Kajian Kritis Program Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Bima dalam Perspektif Ontologi (Kasus Usahatani Jagung pada Kawasan Hutan)

Authors

  • M. Yusuf Universitas Mataram
  • Arifuddin Sahidu Universitas Mataram
  • Muhammad Sarjan Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2402

Keywords:

Pertanian Lahan Kering, Ontologi, Usahatani Jagung

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis dimensi ontologis dalam program pengembangan pertanian lahan kering di Kabupaten Bima, dengan fokus pada usahatani jagung di kawasan hutan, mencakup aspek biofisik, sosial-ekonomi, dan kelembagaan; (2) Mengkaji fenomena alih fungsi kawasan hutan menjadi lahan pertanian jagung beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya; (3) Mengevaluasi keberlanjutan praktik penanaman jagung di kawasan hutan; dan (4) Menyusun solusi alternatif berbasis pendekatan sistemik dan partisipatif. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis fenomena ontologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi ontologis usahatani jagung di lahan kering melibatkan integrasi aspek ekologis, sosial, budaya, dan ekonomi, yang membentuk sistem pertanian kompleks berbasis lokal. Fenomena perluasan jagung ke kawasan hutan dipicu oleh keterbatasan lahan pertanian, kebijakan perhutanan sosial (HKm), insentif ekonomi jagung, serta lemahnya pemahaman petani terhadap regulasi dan konservasi. Keberlanjutan praktik ini dipengaruhi oleh lima faktor utama, yaitu: tekanan ekonomi, kelemahan tata kelola, perubahan nilai sosial budaya, ketimpangan adopsi teknologi, serta dampak perubahan iklim dan degradasi lahan. Untuk mengatasi dilema antara produksi dan konservasi, solusi yang diusulkan meliputi pengembangan sistem agroforestri, pertanian konservasi, teknologi ramah lingkungan, pendekatan partisipatif, serta diversifikasi mata pencaharian berbasis kearifan lokal. Dengan pendekatan ontologis yang holistik, penelitian ini berkontribusi pada perumusan strategi pengelolaan pertanian lahan kering yang adil secara ekologis, produktif, dan berkelanjutan.

A Critical Study of Dryland Agriculture Development Program in Bima Regency from an Ontological Perspective (A Case Study of Maize Farming in Forest Areas)

Abstract

This study aims to: (1) Analyze the ontological dimensions within the dryland agriculture development program in Bima Regency, with a focus on maize farming in forest areas, covering biophysical, socio-economic, and institutional aspects; (2) Examine the phenomenon of forest land conversion into maize agricultural land and the influencing factors; (3) Evaluate the sustainability of maize cultivation practices in forest areas; and (4) Formulate alternative solutions based on systemic and participatory approaches. The research employed a literature review method combined with descriptive qualitative and ontological phenomenon analysis. Findings indicate that the ontological dimension of maize farming in dryland areas involves the integration of ecological, social, cultural, and economic aspects, forming a complex locally-based agricultural system. The expansion of maize into forest areas is driven by limited arable land, social forestry policies (HKm), maize-related economic incentives, and a lack of farmers’ understanding of regulation and conservation. The sustainability of this practice is influenced by five major factors: economic pressure, weak governance, shifts in socio-cultural values, disparities in technology adoption, and the impacts of climate change and land degradation. To address the dilemma between food production and environmental conservation, proposed solutions include the development of agroforestry systems, conservation agriculture, eco-friendly technologies, participatory approaches, and livelihood diversification rooted in local wisdom. Through a holistic ontological approach, this research contributes to the formulation of ecologically just, productive, and sustainable strategies for managing dryland agriculture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

A. Safitri, M. (2014). Hak Menguasai Negara di Kawasan Hutan: Beberapa Indikator Menilai Pelaksanaannya. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 1(2), 1–21. https://doi.org/10.38011/jhli.v1i2.13

Agustina, R., Farida, N., & Mulyani, H. (2022). Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair. Jurnal Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1).

