Olahan Bumbu Bubuk Kaldu Jamur Tiram Di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa

Authors

  • Halifah Pagarra Universitas Negeri Makassar
  • Hartati Universitas Negeri Makassar
  • Muhammad Ilham Wardhana Universitas Negeri Makassar
  • Sahribulan Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.933

Keywords:

Bumbu Bubuk , Kaldu, Jamur Tiram, Keterampilan

Abstract

Bumbu bubuk kaldu adalah salah satu bahan yang sangat dibutuhkan dalam menyedapkan masakan sebagai pengganti MSG ( Monosodium glutamate). Berapa tahun terakhir jamur tiram banyak digunakan sebagai bumbu bubuk kaldu jamur tiram untuk menyedapkan rasa masakan. Bubuk kaldu jamur tiram ini diketahui bebas dari kandungan MSG. Budidaya jamur tiram saat ini sedang dikembangkan oleh CV. Surya Mandiri di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Sehingga pada kegiatan ini, Tim Pengabdiam Masyarakat dari Universitas Negeri Makassar melibatkan CV. Surya Mandiri dan kelompok Wanita Tani di Desa Sokkolia untuk berkolaborasi dalam rangka meningkatkan pemasaran dari jamur tiram hasil produksi dari CV. Surya Mandiri dan meningkatkan pemasukan kelompok Wanita Tani di Desa Sokkolia. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra adalah memberi pelatihan tentang: (1). Cara pengolahan bumbu bubuk kaldu dari jamur tiram, (2).Cara pengemasan dan pelabelan hasil produk olahan. (3). Pemasaran. Setelah kegiatan ini dilakukan baik dari aspek pengolahan, pengemasan dan pelabelan serta cara pemasaran produk kepada masyarakat khususnya ibu-ibu dan remaja Kelompok Wanita Tani Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa sebagai mitra. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan melalui penngisian angket terhadap kegiatan ini, hasil respon peserta terhadap kegiatan ini menunjukkan skor rata-rata , 4,69 dengan kategori sangat baik.

Processed Seasoning Powder for Oyster Mushroom Broth in Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency

Broth powder seasoning is one of the ingredients that is needed in flavoring dishes as a substitute for MSG (Monosodium glutamate). In recent years, oyster mushrooms have been widely used as a seasoning for oyster mushroom broth powder to enhance the taste of dishes. This oyster mushroom broth powder is known to be free of MSG content. Oyster mushroom cultivation is currently being developed by CV. Surya Mandiri in Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency. So that in this activity, the Community Service Team from Makassar State University involved CV. Surya Mandiri and the Women Farmers group in Sokkolia Village to collaborate in order to increase the marketing of oyster mushrooms produced by CV. Surya Mandiri and increasing the income of the Women Farmers group in Sokkolia Village. The solution offered to overcome partner problems is to provide training on: (1). Method of processing broth powder seasoning from oyster mushrooms, (2). Method of packaging and labeling of processed products. (3). Marketing. After this activity was carried out both from the aspects of processing, packaging and labeling as well as how to market products to the community, especially women and adolescents, the Women Farmers Group of Sokkolia Village, Bontomarannu District, Gowa Regency as partners. Based on the evaluation carried out through filling out a questionnaire for this activity, the results of the participants' responses to this activity showed an average score of 4.69 in the very good category

 

 

 

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anissa, D. D., & Dewi, R. K. (2021). Peran Protein: ASI dalam Meningkatkan Kecerdasan Anak untuk Menyongsong Generasi Indonesia Emas 2045 dan Relevansi Dengan Al-Qur’an. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), 427–435. https://doi.org/10.21154/jtii.v1i3.393

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2020a). Kabupaten Gowa Dalam Angka.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa. (2020b). Kecamatan Bontomarannu Dalam Angka.

Egra, S., IRAWAN WIJAYA KUSUMA, ENOS TANGKE ARUNG, & HARLINDA KUSPRADINI. (2019). The potential of white-oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) as antimicrobial and natural antioxidant. Biofarmasi Journal of Natural Product Biochemistry, 17(1). https://doi.org/10.13057/biofar/f170102

Kurtanty, D., Mohammad, D. F., & Pua Upa, N. (2018). Monosodium Glutamat. How to Understand It Property. Penerbit Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia.

Ningsih, I. Y. (2018). Pengembangan Produk Penyedap Rasa dan Tepung Jamur Tiram di Desa Dawuhan dan Kelurahan Dabasah Kabupaten Bondowoso. Warta Pengabdian, 12(3), 307. https://doi.org/10.19184/wrtp.v12i3.8632

Pagarra. (2021). Dokumentasi Hasil analisis Proksimat di Laboratorium Bioteknologi Terpadu Peternakan Universitas Hasanuddin.

Prasetyaningsih, Y., Sari, M. W., & Ekawandani, N. (2018). Pembuatan Penyedap Rasa Alami Berbahan Dasar Jamur untuk Aplikasi Makanan Sehat (Batagor). Eksergi, 15(2), 41. https://doi.org/10.31315/e.v15i2.2383

Siregar, I. M. D., Pratama, F., Hamzah, B., & Wulandari, W. (2020). KARAKTERISTIK FISIKO-KIMIA JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) SELAMA PENYIMPANAN. Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian, 25(2), 129. https://doi.org/10.23960/jtihp.v25i2.129-138

Downloads

Published

2022-11-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Pagarra, H., Hartati, Muhammad Ilham Wardhana, & Sahribulan. (2022). Olahan Bumbu Bubuk Kaldu Jamur Tiram Di Desa Sokkolia Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(4), 681-689. https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i4.933