Implementasi Program DASHAT dalam Pencegahan Stunting pada Balita

Authors

  • Khairunnisa Tanjung Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Sholih Sholih Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Herlina Siregar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2519

Keywords:

Implementasi Program, DASHAT, Pencegahan Stunting

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi program DASHAT dalam pencegahan stunting di Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat. Program DASHAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) sendiri merupakan program yang diluncurkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang memiliki harapan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemberian gizi dan perilaku sehat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian melibatkan 4 pelaksana program DASHAT dan 5 peserta yang merupakan ibu yang memiliki balita mendekati stunting. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas dan reabilitas instrumen dikonfirmasi melalui tringulasi data. Analisis data mengikuti tiga tahap kegiatan yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengimplementasiannya program DASHAT dilakukan dengan tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan Keberlanjutan. Ditemukan juga faktor penghambat dari implementasi program ini dimana sumber daya finansial dan fasilitas pelaksanaan yang kurang mendukung. Untuk hasil pelaksanaan sendiri ditemukan bahwa terdapat perubahan pada pengetahuan ibu/peserta dalam pemenuhan gizi harian pada anak. Peneliti menyimpulkan bahwa program DASHAT ini telah berjalan dengan baik, karena dilaksanakan sesuai pedoman serta mendapatkan hasil peningkatan pengetahuan pada peserta, namun memerlukan perbaikan dari segi sumber daya finansial dan fasilitas untuk dampat yang lebih optimal.
Implementation of the DASHAT Program in Preventing Stunting in Toddlers
Abstract
This study aims to analyze the implementation of the DASHAT program in preventing stunting in Duri Kosambi Village, Cengkareng, West Jakarta. The DASHAT (Healthy Kitchens Overcome Stunting) program itself is a program launched by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) which hopes to increase public understanding of the importance of providing nutrition and healthy behavior. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. The research subjects involved 4 DASHAT program implementers and 5 participants who were mothers of toddlers approaching stunting. Data collection techniques include interviews, observation and documentation. The validity and reliability of the instrument were confirmed through data triangulation. Data analysis follows three stages of activities, namely, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The research results show that the implementation of the DASHAT program was carried out in three stages, namely the preparation stage, implementation stage and sustainability. It was also found that the inhibiting factors in implementing this program were financial resources and implementation facilities that were less supportive. The results of the implementation itself found that there were changes in the knowledge of mothers/participants in fulfilling daily nutrition for children. Researchers concluded that the DASHAT program had run well, because it was implemented according to guidelines and resulted in increased knowledge among participants, but required improvements in terms of financial resources and facilities for more optimal impact.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aisyah, H. S., Muhaiminah, S., & Kholifah, S. N. (2023). Gerakan Pencegahan Stunting melalui Program Edukasi dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Lamongan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 4(4), 4742–4745. https://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/jpkm/article/view/2207

Ajat, R. (2018). Pendekatan Penelitian Kualitatif (Qualitative Research Approach) (1st ed.). Deepublish (CV Budi Utama).

Annur Mutia Cindy. (2023). Terendah Kedua Nasional, Ini Rincian angka Balita Stunting di Wilayah DKI Jakarta pada 2022. Databoks. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/06/terendah-kedua-nasional-ini-rincian-angka-balita-stunting-di-wilayah-dki-jakarta-pada-2022

Febyaningsih, E., & Nurfadilah, N. (2021). Pelaksanaan Program Parenting Di Raudhatul Athfal Permata Assholihin. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI), 1(2), 70. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v1i2.569

Hamzah, S. R., & B, H. (2020). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), 229–235. https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i4.95

Hidayat, M., Khaki, S., Afifah, N., Agil Azkiya, C., Khasanah, L., Raichatul Janah, F., Rumiati, L., Azkiyati Zahroh, F., Ermanto, H., & Zainurrohaman, A. (2022). Servis?: Jurnal Pengabdian dan Layanan Kepada Masyarakat Pencegahan Kasus Stunting melalui Program Dapur Sehat Stunting (DASHAT) di Desa Tambi. Jurnal Pengabdian Dan Layanan Kepada Masyarakat, 1(1), 24–30.

Irawan, H. N., Novita, F., Marifah, K., Sulaimani, A., Budyawati, Arfasari, M., & Afrilda, Y. (2022). Buku Pegangan 3 Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) Ragam Menu Sehat dan Bergizi. 1–28.

Kemenkes, R. (2018). No Title. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/covid-19/stunting#:~:text=Stunting merupakan suatu keadaan di,saat sedang dalam masa pertumbuhan.

Lestari, R. (2018). Pelaksanaan Program Keluarga Harapan dalam Upaya Pengentasan Kemiskinan (Studi pada Dinas Sosial Kabupaten Malang). Skripsi Universitas Brawjaya, 1–142.

Mujianto. (2019). Modul KKN Tematik Desa Membangun Pemberdayaan Masyarakat Desa. Modul KKN Tematik Desa Membangun Pemberdayaan Masyarakat, I(2), 1–20.

Mulyani, N. S., Fitriyaningsih, E., Al Rahmad, A. H., & Hadi, A. (2022). Peningkatan pengetahuan dan sikap ibu untuk pencegahan stunting di Kabupaten Aceh Besar. Jurnal PADE: Pengabdian & Edukasi, 4(1), 28. https://doi.org/10.30867/pade.v4i1.810

Nalien, E. M. (2021). Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Bureaucratic Trimming Di Pemerintahan Kota Bukittinggi. Jurnal Kebijakan Pemerintahan, 4(April), 1–13. https://doi.org/10.33701/jkp.v4i1.1622

Nastia, N., Sarifudin, A., Nelvianti, N., Umar, A., & Imran, I. (2023). Edukasi Dan Operasional Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) Kampung Keluarga Berkualitas Desa Boneatiro Kabupaten Buton. MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 109–113. https://doi.org/10.58184/mestaka.v2i2.82

Rizqy Dea. (2023). Analisis Penggunaan Instagram Sebagai Media Pemasaran Digital Dalam Meningkatkan Penjualan Produk (Studi Deskriptif Pada Akun @Raffa_Gorden). Universitas Tidar.

Rokom. (2023). Praevelensi Stunting di Indonesia Turun ke 21,6% dari 24,4%. Sehatnegeriku Kemenkes. https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230125/3142280/prevalensi-stunting-di-indonesia-turun-ke-216-dari-244/

Sari, R. (2022). Implementasi Program Keluarga Harapan dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin di Kota Sabang. In Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh (Issue 1). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Downloads

Published

2025-03-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Tanjung, K., Sholih, S., & Siregar, H. (2025). Implementasi Program DASHAT dalam Pencegahan Stunting pada Balita. Empiricism Journal, 6(1), 18-26. https://doi.org/10.36312/ej.v6i1.2519