Upaya Pembangunan Jamban Sehat Keluarga Melalui Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Desa Sawahan Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek Menuju Open Defecation Free
DOI:
https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.839Keywords:
Jamban Sehat, Desa Wisata, Open Defecation Free, KesadaranAbstract
Tujuan kegitan PKM ini adalah untuk memperbaiki jamban dan membangun septic tank menjadi fasilitas kamar mandi dan jamban yang sehat. Selain itu juga melakukan upaya peningkatan pengetahuan dan motivasi masyarakat melalui edukasi tentang PHBS khususnya tentang jamban sehat dan pengelolaan sampah di desa tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan survey lokasi mengidentifikasi permasalahan jamban dan pengelolaan sampah, menyusun rumusan masalah, melakukan koordinasi dengan pihak Desa Sawahan untuk membuat perencanaan, melakukan intervensi pembangunan jamban dan penyuluhan kepada masyarakat, menyusun laporan kegiatan, dan mengevaluasi hasil pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dibangunnya dua unit jamban dengan kloset duduk, dua jamban dengan kloset jongkok, satu unit septic tank dan terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 53% setelah dilakukan penyuluhan Direkomendasikan kepada masyarakat untuk melakukan perawatan jamban sebagai tindak lanjut menjaga kondisi jamban sehat yang sudah ada, serta melaksanakan pengelolaan sampah sehat pada tingkat keluarga masing-masing.
Development of Healthy Latrine Through Community Empowerment in Realizing the Sawahan Tourism Village, Watulimo District, Trenggalek Regency Towards Open Defecation Free
The aim of this PKM activity is to repair latrines and build septic tanks into healthy bathroom and latrines facilities. Apart from that, efforts are also made to increase the knowledge and motivation of the community through education about PHBS, especially about healthy latrines and waste management in the village. Community service activities by conducting site surveys identifying latrine problems and waste management, compiling problem formulations, coordinating with the Sawahan Village to make plans, intervening in latrine development and outreach to the community, compiling activity reports, and evaluating the results of activity implementation. The results of this community service activity were the construction of two units of latrines with sitting toilets, two latrines with squat toilets, one unit of septic tank and an increase in knowledge of 53% after counseling. exist, as well as carry out healthy waste management at the level of each family
Downloads
References
Apriyanti, L., Widjanarko, B., & Laksono, B. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Jamban Keluarga di Kecamatan Jatibarang Kabupaten Brebes. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 14(1), 1. https://doi.org/10.14710/jpki.14.1.1-14
Hari Rarindo, Asrori, Hilmi Iman Firmansyah, N. Q. (2021). Penggunaan Jamban / MCK Ditinjau Dari Aspek Kesehatan Lingkungan. Jurnal Ilmiah Teknologi FST Undana, 15(1).
Haryani, M. S. (2022). Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan Covid-19 Melalui Pelatihan Dan Media Promosi Kesehatan Di Kelurahan Sendangguwo RW 01. Jurnal Inovasi Dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(2).
Oktanasari, W., Laksono, B., & Indriyanti, D. R. (2017). Faktor Determinan dan Respon Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Jamban dalam Program Katajaga di Kecamatan Gunungpati Semarang. Public Health Perspective Journal, 2(3), 279–286.
Permen Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif. (2021). Permen Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif RI Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Standar Kegiatan Usaha Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.
Permenkes, R. I. (2014). no. 3 Tahun 2014. Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.
Susilawaty, A., Sitorus, E., Sinaga, J., Mahyati, M., Marzuki, I., Marpaung, D. D. R., Diniah, B. N., Widodo, D., Sari, N. P., & Mappau, Z. (2022). Pengendalian Penyakit Berbasis Lingkungan. Yayasan Kita Menulis.
Widia Astuti AW, Fitria Hari Wibawati, R. D. (2020). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang PHBS Dengan Penggunaan Jamban Sehat. Jurnal Ilmiah Wijaya, 12(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Ferry Kriswandana, Hadi Suryono, Demes Nurmayanti, Marlik Marlik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.