Alamsyar, A., Adam, A., & Ma’mur, S. (2024). Analisis daya dukung pertanian terhadap tekanan penduduk di desa kalukubula kecamatan sigi biromaru. Agroland Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 31(3), 188-195. https://doi.org/10.22487/agrolandnasional.v31i3.2240

Anau, R., Rumambi, D., & Kalesaran, L. (2023). Pengaruh teras bangku dalam mengurangi erosi tanah pada lahan pertanian di Desa Ponompiaan Kabupaten Bolaang Mongondow. In Cocos (Vol. 15, No. 1).

Anggriani, Rika; Sudarma, I Made; Widhianthini, Widhianthini, 2023. Analisis Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di Desa Piong Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata (Journal of Agribusiness and Agritourism), [S.l.], p. 875-884, dec. 2023. ISSN 2685-3809.

Angreni, D. (2021). Stakeholder framing and policy legitimacy: breastfeeding policy in aceh province. Jurnal Manajemen Publik Dan Kebijakan Publik (Jmpkp), 3(1), 43-58. https://doi.org/10.36085/jmpkp.v3i1.1403

Mulyani, A., Nursyamsi, D., & Las, I. (2019). Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering Iklim Kering di Nusa Tenggara Acceleration of Agricultural Development dn Dryland With Dry Climate In Nusa Tenggara. Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian Jalan Tentara Pelajar No. 12 Bogor .

Anwar, S. (2022). Modern Agriculture and its impact on the environment. Jagran Josh. Retrieved November 2, 2022.

Balai Penelitian Pertanian, (2023). Uji Coba Teknologi Pertanian Presisi.

Balitbang Pertanian. (2015). Sumberdaya Lahan Pertanian Indonesia. Luas Penyebaran, Dan Potensi Ketersediaan. Iaard Press. 100 Hlm.

Baskoro, A. (2025). Keadilan dalam tata kelola pangan: kajian keadilan john rawls tehadap problematika pertanian di indonesia. Jurnal Suara Keadilan, 26(1), 103-120. https://doi.org/10.24176/sk.v26i1.14763

BPS NTB, (2023). Nusa Tenggara Barat Dalam Angka 2023. BPS NTB. Mataram.

Budi, B., Kartodihardjo, H., Nugroho, B., & Mardiana, R. (2021). Implementation gap of social forestry policy: the case of hkm beringin jaya and htr hajran. Jurnal Manajemen Hutan Tropika (Journal of Tropical Forest Management), 27(1), 1-14. https://doi.org/10.7226/jtfm.27.1.1

Bustan, F., Mahur, A., & Kabelan, A. (2020). Karakteristik dan dinamika sistem pertanian lahan kering dalam kebudayaan manggarai. Jurnal Lazuardi, 3(1), 344-367. https://doi.org/10.53441/jl.vol3.iss1.25

Chamdani, M. C. (2021). Masa Depan Penyelesaian Penguasaan Tanah di dalam Kawasan Hutan Pasca-Pengaturan Kembali Luas Kawasan Hutan yang Harus Dipertahankan dalam UU Cipta Kerja. Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia, 7(2), 221-253.

Dahniar, Dahniar, Makmur Makmur, and I. Susanti. "Analisis tingkat keuntungan petani dan pedagang jagung kuning (Zea mays) di Kecamatan Bontotiro Kabupaten Bulukumba." AGROVITAL: Jurnal Ilmu Pertanian 3.2 (2018): 70-78.

Dauber, J. and Miyake, S. (2016). To integrate or to segregate food crop and energy crop cultivation at the landscape scale? perspectives on biodiversity conservation in agriculture in europe. Energy Sustainability and Society, 6(1). https://doi.org/10.1186/s13705-016-0089-5

Dinas Kehutanan Provinsi NTB. (2023). Laporan Rasio Petugas Pengawas Hutan.

Dinas Pertanian Kabupaten Bima, (2023). Laporan Program Subsidi Pupuk dan Benih.

Djaenudin, D., Sulaeman, Y. and Abdurachman, D.A., 2002. Pendekatan pewilayahan komoditas pertanian menurut pedo-agroklimat di kawasan timur Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 21(1), pp.1-10.

