Pembuatan Biobriket dari Kulit Buah Mahoni dengan Variasi Jenis dan Konsentrasi Perekat
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2049Keywords:
Biobriket, Kulit Buah Mahoni, Tepung Tapioka, Tepung KetanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis dan konsentrasi perekat biobriket berbahan dasar kulit buah mahoni terhadap nilai kalor dan laju pembakaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu preperasi bahan, pembuatan biobriket, dan pengujian biobriket. Komposisi bahan menggunakan bahan baku Arang Kulit Buah Mahoni (AKBM) ditambah dengan dua jenis perekat yaitu Perekat Tepung Tapioka (PTT) 10%+90%; 12,5%+87,5%; 15%+85% dan Perekat Tepung Ketan (PTK) 10%+90%; 12,5%+87,5; 15%+85%. Berdasarkan hasil penelitian nilai kalor yang diperoleh berkisar antara 7.026 – 9.636 kalori dan laju pembakaran yang berkisar 0,49 – 0,56 g/menit. Berdasarkan hasil penelitian dapat dinyatakan bahwa semakin besar komposisi AKBM maka nilai kalornya semakin tinggi, sedangkan semakin tinggi jumlah persentase perekat yang digunakan maka laju pembakaran yang dihasilkan semakin kecil.
Manufacturing Biobrickets From Mahony Fruit Rind with Variations In Adhesive Types and Concentration
Abstract
This study aims to determine the effect of variations in the type and concentration of binders on the calorific value and burning rate of biobriquettes made from mahogany fruit peel. This research is an experimental study conducted in three stages: material preparation, biobriquette production, and biobriquette testing. The composition consisted of Mahogany Fruit Peel Charcoal (MFPC) as the primary material, combined with two types of binders: Tapioca Flour Binder (TFB) at ratios of 10%+90%; 12,5%+87,5%; and 15%+85%, and Glutinous Rice Flour Binder (GRFB) at ratios of 10%+90%; 12,5%+87,5%; and 15%+85%. The results showed that the calorific values ranged from 7,026 to 9,636 calories, while the burning rates varied between 0.49 and 0.56 g/min. The findings indicate that a higher proportion of MFPC leads to an increased calorific value, whereas a higher binder concentration results in a lower burning rate.
Downloads
References
Alfi, A., Pangga, D., & Ahzan, S. (2023). Optimasi Pembuatan Briket Bioarang dari Bahan Cangkang Kemiri dan Sekam Padi Terhadap Nilai Kalor dan Laju Pembakaran. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Fisika Indonesia, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.29303/jppfi.v5i2.211
Aljarwi, M. A., Pangga, D., & Ahzan, S. (2020a). Uji Laju Pembakaran dan Nilai Kalor Briket Wafer Sekam Padi dengan Variasi Tekanan. ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 6(2), Article 2. https://doi.org/10.31764/orbita.v6i2.2645
Almu, M. A., Syahrul, S., & Padang, Y. A. (2014). Analisa Nilai Kalor dan Laju Pembakaran pada Briket Campuran Biji Nyamplung (Calophyllm Inophyllum) dan Abu Sekam Padi. Dinamika Teknik Mesin, 4(2), Article 2. https://doi.org/10.29303/dtm.v4i2.61
Aprilliani, F., Triastuti, D., & Suciati, F. (2023). Pengaruh komposisi ampas kopi dan cascara terhadap karakteristik biobriket. Agroteknika, 6(2), 289-299. https://doi.org/10.55043/agroteknika.v6i2.232
Ariyanto, E., Karim, M. A., & Firmansyah, A. (2014a). Biobriket Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) sebagai Bahan Bakar Energi Terbarukan. Reaktor, 15(1), 59–63. https://doi.org/10.14710/reaktor.15.1.59-63
Ariyanto, E., Karim, M. A., & Firmansyah, A. (2014b). Biobriket Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) sebagai Bahan Bakar Energi Terbarukan. Reaktor, 15(1), 59–63. https://doi.org/10.14710/reaktor.15.1.59-63
Arsyad, Y., & Arif, N. (2024). Analisis karakteristik fisik biobriket dari campuran tempurung kelapa dan cangkang pala. Jurnal Forest Island, 2(1). https://doi.org/10.33387/foris.v2i1.152
Cholilie, I. A. and Zuari, L. (2021). Pengaruh variasi jenis perekat terhadap kualitas biobriket berbahan serabut dan tandan buah lontar (borassus flabellifer l.). Agro Bali : Agricultural Journal, 4(3), 391-402. https://doi.org/10.37637/ab.v4i3.774
