Hubungan Kejadian Hipertensi dengan Beberapa Faktor Kebiasaan Penduduk Laki-Laki Usia di Atas 18 Tahun

Authors

  • Murtiana Ningsih Universitas Pendidikan Mandalika
  • Farida Ariany Universitas Pendidikan Mandalika
  • Una Zaidah Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v3i2.1096

Keywords:

Hipertensi, Faktor Kebiasan Masyarakat Laki-Laki, Usia.

Abstract

Kejadian hipertensi pada dua tahun terakhir di wilayah kerja Puskesmas Ampenan sebanyak 5402 kasus. Hasil survei awal yang dilakukan di Lingkungan Bugis Kelurahan Bintaro, didapatkan sebanyak 6 orang yang mengalami hipertensi, 5 diantaranya minum kopi, merokok dan dengan aktivitas fisik yang sedang, sedangkan 1 orang lainnya tidak minum kopi, tidak merokok dan dengan aktivitas fisik yang sedang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kejadian Hipertensi dengan Beberapa Faktor Kebiasaan Penduduk Laki-Laki Usia di atas 18 Tahun di Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan pada Tahun 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Observasional Analitik dengan pendekatan case-control, dengan populasi sebanyak 58 orang, 29 orang sebagai kelompok kasus dan 29 orang lainnya sebagai kelompok kontrol. Teknik  pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sedangkan analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa variabel kebiasaan minum kopi tidak berhubungan dengan kejadian hipertensi yakni dengan nilai (p = 0,070), kebiasaan merokok menunjukkan tidak adanya hubungan dengan kejadian hipertensi yakni dengan (p = 0,070) demikian pula dengan variabel aktivitas fisik tidak memiliki hubungan dengan kejadian hipertensi yakni (p = 0,717). Walaupun tidak memiliki hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan beberap faktor kebiasan tersebut, patut di waspadi bahwa dari beberapa kejadian hipertensi sebagain besar penderita mengalami kejadian setelah melakukan kebiasan minum kopi, merokok dan dengan aktivitas fisik. Bagi tenaga kesehatan yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Ampenan untuk terus melaksanakan upaya pengendalian hipertensi di wilayah kerjanya.

The Relationship between Hypertension and Several Habit Factors of the Male Population Over the Age of 18

Abstract

The incidence of hypertension in the last two years in the working area of the Ampenan Health Center was 5402 cases. The results of an initial survey conducted in the Bugis Neighborhood of Bintaro Village, found that 6 people had hypertension, 5 of them drank coffee, smoked and moderate physical activity, while 1 other person did not drink coffee, did not smoke and with moderate physical activity. The purpose of this study was to determine the incidence of hypertension with several habitual factors of the male population aged over 18 years in the Bintaro Village, Ampenan District in 2022. The method used in this study was Analytical Observational with a case-control approach, with a population of 58 people , 29 people as the case group and 29 people as the control group. The sampling technique uses saturated sampling while the data analysis used is univariate and bivariate analysis. Statistical test results showed that the variable habit of drinking coffee was not related to the incidence of hypertension with a value of (p = 0.070), smoking habits showed no relationship with the incidence of hypertension namely with (p = 0.070) as well as the variable physical activity had no relationship with the incidence hypertension namely (p = 0.717). Although there is no significant relationship between hypertension and some of these habitual factors, it should be noted that from several incidents of hypertension, most sufferers experience the incident after doing the habit of drinking coffee, smoking and with physical activity. For health workers in the Work Area of the Ampenan Health Center to continue to carry out efforts to control hypertension in their working area.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amu, D.A. (2015). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hipertensi Di Wilayah Perkotaan Dan Pedesaan Di Indonesia Tahun 2013. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kedokteran Dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Bandung: Alfabeta.

Dewi, A., Aprilla, N., Muliati, O. (2019). Hubungan Pengetahuan Penderita Hipertensi Tentang Hipertensi dengan Kepatuhan Minum Obat Antihipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2019. journal.universitaspahlawan.

Dinas Kesehatan Provinsi NTB. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten NTB. Hipertensi Di Puskesmas Srondol Semarang Bulan September-Oktober 2011 :Jurnal Kedokteran Muhammadiyah

Jufri, Z., Hamzah. (2012). Hubungan Antara Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pasien Rawat jalan Puskesmas Ranaikang Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Kesehatan Vol 1 No 5.

Kartika, M., Subakir., Mirsiyanto, E. (2020). Faktor Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Hipertensi di WlayahKerja Puskesmas Rawang Kota Sungai PenuhTahun 2020. https://online- journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/12396/10775

Kementerian Kesehatan RI (2019). Riset Kesehatan Dasar RI Tahun 2018. Koroner. Yogyakarta: Istana Medeka.

Kurniadi, H., & Ulfa. ( 2015). Stop Diabetes Hipertensi Kolesterol Tinggi Jantung

Kurniasih, I., &Muhammad, R. S. ( 2011). Analisis Faktor Risiko Kejadian

Meylen,S., Bidjuni, H., Magalara, R. (2014). Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi di Puskesmas Kolongan Kecamatan Kalawat Kabupaten Minahasa Utara.https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/v iew/4055

Noerinta, R. D. (2010). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Lansia

Octavian, Y., Setyanda, G., Sulastri, D., Lestari, Y.(2015). Hubungan Merokok dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia 35-65 Tahun di Kota Padang. http://jurnal.fk.unand.ac.id/index.php/jka/article/view/268

Retnaningsih, D., Kustriyani, M., & Sanjaya, B. T. (2017). Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi

Rohaendi. (2008). Treatment Of High Blood Preasure. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Sari, R. K., Livana, P. H. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hipertensi. kemendikbud.go.id/article.article=1282734 Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu. Semarang

Sugiyono. ( 2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ningsih, M., Ariany, F., & Zaidah, U. (2022). Hubungan Kejadian Hipertensi dengan Beberapa Faktor Kebiasaan Penduduk Laki-Laki Usia di Atas 18 Tahun. Empiricism Journal, 3(2), 386-391. https://doi.org/10.36312/ej.v3i2.1096