Hubungan Kelengkapan Syarat Administrasi dengan Kecepatan Pelayanan Administrasi pada Pasien Baru di Puskesmas Lopok Tahun 2021
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1647Keywords:
Administrasi, Kelengkapan Syarat Administrasi dan Kecepatan Pelayanan.Abstract
Puskesmas merupakan unit pelaksana teknis kesehatan di bawah supervisi Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Secara umum, mereka harus memberikan pelayanan preventif, promotif, kuratif sampai dengan rehabilitatif. Pelaksanaan pelayanan harus dilakukan dengan sebaik mungkin sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, begitupula pelayanan administrasi di puskesmas. Maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang Hubungan kelengkapan syarat administrasi dengan kecepatan pelayanan administrasi pada pasien baru di Puskesmas Lopok tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien khususnya pasien baru sebanyak 543 pasien, diteliti sebanyak 84 orang, yang diperoleh dengan rumus Slovin dan penentuan jumlah sampel dengan accidental sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Chi Square dengan aplikasi SPSS. Hasil uji statistik dengan Chi Square menunjukan bahwa nilai (p Value = 0,001) karena nilai p < 0,05, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara kelengkapan syrat administrasi dengan kecepatan pelayanan admnistrasi di Puskesmas Lopok tahun 2021. Jika dilihat dari nilai r = 0,459 maka hubungan tersebut memiliki arah positif dengan kekuatan hubungan sedang. Hasil penelitian ini diharapkan Puskesmas Lopok dapat meningkatkan atau mempertahankan kecepatan pelayanan administrasi pada semua pasien/ pengunjung Di Puskesmas Lopok, melalui petugas loket untuk menyarankan kepada pasien agar melengkapi kelengkapan syarat administrasi agar mendapatkan pelayanan yang cepat.
Relationship Between Administrative Requirements and Administrative Service Speed on New Patients at Lopok Public Health Center in 2021
Abstract
Public Health Center is a health technical implementing unit under the supervision of the District Health Office. In general, those Public Health Center employee have to give preventive, promotive, curative services until rehabilitative. The implementation of services must be carried out as well as possible in accordance with the main tasks and functions, as well as administrative services at the Public Health Center. Thus, the writer interesting to do the research about the relationship between administrative requirements and administrative service speed on new patients at Lopok Public Health Center in 2021. This study used survey analytic design with cross sectional approach. Population in this study was all patients especially new patients in the amount of 543 patients, out of them there were 84 new patients taken as samples by Slovin and accidental sampling technique. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis using Chi Square with SPSS application. Statistical test result by Chi Square test showed that p value= 0.001; since p <0.05 meant that there was a relationship between administrative requirements and administrative service speed on new patients at Lopok Public Health Center in 2021. The value of r is 0.459 meant the relationship was positive with medium strength. The results of the study are expected that Lopok Public Health Center can improve or maintain the speed of administrative services for all patients/visitors at the Lopok Public Health Center through the counter staff to advice patients to complete the administrative.
Downloads
References
Aditya. (2010). Kualitas Pelayanan. Penerbit Gramedia Pustaka. Umum: Jakarta.Diakses dari http://adityazed.blogspot.in/2010/10/kualitas-pelayanan.html
Azwar, A. (2010). Program Menjaga Mutu Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Yayasan Penerbit IDI. Diakses dari: https://puskesmasbatuputihberau.wordpress.com/2011/12/11/menjaga-mutu-pelayanan-kesehatan-quality-assurance/
Boediono, B. (2003). Pelayanan prima Perpajakan. Jakarta: PT. Rineka Cipta Diakses dari: https://inlislite.dispustaka.sumselprov.go.id/opac/detail-opac?id=45168
Corneles, C., Tulusan, F., & Londa, V. (2019). Kinerja sekretariat Desa dalam Penataan Administrasi Desa (Studi Kasus di Desa Gangga Satu Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara). Jurnal Administrasi Publik, 5 (78).
Hermawati, R. (2018). Studi Kualiatas Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS Pada Rumah Sakit Tandun Kabupaten Kampar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Kurniawati, R., & Dwihartanti, M. (2018). Pengaruh ketelitian dan kecepatan pelayanan terhadap kepuasan pelanggan ahass Galur honda motor. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran-S1, 7(5), 448-456.