Firmansyah, A. H., Zamrudy, W., & Naryono, E. (2023). Studi kelayakan pemanfaatan limbah (blotong, ampas tebu, tetes) sebagai biobriket. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 9(3), 303-317. https://doi.org/10.33795/distilat.v9i3.3798
Harlina, A. C., Ropiudin, R., & Ritonga, A. M. (2021). Pengaruh Kadar Perekat Molase dan Lama Pengeringan terhadap Proses Pembuatan Biobriket dari Tempurung Kelapa dan Sekam Padi. Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research, 2(2), 19. https://doi.org/10.20884/1.jaber.2021.2.2.4984
Jannah, B. L., Pangga, D., & Ahzan, S. (2022a). Pengaruh Jenis dan Persentase Bahan Perekat Biobriket Berbahan Dasar Kulit Durian terhadap Nilai Kalor dan Laju Pembakaran. Lensa: Jurnal Kependidikan Fisika, 10(1), 16–23. https://doi.org/10.33394/j-lkf.v10i1.5293
Paga, B., & Reniana. (2024). Analisa kualitas biobriket non karbonisasi biji buah merah dengan perekat pati sagu. Jurnal Agritechno, 167-172. https://doi.org/10.70124/at.v17i2.1432
Pamungkas, A. S., Hanifarianty, S., & Pranata, D. E. (2022). Kajian variasi komposisi perekat terhadap karakterisasi biobriket kayu karet. Jurnal Penelitian Karet, 107-116. https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v40i2.844
Pangga, D., Ahzan, S., Habibi, H., Wijaya, A. H. P., & Utami, L. S. (2021). Analisis Nilai Kalor dan Laju Pembakaran Briket Tongkol Jagung sebagai Sumber Energi Alternatif. ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika, 7(2), 382. https://doi.org/10.31764/orbita.v7i2.5552
Parinduri, L., & Parinduri, T. (2020). Konversi Biomassa sebagai Sumber Energi Terbarukan. JET (Journal of Electrical Technology), 5(2), Article 2.
Patria, D. R., Putra, R. P., & Melwita, E. (2015). Pembuatan Biobriket dari Campuran Tempurung dan Cangkang Biji Karet dengan Batubara Peringkat Rendah. Jurnal Teknik Kimia, 21(1), Article 1.
Sani, Azhul. (2021). Pengaruh bahan perekat biobriket. Undikma.
Satmoko, M. E. A., Saputro, D. D., & Budiyono, A. (2013). Karakterisasi Briket dari Limbah Pengolahan Kayu Sengon dengan Metode Cetak Panas. JMEL?: Journal of Mechanical Engineering Learning, 2(1), Article 1. https://journal.unnes.ac.id/sju/jmel/article/view/1942
Setyono, M. Y. P., & Purnomo, Y. S. (2022). Analisis Kadar Air dan Kadar Abu Briket Lumpur IPAL dan Fly Ash dengan Penambahan Serbuk Gergaji Kayu. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(6), Article 6. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i6.1047
Siu, K., Pingak, R. K., & Johannes, A. Z. (2021). Kajian sifat fisis dan kimia bio-briket campuran tempurung kelapa dan sekam padi. Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application, 1(1), 18-25. https://doi.org/10.59632/magnetic.v1i1.70
Smith, H. and Idrus, S. (2017). Pengaruh penggunaan perekat sagu dan tapioka terhadap karakteristik briket dari biomassa limbah penyulingan minyak kayu putih di maluku. Majalah BIAM, 13(2), 21. https://doi.org/10.29360/mb.v13i2.3546
Smith, H., & Idrus, S. (2017). Pengaruh Penggunaan Perekat Sagu dan Tapioka Terhadap Karakteristik Briket dari Biomassa Limbah Penyulingan Minyak Kayu Putih di Maluku. Majalah BIAM, 13(2), 21. https://doi.org/10.29360/mb.v13i2.3546
Stiawan, R., Ahzan, S., & Pangga, D. (2022). Pengaruh Variasi Bahan Perekat Biobriket Berbahan Dasar Kulit Kacang Tanah Terhadap Nilai Kalor dan Laju Pembakaran. Jurnal Ilmiah IKIP Mataram, 9(1), 20–26.
Supatata, N., Buates, J., & Hariyanont, P. (2013). Characterization of Fuel Briquettes Made from Sewage Sludge Mixed with Water Hyacinth and Sewage Sludge Mixed with Sedge. International Journal of Environmental Science and Development, 179–181. https://doi.org/10.7763/IJESD.2013.V4.330
Suryani, I. (t.t.). Pembuatan Briket Arang Dart Campuran Buah Bintaro dan Tempurung Kelapa Menggunakan Perekat Amilum.
Wijaya, A. H. P., Ahzan, S., & Pangga, D. (2023). Efektivitas bahan biobriket buah nyamplung sebagai bahan bakar alternatif terhadap laju pembakaran dan nilai kalor. ORBITA: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Fisika, 9(1), 187. https://doi.org/10.31764/orbita.v9i1.14248
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nur Lahyuni Saputri, Dwi Pangga, Sukainil Ahzan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.