Efriani, E., Dewantara, J., & Azahra, S. (2024). Resolving conflicts between corporate cultivation rights and indigenous community property rights: a study of abandoned land in indonesian palm oil plantations. Journal of Global Innovations in Agricultural Sciences, 845-854. https://doi.org/10.22194/jgias/24.1349

Erb, K., Haberl, H., & Plutzar, C. (2012). Dependency of global primary bioenergy crop potentials in 2050 on food systems, yields, biodiversity conservation and political stability. Energy Policy, 47, 260-269. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2012.04.066

Firman, F. (2018). Analisis data dalam penelitian kualitatif.. https://doi.org/10.31227/osf.io/q84ys

Fisher, M., Dhiaulhaq, A., & Sahide, M. (2019). The politics, economies, and ecologies of indonesia’s third generation of social forestry: an introduction to the special section. Forest and Society, 3(1), 152. https://doi.org/10.24259/fs.v3i1.6348

Fisher, M., Moeliono, M., Mulyana, A., Yuliani, L., Adriadi, A., Kamaluddin, K., … & Sahide, M. (2018). Assessing the new social forestry project in indonesia: recognition, livelihood and conservation?. The International Forestry Review, 20(3), 346-361. https://doi.org/10.1505/146554818824063014

Greenhalgh, T., Thorne, S., & Malterud, K. (2018). Time to challenge the spurious hierarchy of systematic over narrative reviews?. European Journal of Clinical Investigation, 48(6). https://doi.org/10.1111/eci.12931

Haberl, H., Mbow, C., Deng, X., Irwin, E., Kerr, S., Kuemmerle, T., … & Turner, B. (2014). Finite land resources and competition., 35-69. https://doi.org/10.7551/mitpress/9780262026901.003.0004

Haerani, N. (2018). Alley cropping meningkatkan resiliensi produksi pertanian pada lahan kering (a review). Agrovital Jurnal Ilmu Pertanian, 2(2), 72. https://doi.org/10.35329/agrovital.v2i2.132

Harbi, J., Erbaugh, J., Widagdo, F., Mauri, J., Supriyanto, S., & Milantara, N. (2020). Three generations of forest peoples' empowerment in indonesia: process towards sustainable and equitable forest management. Jurnal Manajemen Hutan Tropika (Journal of Tropical Forest Management), 26(2), 91-104. https://doi.org/10.7226/jtfm.26.2.91

Heryanto, H. (2023). Usaha mikro kecil dan menengah (umkm) dalam masa pendemik di indonesia. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(6), 4537-4545. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i6.2452

Indah Ihdhinashta, Lukman Yunus , Munirwan Zani, 2023. The The Productivity and Income analysis of Corn Farming in Lalodati Sub-District Puuwatu District Kendari City. Buletin Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Haluoleo, 25(1), 19–25. https://doi.org/10.37149/bpsosek.v25i1.154

Kapile, C. (2024). Persepsi Masyarakat Terhadap Nilai-Nilai Adat Dalam Melestarikan Lingkungan Hidup Di Desa Wombo Induk Kabupaten Donggala. Jurpis: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 21(1), 1-21.

Katemba, D., Lasa, M., Lalu, M., & Kaesmetan, Y. (2023). Sistem pengambilan keputusan pemilihan varietas tanaman terbaik untuk pertanian lahan kering menggunakan metode promethee. Jurnal Ilmiah Informatika Komputer, 28(3), 241-250. https://doi.org/10.35760/ik.2023.v28i3.9830

Kaul, J., Jain, K., Olakh, D. 2019. An Overview on Role of Yellow Maize in Food, Feed and Nutrition Security. International Journal of Current Microbiology and Applied Sciences, 8(02), 3037–3048

Khairunnisa, N.F., Saidah, Z., Hapsari, H. and Wulandari, E., 2021. Pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap tingkat produksi usahatani jagung. Jurnal Penyuluhan, 17(2), pp.113-125.

