Pengembangan Framework Penelitian Berorientasi Dampak untuk Percepatan Lulusan Studi Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi UNDIKMA

Framework Penelitian Percepatan Lulusan Pendidikan Teknologi Informasi

Authors

Downloads

How to Cite

Fuaddunnazmi, M., & Safitri, B. R. A. (2025). Pengembangan Framework Penelitian Berorientasi Dampak untuk Percepatan Lulusan Studi Mahasiswa Pendidikan Teknologi Informasi UNDIKMA. Empiricism Journal, 6(2), 510-518. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.2800

Tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Undikma Mataram pada angkatan 2019, 2020, dan 2021 masih tergolong rendah, yaitu rata-rata hanya sekitar 50%. Kondisi ini menjadi tantangan serius dalam upaya peningkatan akreditasi program studi menuju predikat unggul. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini bertujuan mengembangkan framework percepatan kelulusan studi yang berorientasi pada dampak. Penelitian menggunakan metode pengembangan pendidikan berdasarkan 10 langkah Borg and Gall, meliputi studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan model konseptual, validasi oleh pakar, uji coba melalui Focus Group Discussion (FGD), hingga implementasi dan publikasi hasil. Produk utama berupa model framework percepatan studi dan instrumen pengukuran validitas serta lembar observasi capaian studi. Data dikumpulkan melalui validasi ahli dan observasi mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Validasi dilakukan oleh dua dosen pakar untuk menilai kelayakan isi dan konstruk model. Uji dampak dilakukan terhadap 10 mahasiswa yang sedang menjalani bimbingan skripsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa framework yang dikembangkan dinilai layak dan memiliki potensi untuk mempercepat kelulusan mahasiswa. Meski demikian, tantangan utama mahasiswa dalam menerapkan framework ini terletak pada pengelolaan waktu dan pengambilan keputusan akademik. Secara strategis, framework ini dinilai mampu menjadi pijakan sistematis dalam meningkatkan mutu akademik dan kinerja institusional program studi secara berkelanjutan, khususnya dalam konteks percepatan kelulusan dan akreditasi unggul.

Development of an Impact-Oriented Research Framework for Accelerating Student Graduation in the Information Technology Education Program at UNDIKMA

Abstract

The on-time graduation rate of students in the Information Technology Education (PTI) Study Program at Undikma Mataram for the 2019, 2020, and 2021 cohorts remains relatively low, averaging only around 50% of total new student enrollment per cohort. This condition poses a significant challenge for the study program in its efforts to improve accreditation status toward an “Excellent” rating. To address this issue, this study aims to develop an impact-oriented graduation acceleration framework. The research employed an educational development approach using Borg and Gall’s ten-step model, including preliminary study, planning, conceptual and hypothetical framework development, expert validation, revision, Focus Group Discussion (FGD) trials, further revision, implementation in the PTI Study Program, final revision, and scientific publication as a substitute for dissemination. The outputs of this research include a graduation acceleration framework model, research instruments for validity assessment, and observation sheets for evaluating learning outcomes. Data were collected through expert validation and student observation, then analyzed descriptively. Model feasibility was assessed by two expert lecturers, focusing on content and construct validity. The framework’s impact was examined through responses from ten students undergoing thesis supervision. Results indicate that the developed framework is feasible and holds potential to accelerate student graduation. However, the main challenges faced by students during implementation involve time management and academic decision-making, which affect consistency in timely study completion. Strategically, this framework offers a systematic foundation for improving academic quality and institutional performance in achieving sustainable excellence in accreditation.