Sifat Fisis dan Mekanis Kayu Jati (Tectona grandis L.F) Berdasarkan Posisi pada Batang

Kayu Jati Sifat Fisis dan Mekanis Posisi Kayu Batang

Authors

Downloads

How to Cite

Masrilurrahman, L. S., Sadir, M., & Alfiansyah, M. (2025). Sifat Fisis dan Mekanis Kayu Jati (Tectona grandis L.F) Berdasarkan Posisi pada Batang. Empiricism Journal, 6(2), 213-222. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2714

Kayu jati merupakan hasil hutan kayu yang dimanfaatkan sebagai bahan bangunan maupun furniture. Batang kayu jati memiliki bagian yang berbeda-beda, yaitu bagian pangkal, tengah, dan ujung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis kayu jati berdasarkan posisi batang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 3 kali ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis varians atau analisis sidik ragam (ANOVA) dengan ? = 5% dengan uji lanjut Duncan. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai rata-rata sifat fisis kayu jati berdasarkan posisi pada batang yg berasal dari Desa Kore memiliki nilai kadar air pada bagian pangkal sebesar 8,20%, bagian tengah sebesar 8,24%, bagian ujung sebesar 8,70%. Nilai kerapatan kayu jati pada bagian pangkal sebesar 0,77 g/cm3, bagian tengah sebesar 0,72 g/cm3, bagian ujung sebesar 0,70 g/cm3. Adapun nilai rata-rata sifat mekanis kayu jati memiliki nilai Modulus of Elasticity (MOE) pada bagian pangkal sebesar 24,06 MPa, bagian tengah sebesar 22,40 MPa, bagian ujung sebesar 21,04 MPa. Nilai Modulus of Rupture (MOR) pada bagian pangkal sebesar 84,07 MPa, bagian tengah sebesar 80,51 MPa, bagian ujung sebesar 79,03 MPa. Hasil Anova menunjukan bahwa sifat fisis dan mekanis kayu jati yang berasal dari Desa Kore tidak memiliki pengaruh yang signifikan antara bagian pangkal, tengah dan ujung batang kayu jati.

Physical and Mechanical Properties of Teak Wood (Tectona grandis L. F) Based on Position on the Trunk

Abstract

Teak wood is a forest product that is used as a building material or furniture. Teak wood trunks have different parts, namely the base, middle, and tip. The purpose of this study was to determine the physical and mechanical properties of teak wood based on the position of the trunk. The research method used is an experimental method using a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 3 replications. Data were analyzed using analysis of variance or analysis of variance (ANOVA) with ? = 5% with Duncan's further test. The results of the analysis showed that the average value of the physical properties of teak wood based on the position of the trunk originating from Kore Village had a water content value at the base of 8.20%, the middle of 8.24%, and the tip of 8.70%. The density value of teak wood at the base was 0.77 g / cm3, the middle of 0.72 g / cm3, and the tip of 0.70 g / cm3. The average value of the mechanical properties of teak wood has a Modulus of Elasticity (MOE) value at the base of 24.06 MPa, the middle of 22.40 MPa, the tip of 21.04 MPa. The Modulus of Rupture (MOR) value at the base is 84.07 MPa, the middle of 80.51 MPa, the tip of 79.03 MPa. The results of Anova show that the physical and mechanical properties of teak wood from Kore Village do not have a significant influence between the base, middle and tip of the teak tree trunk.