Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila dalam Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi Pembentukan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang

Nilai Pancasila Proyek P5 Pendidikan Karakter

Authors

Downloads

How to Cite

Mali, K. E., Gultom, A. F., & Effendi, Y. R. (2025). Pentingnya Nilai-Nilai Pancasila dalam Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi Pembentukan Karakter Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang. Empiricism Journal, 6(2), 813-822. https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.3004

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penghayatan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta menganalisis kendala dan strategi penyelesaiannya dalam pembentukan karakter peserta didik Sekolah Menengah Pertama di Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, koordinator P5, peserta didik, dan orang tua. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kegiatan P5 telah berjalan secara progresif, tantangan signifikan masih ditemukan, seperti keterbatasan fasilitas, rendahnya partisipasi orang tua, serta motivasi peserta didik yang fluktuatif. Upaya strategis yang dilakukan mencakup peningkatan komunikasi sekolah–rumah, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), dan refleksi nilai. Penelitian ini merekomendasikan sinergi multipihak, pelatihan guru kontekstual, serta penguatan budaya sekolah untuk mendukung efektivitas pendidikan karakter berbasis Pancasila.

The Importance of Pancasila Values in the Pancasila Student Profile Strengthening Project Activities (P5) for Student Character Formation

Abstract

This study aims to explore the internalization of Pancasila values through the Strengthening the Pancasila Student Profile Project (P5) and to analyze its challenges and strategic solutions in shaping students' character at a junior secondary school in Malang City. A qualitative descriptive method was employed, using in-depth interviews, observation, and documentation involving school leaders, teachers, P5 coordinators, students, and parents. The findings reveal that while the internalization of Pancasila values through P5 has shown progressive implementation, significant challenges persist, including limited facilities, low parental involvement, and fluctuating student motivation. Strategic efforts undertaken include enhancing school-parent communication, experiential learning approaches, and value-based reflection. This study recommends the following to improve the effectiveness of character education grounded in the principles of the Indonesian ideology, known as Pancasila: strengthening multi-stakeholder collaboration, providing context-specific teacher training, and fostering a positive school culture.