Variasi dan Kombinasi Permainan Gerak Dasar Atletik Lompat dalam Pembelajaran PJOK Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Eko Mukti Prabowo SMP Negeri 1 Bareng
  • Edy Mintarto Universitas Negeri Surabaya
  • Nurkholis Nurkholis Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.604

Keywords:

Basic jump motion, game combinations, game development, elementary school, game variations

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan variasi dan kombinasi permainan gerak dasar atletik lompat pada pembelajaran PJOK berdasarkan Kurikulum 2013. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan, menggunakan 1-7 langkah dari 10 langkah pengembangan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif dengan persentase. Langkah-langkah dari proses ini disebut sebagai siklus Research & Development. Hasil penelitian meliputi evaluasi ahli, serta uji coba kelompok kecil dan besar di mana (1) hasil evaluasi 3 ahli permainan diperoleh hasil 79,99%, sedangkan evaluasi 2 ahli pembelajaran diperoleh hasil 84,78% dengan kriteria baik; (2) hasil uji coba kelompok kecil diperoleh hasil 88,74% dan untuk guru diperoleh hasil 98% dengan kriteria baik, sedangkan hasil uji coba kelompok besar diperoleh hasil 88,71% dan untuk guru diperoleh hasil 95,5% dengan kriteria baik, sehingga dapat digunakan model permainan peserta didik kelas V di Kecamatan Bareng Kabupaten Jombang. Kesimpulan penelitian ini menekankan pada model pembelajaran atletik lompat yang sesuai dengan pendekatan tematik melalui permainan, peserta didik dapat belajar secara efektif, efisien, dan menyenangkan.

Variations and Combinations of Jumping Athletics Basic Motion Games in PJOK Learning in Elementary Schools

Abstract

The aim of this research is to develop variations and combinations of basic motion games in jumping athletics in PJOK learning based on the 2013 Curriculum. The type of research used in this research is development, using 1-7 steps of 10 steps of development. The data analysis technique used is a quantitative descriptive analysis technique with a percentage. The steps of this process are usually referred to as the Research & Development cycle. The results of the study include expert evaluations, as well as small and large group trials wheres, (2) the results of the evaluation of 3 game experts, the results obtained 79.99%, while the evaluation of 2 learning experts obtained the results of 84.78% with a good criteria; (2) the results of small group trials, the results obtained 88.74% and for teachers the results obtained 98% with good information, while the results of large group trials obtained 88.71% results and for teachers the results obtained 95.5% with good information, so The game model for fifth grade students in Bareng District, Jombang Regency can be used. The conclusion of this study emphasizes the jumping athletic learning model that is in accordance with the thematic approach through games, students can learn effectively, efficiently, and fun.

References

Ersan, Erwin, T. N., & Rusmono. (2018). Evaluation of thematic learning program in government elementary school Singkawang. International Journal of Advanced Research, 6(9), 12–20. https://doi.org/10.21474/ijar01/7639

Gabbard, C. P. (2014). Lifelong motor development: Pearson new international edition (6th ed.). Pearson Education Limited.

Gall, M. D., Gall, J. P., & Borg, W. R. (2003). Educational research: An introduction (7th ed.). Pearson Education, Inc.

Gandasari, M. F. (2019). Pengembangan model pembelajaran tematik pendidikan jasmani olahraga kesehatan untuk sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 15(1), 22–27. https://doi.org/10.21831/jpji.v15i1.25489

Hsu, C.-C., & Sandford, B. A. (2007). The Delphi technique: Making sense of consensus. Practical Assessment, Research & Evaluation, 12(110), 1–8. https://doi.org/10.1080/02688867.1988.9726654

Jatmika, H. M., Hariono, A., Purwanto, J., & Setiawan, C. (2017). Analisis kebutuhan guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan pasca program guru pembelajar. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 13(1), 1–11. https://doi.org/10.21831/jpji.v13i1.21021

Jones, I. (2015). Research methods for sports studies (3rd ed.). Routledge.

Kemendikbud Republik Indonesia. (2018a). Model silabus kurikulum 2013 tematik terpadu SD/MI. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kemendikbud Republik Indonesia. (2018b). Modul pelatihan kurikulum 2013 sekolah dasar/madrasah ibtidaiyah (SD/MI). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kemendikbud Republik Indonesia. (2018c). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 37, Tahun 2018, tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013 pada Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kirk, D. (2017). Teaching games in physical education: Towards a pedagogical model. Revista Portuguesa de Ciências Do Desporto, S1A, 17–26. https://doi.org/10.5628/rpcd.17.s1a.17

Lumintuarso, R. (2020). Pembinaan multilateral bagi atlet pemula (Revisi). UNY Press.

Maksum, A. (2012). Metodologi penelitian dalam olahraga (1st ed.). Unesa University Press.

Mercier, K., & Iacovelli, T. (2014). Summative assessments: How we improved our high school physical education program. Journal of Physical Education, Recreation & Dance, 85(2), 14–18. https://doi.org/10.1080/07303084.2014.866794

Min, K. C., Rashid, A. M., & Nazri, M. I. (2012). Teachers’ understanding and practice towards thematic approach in teaching integrated living skills (ILS) in Malaysia. International Journal of Humanities and Social Science, 2(23), 273–281. https://pdfs.semanticscholar.org/d047/a3e0e6ea03125de7026553de8cc384d7f152.pdf

Paturusi, A. (2012). Manajemen pendidikan jasmani dan olahraga. Rineka Cipta.

Pribadi, B. A. (2009). Model desain sistem pembelajaran (Y. S. Hidayat (ed.)). Dian Rakyat.

Rachman, H. A. (2011). Keterlaksanaan pendidikan jasmani dan olahraga di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 8(1), 38–47. https://doi.org/10.21831/jpji.v8i1.3482

Rosdiani, D. (2013). Dinamika olahraga dan pengembangan nilai (2nd ed.). Alfabeta.

?irinkan, A., & Gündo?du, K. (2011). The perceptions of teachers in relation to physical education curriculum and instructional plans. Elementary Education Online, 10(1), 144–159. http://ilkogretim-online.org.tr

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sun, H., Li, W., & Shen, B. (2017). Learning in physical education: A self-determination theory perspective. Journal of Teaching in Physical Education, 36(3), 277–291. https://doi.org/10.1123/jtpe.2017-0067

Downloads

Published

2022-02-28

How to Cite

Prabowo, E. M., Mintarto, E., & Nurkholis, N. (2022). Variasi dan Kombinasi Permainan Gerak Dasar Atletik Lompat dalam Pembelajaran PJOK Siswa Sekolah Dasar. Discourse of Physical Education, 1(1), 1–13. https://doi.org/10.36312/dpe.v1i1.604

Issue

Section

Articles