Penerapan Metode Economic Order Quantity dalam Menentukan Bahan Baku Kopi Pada UD. Mojago Kotamobagu

Economic Order Quantity (EOQ) Manajemen Persediaan Industri Kopi Pengurangan Biaya

Authors

Downloads

How to Cite

Talamati, M., Mokoagow, S. S., Hullah, A. R., & Sugeha, M. F. (2025). Penerapan Metode Economic Order Quantity dalam Menentukan Bahan Baku Kopi Pada UD. Mojago Kotamobagu. Empiricism Journal, 6(1), 109-118. https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2179

Penelitian ini mengkaji penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) dalam pengelolaan persediaan bahan baku di UD. Mojago Kotamobagu, produsen kopi di Kotamobagu. Tujuannya adalah untuk menentukan kuantitas pemesanan optimal bahan baku kopi, sehingga dapat mengurangi biaya pemesanan dan penyimpanan. Data dikumpulkan dari catatan keuangan dan operasional perusahaan selama satu tahun. Implementasi EOQ menghasilkan pengurangan biaya penyimpanan sebesar 15% serta peningkatan perputaran persediaan. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa meskipun EOQ efektif, metode ini memerlukan penyesuaian terhadap fluktuasi permintaan dan kondisi pasar yang dinamis. Faktor eksternal seperti perubahan harga kopi dan gangguan rantai pasokan juga memengaruhi perencanaan persediaan. Studi ini menyoroti pentingnya fleksibilitas dalam penerapan EOQ melalui penambahan stok pengaman dan peninjauan periodik untuk memastikan manajemen persediaan yang optimal. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi UMKM serupa di industri kopi yang ingin meningkatkan efisiensi operasional dan penghematan biaya melalui manajemen persediaan yang lebih baik.

The Application of the Economic Order Quantity Method in Determining Coffee Raw Materials at UD. Mojago Kotamobagu
Abstract
This study examines the application of the Economic Order Quantity (EOQ) method in managing raw material inventory at UD. Mojago Kotamobagu, a coffee producer in Kotamobagu. The goal is to determine the optimal order quantity of coffee raw materials, reducing both ordering and holding costs. Data were collected from company financial and operational records over one year. The implementation of EOQ resulted in a 15% reduction in storage costs and improved inventory turnover. A sensitivity analysis revealed that while EOQ is effective, the method requires adjustments for fluctuating demand and volatile market conditions. External factors, such as changing coffee prices and supply chain disruptions, also impacted inventory planning. The study highlights the need for flexibility in EOQ application through safety stock and periodic review adjustments to ensure optimal inventory management. The findings provide practical recommendations for similar small businesses in the coffee industry seeking to improve operational efficiency and cost savings through better inventory management.