Kusuma, A., Sahide, M., Purwanto, R., Ismariana, E., Santoso, W., Wulandari, E., … & Maryudi, A. (2023). Emergent institutional issues from new tenure reforms and social-forestry initiatives in indonesia: notes from the field. Forest and Society, 7(2), 450-466. https://doi.org/10.24259/fs.v7i2.28319

Lamers, L. (2024). Understanding how ontological conflicts materialize through dialogue between political ontology and henri lefebvre’s spatial theories. Alternautas, 11(1). https://doi.org/10.31273/an.v11i1.1467

Liu, Y., Xu, R., Yang, J., Xie, X., & Cui, X. (2024). Decoding land use conflicts: spatiotemporal analysis and constraint diagnosis from the perspectives of production–living–ecological functions. Land, 13(12), 2187. https://doi.org/10.3390/land13122187

Mamangkay, B., Kandowangko, N.Y. and Katili, A.S., 2024. Kesuburan dan Hasil Jagung pada Berbagai Kemiringan Lahan di Kabupaten Boalemo. Indonesian Journal of Agricultural Sciences/Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 29(1).

Maring, P. (2022). Conflict transformation and collaboration in developing social forestry in flores, indonesia. Forest and Society, 40-66. https://doi.org/10.24259/fs.v6i1.13199

Massiri, S., Malik, A., Akhbar, A., Golar, G., Naharuddin, N., Pribadi, H., … & Maiwa, A. (2024). Role of stakeholders and exogenous variables affecting the outcome of social forestry policies in central sulawesi, indonesia. Indonesian Journal of Forestry Research, 11(2), 211-227. https://doi.org/10.59465/ijfr.2024.11.2.211-227

Matheus,R., M. Basri, Mika S. Rompon dan Nimrod Neonufa, 2017. "Strategi Pengelolaan Pertanian Lahan Kering Dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan di Nusa Tenggrara Timur. Partner, 22 (2), 529." 2017.

Moeliono, M., T.T., P., Bong, I., Wong, G., & Brockhaus, M. (2017). Social forestry - why and for whom? a comparison of policies in vietnam and indonesia. Forest and Society, 1(2), 1. https://doi.org/10.24259/fs.v1i2.2484

Mulyana, A. (2021). Mea dan kondisi petani padi kita: sebuah studi awal. j. Hak Asasi mns., 14(14), 139-176. https://doi.org/10.58823/jham.v14i14.109

Mulyani, A., & Suwanda, M. H. (2020). The management of upland with dry climate for corn development in Nusa Tenggara. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(1), 41.

Nani Heryani dan Popi Rejekiningrum, 2019. Pengembangan Pertanian Lahan Kering Iklim Kering Melalui Implementasi Panca Kelola Lahan Development of Dryland With Dry Climate Through Implementation of Five Land Management. Balai Penelitian Agroklimat dan Hidrologi, Jalan Tentara Pelajar No. 1a, Cimanggu Bogor

Novianti, A. and Primana, L. (2022). Faktor-faktor keluarga yang mempengaruhi perkembangan kreativitas anak usia dini. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4367-4391. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2628

Nurkholis, A., Widyaningsih, Y., Rahma, A., Suci, A., Abdillah, A., Wangge, G., … & Maretya, D. (2018). Analisis kemampuan dan kesesuaian lahan di das sembung, kabupaten sleman, diy.. https://doi.org/10.31227/osf.io/m9dkn

Nurmaranti Alim, Marulam MT Simarmata Bambang Gunawan, Tioner Purba, Nirmala Juita Jajuk Herawati, Refa Firgiyanto, Junairiah, Astrina Nur Inayah, 2022. Pengelolaan Lahan Kering. Penerbit Yayasan Kita Menulis. Medan.

Ostrom, E. (2007). A diagnostic approach for going beyond panaceas. Proceedings of the National Academy of Sciences, 104(39), 15181-15187. Menyajikan pendekatan diagnostik untuk memahami SSE.

Pambudi, A. (2020). The development of social forestry in indonesia:. The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 1(1), 57-66. https://doi.org/10.46456/jisdep.v1i1.11

Pan, N., Wang, S., Liu, Y., Hua, T., Zhang, J., Xue, F., … & Fu, B. (2020). Quantifying responses of net primary productivity to individual agricultural land transitions in drylands.. https://doi.org/10.22541/au.159225329.91452334

Panji, S. (2020). Relasi agen dan struktur: ruang negosiasi dalam pengelolaan sumberdaya hutan di kabupaten lebong. Jurnal Sosiologi Nusantara, 6(1), 55-76. https://doi.org/10.33369/jsn.6.1.55-76

Pemerintah Provinsi NTB. (2023). Kebijakan Dana Insentif Daerah untuk Produksi Jagung. Permendag No. 7 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian Jagung.

