Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Jalan Darul Hikmah Terong Tawah

Kondisi Jalan Perkerasan Lentur Surface Distress Index Survei Visual Pemeliharaan Berkala

Authors

Downloads

How to Cite

Romandani, N., Pratama, I. A., & Dewi, N. P. E. L. (2025). Analisa Kerusakan Jalan Menggunakan Metode Surface Distress Index (SDI) Jalan Darul Hikmah Terong Tawah. Empiricism Journal, 6(2), 554-564. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2598

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi perkerasan lentur pada ruas Jalan Darul Hikmah yang terletak di Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Jalan ini memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kawasan permukiman, sekolah, perdagangan, serta jalur distribusi barang, namun belum mendapatkan penanganan pemeliharaan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode Surface Distress Index (SDI), yang merupakan metode visual kuantitatif untuk mengukur tingkat kerusakan jalan berdasarkan empat parameter: luas dan lebar retak, jumlah lubang, serta bekas roda. Data dikumpulkan melalui survei visual sepanjang 500 meter dan dibagi menjadi lima segmen berdasarkan STA (station). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kerusakan yang dominan adalah retak kulit buaya, lubang, dan rusak tepi, yang tersebar tidak merata di seluruh segmen. Nilai rata-rata SDI pada ruas jalan tersebut sebesar 59, mengindikasikan bahwa jalan berada dalam kondisi sedang dan memerlukan pemeliharaan berkala. Segmen dengan nilai tertinggi mencapai 85 berada pada STA 0+000 hingga STA 0+200, sementara segmen dengan kondisi terbaik (nilai SDI 25) berada pada STA 0+200 hingga STA 0+400. Hasil ini menunjukkan pentingnya penerapan metode SDI sebagai dasar teknis dalam perencanaan pemeliharaan dan peningkatan infrastruktur jalan lokal, terutama di daerah dengan sumber daya terbatas. Penelitian ini juga menekankan pentingnya sistem drainase dan desain geometrik yang sesuai guna meningkatkan umur layanan jalan.

Analysis of Road Damage Using the Surface Distress Index (SDI) Method on the Darul Hikmah Terong Tawah Road

Abstract

This study aims to evaluate the flexible pavement condition of Darul Hikmah Road located in Terong Tawah Village, Labuapi District, West Lombok Regency. This road plays a strategic role as a connector between residential areas, schools, commercial centers, and logistics routes, yet has not received proper maintenance. The study employs the Surface Distress Index (SDI) method, a quantitative visual approach that assesses pavement surface damage based on four parameters: crack area and width, pothole count, and wheel path deformation. Data were collected through a 500-meter visual survey divided into five segments based on stationing (STA). The results reveal that dominant types of damage include alligator cracking, potholes, and edge failures, unevenly distributed across the segments. The average SDI value was 59, indicating a fair condition that necessitates periodic maintenance. The highest SDI score (85) was recorded in STA 0+000 to STA 0+200, while the best segment condition (SDI 25) was found in STA 0+200 to STA 0+400. These findings affirm the practicality and accuracy of the SDI method in guiding maintenance planning, particularly in regions with limited technical resources. Furthermore, the study highlights the importance of adequate drainage systems and appropriate geometric road design to extend pavement service life and ensure safe, efficient traffic flow.