Efektivitas Video Marketing dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Kreatif Batik Palembang Sebagai Pendorong Ekonomi Sumatera Selatan

Video Marketing Daya Saing Industri Kreatif Digitalisasi UMKM Batik Palembang

Authors

Downloads

How to Cite

Salsabila, S., Anggiani, P., Reza, A., & Panorama, M. (2025). Efektivitas Video Marketing dalam Meningkatkan Daya Saing Industri Kreatif Batik Palembang Sebagai Pendorong Ekonomi Sumatera Selatan. Empiricism Journal, 6(2), 868-881. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2799

Penelitian ini membahas efektivitas video marketing sebagai strategi promosi dalam meningkatkan daya saing Batik Palembang sekaligus kontribusinya terhadap perekonomian Sumatera Selatan. Batik Palembang sebagai warisan budaya lokal menghadapi tantangan besar di era digital, seperti keterbatasan promosi tradisional, persaingan dengan batik printing, serta rendahnya keterampilan teknis UMKM dalam produksi konten digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan kuesioner, penelitian ini menganalisis peran video marketing dalam membangun citra merek, memperluas pasar, serta memperkuat keterikatan emosional konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video marketing mampu menyampaikan pesan secara visual, audio, dan naratif yang lebih emosional dan imersif, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen, brand awareness, serta minat beli. Teknik storytelling yang mengangkat filosofi motif dan proses pembuatan batik terbukti memperkuat identitas budaya Palembang di mata audiens lokal maupun global. Namun, hambatan berupa keterbatasan teknologi, pemahaman algoritma media sosial, dan kurangnya kolaborasi lintas sektor masih menjadi kendala utama. Untuk mengatasinya, diperlukan pelatihan teknis, pemanfaatan analitik media sosial, serta kolaborasi antara UMKM, pemerintah, komunitas kreatif, dan lembaga pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan video marketing yang efektif tidak hanya mendukung keberlanjutan UMKM Batik Palembang, tetapi juga berpotensi besar dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan kontribusi terhadap PDRB, serta memperkuat citra budaya Sumatera Selatan di pasar nasional maupun internasional.

The Effectiveness of Video Marketing in Enhancing the Competitiveness of the Palembang Batik Creative Industry as a Driver of South Sumatra's Economy

Abstract

This study explores the effectiveness of video marketing as a promotional strategy to enhance the competitiveness of Palembang Batik and its contribution to the regional economy of South Sumatra. As a cultural heritage product, Palembang Batik faces major challenges in the digital era, including the limitations of traditional promotion, competition from printed batik, and the lack of technical skills among SMEs in producing digital content. Using a descriptive qualitative approach through interviews, observations, document analysis, and consumer questionnaires, this research examines the role of video marketing in strengthening brand image, expanding market reach, and fostering emotional engagement with consumers. The findings indicate that video marketing effectively conveys messages through visual, audio, and narrative elements in an emotional and immersive manner, thereby enhancing consumer trust, brand awareness, and purchase intention. Storytelling techniques highlighting the philosophy behind motifs and the batik-making process have proven to strengthen Palembang’s cultural identity for both local and global audiences. However, challenges such as limited technology access, insufficient knowledge of social media algorithms, and lack of cross-sector collaboration remain critical barriers. To address these, technical training, social media analytics, and stronger collaboration among SMEs, government, creative communities, and educational institutions are essential. Ultimately, effective video marketing not only sustains Palembang Batik SMEs but also creates job opportunities, increases regional GDP contributions, and strengthens South Sumatra’s cultural image in national and international markets.