Perancangan Ruang Kreasi dan Baca Berbasis Arsitektur Hijau di Kota Mataram

Authors

  • Eliza Ruwaidah Universitas Pendidikan Mandalika
  • Baiq Susdiana Fibrianti Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v3i2.2186

Keywords:

Arsitektur Hijau, Ruang Publik, Material Ramah Lingkungan, Efisiensi Energi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang Ruang Kreasi dan Baca berbasis Arsitektur Hijau di Kota Mataram. Dengan menerapkan prinsip-prinsip arsitektur hijau, penelitian ini berfokus pada penggunaan material ramah lingkungan, strategi ventilasi alami, pencahayaan pasif, serta sumber energi terbarukan seperti panel surya dan sistem pengelolaan air hujan. Penelitian ini mengintegrasikan kebutuhan lokal, kondisi iklim, dan aspek sosial-budaya Mataram untuk menciptakan ruang publik yang nyaman, fungsional, dan berkelanjutan. Desain Ruang Kreasi dan Baca ini bertujuan untuk mengatasi tantangan urbanisasi yang pesat dan kebutuhan akan infrastruktur publik yang mendukung literasi dan kreativitas, sambil mempromosikan keberlanjutan lingkungan. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, pengurangan dampak lingkungan melalui optimalisasi energi, serta mendorong terciptanya ruang publik berkelanjutan yang selaras dengan iklim dan konteks budaya setempat. Selain itu, penelitian ini memperkenalkan penggunaan teknologi hijau yang inovatif dalam infrastruktur publik, yang berpotensi menginspirasi proyek-proyek serupa di kota lain yang menghadapi tantangan serupa.

Design of a Green Architecture-Based Creative and Reading Space in Mataram City

Abstract

This study aims to design a Creative and Reading Space based on Green Architecture in Mataram City. By employing green architecture principles, the research focuses on implementing environmentally friendly materials, natural ventilation strategies, passive lighting, and renewable energy sources such as solar panels and rainwater management systems. The study integrates local needs, climatic conditions, and the socio-cultural aspects of Mataram to create a public space that is comfortable, functional, and sustainable. The design of the Creative and Reading Space aims to address the challenges of rapid urbanization and the need for improved public infrastructure that fosters literacy and creativity while promoting environmental sustainability. The research findings are expected to contribute to enhancing the quality of life for the community, reducing environmental impacts through energy optimization, and promoting sustainable public spaces that align with the local climate and cultural context. Additionally, this study introduces the innovative use of green technology in public infrastructure, which has the potential to inspire future projects in other cities facing similar challenges.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adianti, I. A. and V.Ayuningtyas, N. (2020). Pelatihan pembuatan ecobrick kepada anak-anak siswa sd kanisisus kembaran, bantul, yogyakarta. Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna, 2(1). https://doi.org/10.37631/psk.v2i1.121

Fajriati, I., Puspitasari, P., & Lahji, K. (2021). Rekonsepsi pendekatan arsitektur bionic melalui model diagramatik. Prosiding Seminar Intelektual Muda, 3(1). https://doi.org/10.25105/psia.v3i1.13051

Fortuna, L., Murtiadi, S., & Fajrin, J. (2015). Analisis hubungan ketersediaan infrastruktur dengan tingkat kepadatan permukiman di kota mataram. JURNAL SAINS TEKNOLOGI &Amp; LINGKUNGAN, 1(2). https://doi.org/10.29303/jstl.v1i2.51

Guribie, F. L., Akubah, J. T., Tengan, C., & Blay, A. V. K. (2021). Demand for green building in ghana: a conceptual modeling and empirical study of the impediments. Construction Innovation, 22(2), 342-360. https://doi.org/10.1108/ci-11-2020-0180

Haryani, M. F., Hadisoebroto, R., & Aryantie, M. H. (2019). Pengolahan air limbah non kakus permukiman menggunakan lahan basah buatan sebagai pilihan layanan dasar lingkungan perkotaan. Seminar Nasional Pembangunan Wilayah Dan Kota Berkelanjutan, 1(1). https://doi.org/10.25105/pwkb.v1i1.5272

Haryani, N. A. and Setyawan, W. (2017). Urban escape: ruang publik pereda stres masyarakat jakarta. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 6(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v6i2.25532