Piquer?Rodriguez, M., Butsic, V., Gärtner, P., Macchi, L., Baumann, M., Gavier-Pizarro, G., … & Kuemmerle, T. (2018). Drivers of agricultural land-use change in the argentine pampas and chaco regions. Applied Geography, 91, 111-122. https://doi.org/10.1016/j.apgeog.2018.01.004

Prasetyo, B. H., Suryani, E., & Purnomo, H. (2019). Analisis Tingkat Erosi Tanah pada Lahan Jagung di Kawasan Hutan Kabupaten Dompu. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 9(3), 641-651.

Purwanto, Y. 2010. Kumpulan Materi Kuliah Etnobotani untuk Mahasiswa Pascasarjana. Pusat Penelitian Biologi LIPI dan MAB Indonesia. Bogor.

Putra, C. W. L. (2009). Dampak Fragmentasi Lahan terhadap Biaya Produksi dan Biaya Transaksi Petani Pemilik (Kasus: Desa Ciaruteun Udik, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Propinsi Jawa Barat).

Putri, L., Hakiem, H., & Hakiem, F. (2023). Analysis of indonesian policy as middle power towards north korea. Jurnal Politikom Indonesiana, 8(1), 46-59. https://doi.org/10.35706/jpi.v8i1.9302

Putro, W. D. (2020). Analisis Hukum Alih Fungsi Tanah Pertanian Menjadi Pembangunan Perumahan dan Pemukiman (Study Di Kabupaten Bima). Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 22(1), 118-128.

Ragandhi, A., Hadna, A., Setiadi, S., & Maryudi, A. (2021). Why do greater forest tenure rights not enthuse local communities? an early observation on the new community forestry scheme in state forests in indonesia. Forest and Society, 159-166. https://doi.org/10.24259/fs.v5i1.11723

Rahayu, S., Sakuntaladewi, N., Fauzi, R., Ramawati, R., Nugroho, A., & Suhartono, S. (2024). A multiple streams analysis: the policy process indonesia’s new social forestry model. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1430(1), 012003. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1430/1/012003

Rahayu, S., Sakuntaladewi, N., Sumirat, B., Widyaningsih, T., Yusnikusumah, T., Muin, N., … & Bisjoe, A. (2024). The role of local governments in supporting social forestry implementation in indonesia: a social network analysis and evidence from eastern indonesia. Forest and Society, 8(1), 154-178. https://doi.org/10.24259/fs.v8i1.28524

Rahmawaty, R., Arif, R., Zahrah, M., & Ismail, M. (2024). Implementation of geographic information system in relation to land cover changes in the leuser national park area from 1990 to 2020. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1352(1), 012048. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1352/1/012048

Ramadhan, R., Syah, D., & Waskhito, N. (2022). Effectiveness and institutional conditions in social forestry program: case study of forest village community institution (lmdh) sumber makmur, forest management unit (kph) malang. Jurnal Sylva Lestari, 10(1), 141-154. https://doi.org/10.23960/jsl.v10i1.525

Rejekiningrum, P., Apriyana, Y., Estiningtyas, W., Sosiawan, H., Susilawati, H., Hervani, A., … & Alifia, A. (2022). Optimising water management in drylands to increase crop productivity and anticipate climate change in indonesia. Sustainability, 14(18), 11672. https://doi.org/10.3390/su141811672

Ridwan, M. (2024). Studi kajian dampak perubahan tutupan lahan terhadap kejadian banjir di daerah aliran sungai. Enviro Journal of Tropical Environmental Research, 26(1), 38. https://doi.org/10.20961/enviro.v26i1.93145

Rijal, S., Barkey, R., Nasri, N., & Nursaputra, M. (2019). Profile, level of vulnerability and spatial pattern of deforestation in sulawesi period of 1990 to 2018. Forests, 10(2), 191. https://doi.org/10.3390/f10020191

