Identifikasi dan Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI)

Kerusakan Jalan Pavement Condition Index (PCI) Surface Distress Index (SDI)

Authors

Downloads

How to Cite

Sutrisno, W., Gutama, D. S. L. W., Qotimah, J. K., & Kurniawan, K. (2024). Identifikasi dan Analisis Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI). Empiricism Journal, 5(2), 634-646. https://doi.org/10.36312/ej.v5i2.2417

Jalan Milir – Dayakan memiliki nomor ruas 022 dengan Panjang ruas jalan di 3,6 km sesuai dalam Surat Keputusan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 124/KEP/2023 Tentang Penetapan Ruas Jalan Menurut Statusnya sebagai Jalan Provinsi dengan lebar ruas 6,7 meter dan tipe jalan 2/2 UD dengan kelas jalan III. Dikarenakan menjadi salah satu jalan alternatif, akibatnya ruas jalan Milir – Dayakan mengalami peningkatan volume kendaraan yang menjadikan salah satu faktor yang menyebabkan berbagai permasalahan kerusakan jalan yang terjadi pada ruas jalan tersebut, permasalahan yang dapat terjadi pada ruas jalan tersebut berupa kerusakan badan jalan dengan berbagai tipe kerusakan yang terjadi .Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan pada ruas Jalan Milir – Dayakan, Kabupaten Kulon Progo, menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan Surface Distress Index (SDI). Studi ini menggunakan data primer berupa survai secara langsung (visual) serta data sekunder dari instansi terkait. Metode PCI memberikan penilaian berdasarkan nilai kerusakan dari 0 hingga 100, sementara SDI mengevaluasi kerusakan jalan berdasarkan parameter seperti luas retak, jumlah lubang, dan kedalaman bekas roda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai rata-rata PCI adalah 53,78, mengindikasikan kondisi jalan dalam kategori "sedang (fair)", dengan nilai tertinggi 100 (sempurna) dan terendah 9 (gagal). Sementara itu, nilai rata-rata SDI sebesar 37,78 menunjukkan kondisi jalan dalam kategori "baik". Berdasarkan hasil ini, disarankan perbaikan pada segmen-segmen dengan kerusakan parah untuk mencegah degradasi lebih lanjut dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.

Identification and Analysis of Road Damage Using Pavement Condition Index (PCI) and Surface Distress Index (SDI) Methods

Abstract

The Milir–Dayakan Road is identified as road number 022, with a length of 3.6 km, as stated in the Governor's Decree of the Special Region of Yogyakarta No. 124/KEP/2023 concerning the Designation of Roads Based on Their Status as Provincial Roads. The Milir–Dayakan Road has a width of 6.7 meters and is classified as a 2/2 UD type road with road class III. The high volume of vehicles passing through this road contributes to various issues, including road pavement damage with diverse types of deterioration.This study aims to analyze the level of damage on the Milir–Dayakan Road, Kulon Progo Regency, using the Pavement Condition Index (PCI) and Surface Distress Index (SDI) methods. Primary data were collected through direct visual surveys to identify types and levels of road damage, supplemented by secondary data from relevant agencies. The PCI method assesses road conditions with scores ranging from 0 to 100, while the SDI method evaluates road damage based on parameters such as crack area, number of potholes, and rutting depth.The analysis results show an average PCI score of 53.78, indicating the road's condition falls into the "fair" category, with the highest PCI score being 100 ("excellent") and the lowest 9 ("failed"). Meanwhile, the average SDI score of 37.78 categorizes the road condition as "good." Based on these findings, repairs are recommended for segments with severe damage to prevent further deterioration and enhance user comfort.