Hasibuan, F. R., Haribowo, R., & Wang, L. (2022). Evaluasi kualitas air dan sistem hidran pada zona pelayanan betek kota malang menggunakan program watercad. Jurnal Teknologi Dan Rekayasa Sumber Daya Air, 2(2), 338. https://doi.org/10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.27

Juniatmoko, R. and Erikania, S. (2020). Penyediaan air bersih berbasis masyarakat sebagai aktualisasi sdg’s di kabupaten madiun. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 5(2), 91-100. https://doi.org/10.33084/mitl.v5i2.1538

Khoshbakht, M., Gou, Z., Xie, X., He, B., & Darko, A. (2018). Green building occupant satisfaction: evidence from the australian higher education sector. Sustainability, 10(8), 2890. https://doi.org/10.3390/su10082890

Lamato, M. S., Setyanto, A., & Nasiri, A. (2019). Evaluasi tingkat kematangan tata kelola infrastruktur it menggunakan cobit 5. E-Jurnal JUSITI (Jurnal Sistem Informasi Dan Teknologi Informasi), 82, 186-197. https://doi.org/10.36774/jusiti.v8i2.619

Liu, T., Chen, L., Yang, M., Sandanayake, M., Miao, P., Yang, S., & Yap, P. (2022). Sustainability considerations of green buildings: a detailed overview on current advancements and future considerations. Sustainability, 14(21), 14393. https://doi.org/10.3390/su142114393

Mustofa, H. and Bakhri, S. (2020). Tingkat kematangan tata kelola teknologi informasi menggunakan metode tesca. JSAI (Journal Scientific and Applied Informatics), 3(3), 122-128. https://doi.org/10.36085/jsai.v3i3.1159

Purwantiasning, A. W. (2022). Tradisi lisan dalam arsitektur. NALARs, 21(2), 105. https://doi.org/10.24853/nalars.21.2.105-112

Rahman, B. (2019). Analisis respon peletakan vegetasi berdasarkan fungsi vegetasi terhadap kondisi tapak kawasan kampus unissula semarang. Jurnal Arsitektur Lansekap, 242. https://doi.org/10.24843/jal.2019.v05.i02.p12

Sudarman, S., Syuaib, M., & Nuryuningsih, N. (2021). Green building: salah satu jawaban terhadap isu sustainability dalam dunia arsitektur. Teknosains: Media Informasi Sains Dan Teknologi, 15(3), 329. https://doi.org/10.24252/teknosains.v15i3.22493

Sulistia, S. and Septisya, A. C. (2020). Analisis kualitas air limbah domestik perkantoran. Jurnal Rekayasa Lingkungan, 12(1). https://doi.org/10.29122/jrl.v12i1.3658

Sutar, A. S. and G, D. (2022). Green architecture: a notion of sustainability. Technoarete Transactions on Renewable Energy, Green Energy and Sustainability, 2(3). https://doi.org/10.36647/ttregs/02.03.a005

Suwardin, D., Purbaya, M., & Vachlepi, A. (2016). Audit energi dalam pengolahan karet. Warta Perkaretan, 35(2), 167. https://doi.org/10.22302/ppk.wp.v35i2.98

Yuliani, S. (2018). Atap hijau: sebuah kajian asimilasi budaya berkebun dan bermukim pada rumah tropis. Sabda : Jurnal Kajian Kebudayaan, 13(2), 135. https://doi.org/10.14710/sabda.13.2.135-144

Yuliani, S., Hardiman, G., & Setyowati, E. (2020). Pemetaan hasil penelitian atap hijau dalam disiplin ilmu arsitektur di indonesia. ARTEKS : Jurnal Teknik Arsitektur, 5(2), 245-254. https://doi.org/10.30822/arteks.v5i2.395

Zhang, Z. J. (2013). Goals and operation of green building. Applied Mechanics and Materials, 438-439, 1706-1709. https://doi.org/10.4028/www.scientific.net/amm.438-439.1706

Downloads

Published

2022-12-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Ruwaidah, E., & Fibrianti, B. S. (2022). Perancangan Ruang Kreasi dan Baca Berbasis Arsitektur Hijau di Kota Mataram. Empiricism Journal, 3(2), 422-437. https://doi.org/10.36312/ej.v3i2.2186