Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Siswa Kelas 5 SDN 2 Cakranegara

Authors

  • Ida Ayu Swathi Antari Universitas Pendidikan Mandalika
  • Una Zaidah Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1699

Keywords:

Pola Makan, Status Gizi, Anak.

Abstract

Status gizi anak usia sekolah  di pengaruhi oleh salah satunya adalah pola makan. Pola makan yang tidak sesuai akan menyebabkan anak akan mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran. Pola makan dilihat dari jumlah, jenis dan frekwensi makan yang dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada siswa kelas 5 SDN 2 Cakranegara. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasi Analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 5 SDN 2 Cakranegara dengan jumlah 112 orang dan sampel sebanyak 88 orang. Dari hasil penelitian, sebagian besar pola makan responden berdasarkan : jumlah makanan yang dikonsumsi adalah baik sejumlah 51 orang (58 %), jenis makanan yang dikonsumsi adalah lengkap sejumlah 55 orang (62,5 %) dan frekuensi makanan yang dikonsumsi adalah sering yaitu sejumlah 71 orang (80,7 %). Sebagian besar responden dengan status gizi baik (normal) sejumlah 52 orang (59,1 %). Pola makan berdasarkan jumlah makanan yang dikonsumsi, yang dikategorikan baik dengan status gizi baik (normal) memiliki jumlah responden terbanyak yaitu 51 orang (58 %). Berdasarkan hasil uji statistik hubungan pola makan berdasarkan jumlah, jenis dan frekuensi makanan yang dikonsumsi didapatkan nilai p-value 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan berdasarkan jumlah, jenis dan frekuensi makanan dengan status gizi siswa kelas 5 SDN 2 Cakranegara. Perlu diberikan pengetahun terkait pola makan yang seimbang di sekolah dasar baik secara langsung kepada siswa maupun edukasi kepada para guru serta pemantauan status gizi siswa secara rutin.

Relationship between Eating Patterns and Nutritional Status of Class 5 Students at SDN 2 Cakranegara

Abstract

The nutritional status of school-aged children is influenced by, among other things, eating patterns. Inappropriate eating patterns will cause children to experience difficulties in receiving lessons. Eating patterns are seen from the amount, type and frequency of food consumed. The aim of this research is to determine the relationship between eating patterns and nutritional status in grade 5 students at SDN 2 Cakranegara. The type of research used is Analytical Observation with a Cross-Sectional approach. The population in this study were all 5th grade students at SDN 2 Cakranegara with a total of 112 people and a sample of 88 people. From the research results, most of the respondents' eating patterns were based on: the amount of food consumed was good, 51 people (58%), the type of food consumed was complete, 55 people (62.5%) and the frequency of food consumed was often, namely 71 people (80.7%). The majority of respondents with good (normal) nutritional status were 52 people (59.1%). Diet patterns based on the amount of food consumed, which were categorized as good with good nutritional status (normal), had the highest number of respondents, namely 51 people (58%). Based on the results of statistical tests on the relationship between eating patterns based on the amount, type and frequency of food consumed, a p-value of 0.000 < 0.05 was obtained, which means there is a significant relationship between eating patterns based on the amount, type and frequency of food and the nutritional status of grade 5 students at SDN 2 Cakranegara. It is necessary to provide knowledge regarding balanced eating patterns in elementary schools, both directly to students and education to teachers, as well as monitoring students' nutritional status regularly.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almatsier, S. (2011). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Arisman (2009). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Buku Ajar Ilmu Gizi, ED. 2. Jakarta : EGC.

Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak. Keputusan Menteri Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2011.

Damayanti, A. E. (2016). Hubungan Citra Tubuh, Aktivitas Fisik, Dan Pengetahuan Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Remaja Putri (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga).

Harahap, V. Y. (2012). Hubungan Pola Konsumsi Makanan Dengan Status Gizi Pada Siswa SMA Negeri 2 Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI):Banda Aceh.

Hariani, et al. (2012). Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan.Jakarta: Kencana Pernada Media Group

Hasrul, H., Hamzah, H., & Hafid, A. (2020). Influence of Foster Pattern About the Status of Child Nutrition. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(2), 792-797. https://doi.org/10.35816/jiskh.v12i2.403.

Kemenkes RI. (2011). Standar Antropometri Penilaian Status Gizi (PGS) Anak, Jakarta; Direktorat Bina Gizi.

Noviani, K., Afifah, E., Astiti, D. (2016). Kebiasaan Jajan dan Pola makan serta Hubungannya dengan Status Gizi Anak Usia Sekolah di SDSonosewu bantul Jogjakarta.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan.

Supariasa, et al. (2020). Penilaian Status Gizi. Buku Kedokteran EGC: Jakarta.

Supariasa, I. D. N., Bakri, B., &Fajar, I. (2012). Penilaian Status Gizi.Jakarta : EGC.

Downloads

Published

2023-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Antari, I. A. S., & Zaidah, U. (2023). Hubungan Pola Makan dengan Status Gizi Siswa Kelas 5 SDN 2 Cakranegara. Empiricism Journal, 4(2), 641-647. https://doi.org/10.36312/ej.v4i2.1699