Nasrudin, J. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan: Buku ajar praktis cara membuat penelitian. Pantera Publishing. Diakses dari: https://books.google.co.id/books/about/Metodologi_Penelitian_Pendidikan.html?id=j-igDwAAQBAJ&redir_esc=y
Nawawi, I. (2009). Perilaku Administrasi Kajian,Teori dan Praktis. Surabaya : ITSPers. Diakses dari: https://elibrary.bsi.ac.id/readbook/205783/perilaku-administrasi-kajian-teori-dan-pengantar-praktik
Nina, R.(2010). Manajemen Pelayanan Prima. Yogyakarta: Graha Ilmu., Daiakses dari: https://elibrary.bsi.ac.id/readbook/204759/manajemen-pelayanan-prima-mencegah-pembelotan-dan-membangun-customer-loyality
Notoatmodjo . (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta Diakses dari: https://books.google.co.id/books/about/Metodologi_Penelitian_Pendidikan.html?id=j-igDwAAQBAJ&redir_esc=y
Notoatmodjo S. (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Diakses dari: https://onesearch.id/Record/IOS5521.ai:slims-1921/TOC
Nursalam. (2003). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika. Dapat diakses dari: https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac/?id=58220
Pedoman Akreditasi Puskesmas Lopok Tahun (2019) tentang kelengkapan syarat administrasi.
PERMENKES No. 75 Tahun (2014) tentang standar pelayanan minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten atau kota Diakses dari: https://peraturan.bpk.go.id/Details/139202/permenkes-no-75-tahun-2014
Poerwadarminta. (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta:Gramedia. Prawirosentono,Suryadi. (2008). Kebijakan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: BPFE Diakses dari: https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=36052
Saliyus, E. Hubungan Pengawasan Dengan Kinerja Pegawai Sub Bagian Umum Dan Kepegawaian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) KOTA, Diakses dari: http://repository.unpas.ac.id/11606/
Saputra, M., & Harahap, T. K. (2016). Analisis Kinerja Tenaga Medis Puskesmas Kecamatan Kampar Utara Kabupaten Kampar Diakses dari: https://www.neliti.com/id/publications/206471/analisis-kinerja-tenaga-medis-puskesmas-kecamatan-kampar-utara-kabupaten-kampar
Shofiana, N. B., Arso, S. P., & Fatmasari, E. Y. (2019). Analisis Proses Pelayanan Pendaftaran Pasien Di Puskesmas Jatisrono I Kabupaten Wonogiri. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 7(1), 105-112.
Siagian, S. P. (2005), Administrasi Pembangunan. Jakarta: C.V. Haji Masagung, Jakarta. Diakses dari: https://onesearch.id/Record/IOS13402.INLIS000000000002079
Sidabukke, (2019). Pengaruh Profesionalisme Kerja Pegawai Terhadap kualitas Pelayanan Publik (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajakan Pratama Medan Petisah. Diakses dari: https://repositori.uma.ac.id/jspui/handle/123456789/11977
Suwatno & Priansa, D. (2011). Manajemen SDM dalam organisasi Publik dan Bisnis. Bandung: Alfabeta Diakses dari: https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=22922
Thoha, Miftah. (1996). Deregulasi Dan Debirokratisasi Dalam Upaya Peningkatan Mutu Pelayanan Masyarakat: Dalam Pembangunan Administrasi Di Indonesia. Jakarta: LP3ES. Diakses dari: https://repository.uir.ac.id/4981/5/bab2.pdf
Undang-undang No.32 Tahun (2004) tentang Pelayanan Masyarakat. Diakses dari: https://www.dpr.go.id/dokjdih/document/uu/33.pdf
Wilson Bangun. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga. Diakses dari: https://inlislite.uin-suska.ac.id/opac/detail-opac?id=2175
Yunevy, E. F. T., & Haksama, S. (2013). Analisis kepuasan berdasarkan persepsi dan harapan pasien di puskesmas Medokan Ayu Surabaya. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 1(1), 9-20.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Arif Sofyandi, Putri Chahyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.