Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak Guna Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat di Posyandu Kelurahan Slipi

Kesehatan Ibu dan Anak Penyuluhan Kesehatan Derajat Kesehatan

Authors

Downloads

How to Cite

Arifathyani, S., Sudadio, S., & Siregar, H. (2024). Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak Guna Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat di Posyandu Kelurahan Slipi . Empiricism Journal, 5(2), 660-671. https://doi.org/10.36312/ej.v5i2.2501

Meningkatnya angka kematian ibu dan bayi baru lahir, kurangnya cakupan vaksin, dan terbatasnya ketersediaan fasilitas kesehatan menjadi tantangan besar bagi masyarakat. Maka dari itu tujuan penelitian ini dibuat adalah untuk memberikan manfaat yang dapat meningkatkan pemahaman masyarakat di Kelurahan Slipi tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak, yang mencakup perilaku kesehatan yang bermanfaat seperti pola makan bergizi, vaksinasi, dan layanan kesehatan pra melahirkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan metode terbaik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah dengan sesi diskusi. Proses penyuluhan telah dilakukan dengan baik meskipun terdapat beberapa keterbatasan. Kondisi derajat kesehatan masyarakat Slipi bervariasi dengan usia harapan hidup mulai dari awal 40 tahun hingga 70 tahun. Hal ini juga menunjukkan sebagian besar keluarga rutin mengikuti pemantauan gizi diposyandu. Faktor pendukung proses penyuluhan dimasyarakat adalah ketersediaan sumberdaya, aksesibilitas, lokasi yang mudah dijangkau dan dukungan komunitas. Adapun faktor penghambat proses penyuluhan terutama adalah budaya yang berkembang dimasyarakat. Maka dari itu petugas kesehatan dan para kader di Posyandu Kelurahan Slipi sendiri sudah melaksanakan penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan anak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kelurahan Slipi.

Maternal and Child Health Counseling in the Context of Improving the Level of Community Health at the Integrated Service Center (Posyandu) Slipi Village

Abstract

The rising maternal and neonatal mortality rates, limited vaccination coverage, and restricted availability of healthcare facilities pose major challenges for the community. Therefore, this study aims to deliver benefits that enhance residents’ understanding in Slipi Subdistrict of the importance of maternal and child health, including beneficial health behaviors such as a nutritious diet, vaccination, and antenatal services. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. The findings indicate that discussion sessions are the most effective method for improving community knowledge. The outreach process was carried out well despite several limitations. The health status of the Slipi community varies, with life expectancy ranging from the early 40s to 70 years. The results also show that most families routinely participate in nutrition monitoring at the posyandu (integrated service post). Supporting factors for the outreach process include resource availability, accessibility, easily reachable locations, and community support. The main inhibiting factor is the prevailing culture within the community. Consequently, health workers and community cadres at the Slipi posyandu have been conducting maternal and child health education to improve the community’s overall health status.