Ruswandi, D., Sumartono, S., Maarif, S., & Wijaya, A. (2021). Conflict analysis of forest and land fires in implementing collaborative governance on disaster management in kalimantan indonesia. Journal of Southwest Jiaotong University, 56(2), 10-21. https://doi.org/10.35741/issn.0258-2724.56.2.2

Sahide, M., Fisher, M., Erbaugh, J., Intarini, D., Dharmiasih, W., Makmur, M., … & Maryudi, A. (2020). The boom of social forestry policy and the bust of social forests in indonesia: developing and applying an access-exclusion framework to assess policy outcomes. Forest Policy and Economics, 120, 102290. https://doi.org/10.1016/j.forpol.2020.102290

Schocat, C. (2021). Consultation in the alberta oil sands. anthcap, 1(1), 1-26. https://doi.org/10.24124/a584/20231928

Sopian, A., Hardwinarto, S., & Aipassa, M. (2019). Gap analysis of land availability and land needs to identify potential development of agricultural lands in santan watersheds, east kalimantan, indonesia. Biodiversitas Journal of Biological Diversity, 20(4), 1097-1105. https://doi.org/10.13057/biodiv/d200422

Sugiharto, S. (2018). Greenpreneurship at the base of the pyramid: a small scale community-based afforestation project in indonesia. Agrofor, 2(3). https://doi.org/10.7251/agreng1703020s

Suherman, S., Zaini, Z., & Syafruddin, S. (2020). Analisis Pendapatan dan Kesejahteraan Petani Jagung di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 16(2), 135-146.

Suryani (2021). Kerentanan petani jagung di kawasan hutan NTB terhadap variabilitas iklim.

Sutrisno, N., & Heryani, N. (2014). Teknologi konservasi tanah dan air untuk mencegah degradasi lahan pertanian berlereng. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 32(3).

Taufiqurrahman, Adnan, Juhriati, Asad Imaduddin, Sharwanda Asfarina, Fatur., 2024. Penumbuhan Karakter Peduli Lingkungan Melalui Gerakanworld Clean Up Day Kota Bima. Journal Of Excellence, Humanities And Religiosity Volume 1 Nomor 1 Januari-Juni 2024

Tono, T. (2022). Pertanian berbasis ramah lingkungan: meningkatkan produktivis dan mengurangi biaya. Al-Iqtishad, 14(1), 51-65. https://doi.org/10.30863/aliqtishad.v14i1.2983

Walhi NTB. (2022). Laporan Kasus Pelanggaran Batas Hutan.

Widiawati, N. (2022). Asesmen pembelajaran selama masa pandemi: kajian literatur sistematis. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 15(2). https://doi.org/10.21831/jpipfip.v15i2.49523

Widodo, B., Nugroho, A., & Sari, M. (2021). Peran media sosial dalam pelestarian dan promosi budaya Indonesia di era digital. Jurnal Komunikasi dan Media, 16(3), 245–262.

Wilson, N. and Inkster, J. (2018). Respecting water: indigenous water governance, ontologies, and the politics of kinship on the ground. Environment and Planning E Nature and Space, 1(4), 516-538. https://doi.org/10.1177/2514848618789378

Wiratha, M. (2006). Metode Penelitian Sosial Ekonomi. Andi Offset, Yogyakarta.

Yusuf, M., Saprin Saprin, and Syarifuddin Ondeng, 2022. "Pergeseran Nilai Dalam Kehidupan Sosial Budaya Dan Pendidikan." JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan 2.2 (2024): 427-440

Zepharovich, E., Ceddia, M., & Rist, S. (2020). Land-use conflict in the gran chaco: finding common ground through use of the q method. Sustainability, 12(18), 7788. https://doi.org/10.3390/su12187788

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Yusuf, M., Sahidu, A., & Sarjan, M. (2025). Kajian Kritis Program Pengembangan Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Bima dalam Perspektif Ontologi (Kasus Usahatani Jagung pada Kawasan Hutan). Empiricism Journal, 6(1), 178-195. https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2402