINGKUNGAN PESERTA DIDIK. Sosio-Didaktika: Social Science Education Journal, 4(1), 45–53. https://doi.org/10.15408/sd.v4i1.5718

Nugroho, M. A. (2022). KONSEP PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP SEBAGAI UPAYA PENANAMAN KESADARAN LINGKUNGAN PADA KELAS IV MIN 1 JOMBANG. Ibtidaiyyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 16–31. https://doi.org/10.18860/ijpgmi.v1i2.1691

Nurningtias, R. A., & Majid, N. W. A. (2022). Gamifikasi Sebagai Peningkatan Pengetahuan dan Partisipasi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Matematika (JP3M), 5(2), 60–69. https://doi.org/10.36765/jp3m.v5i2.523

Rahma, R., Rosika Indri Karadona, & Yolandika Arsyad. (2024). IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERBASIS EKOPEDAGOGIK DI SEKOLAH ALAM BOSOWA. Journal Of Lifelong Learning, 7(2), 117–128. https://doi.org/10.33369/joll.7.2.117-128

Romdhini, M. U., Hermanto, D., Hamdiani, S., Kamali, S. R., & Ismillayli, N. (2024). Bimbingan Teknis Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Membuat Manuskrip Artikel Ilmiah di Fakultas MIPA Universitas Mataram. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(1), 40–43. https://doi.org/https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.6412

Sholikhah, M., Mumpuni, A., & Sunarsih, D. (2022). Kesesuaian Materi Dan Evaluasi dengan Kompetensi Dasar pada Buku Teks Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah KONTEKSTUAL, 3(02), 107–115. https://doi.org/10.46772/kontekstual.v3i02.658

Sulistiarini, E. B., Prihandini, R., Alfian, R., Shofiah, W., & Laili, H. (2024). Strategi Pembentukan Eduwisata Pertanian Ramah Lingkungan melalui Focus Group Discussion (FGD). Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4465–4472. https://doi.org/https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4307

Published

2026-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Lenggono, K. A., Setiawan, S., Hamdan, A. ., Humairo, M. V. ., Putri, F. S. ., Rasyid, R. M. N. ., & Ramadhana, G. D. P. . (2026). Penguatan Literasi Lingkungan Melalui Forum Group Discussion (FGD) Dalam Pengembangan Smart Ecopedagogy Di SDN Mojorejo 2 Kota Batu. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 8(4), -. https://doi.org/10.36312/sasambo.v8i4.6936