Analisis Nilai Ekonomi Berbagai Pola Tanam dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Rumahtangga Petani Tanaman Pangan di Lahan Kering Kabupaten Lombok Tengah
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i2.3015Keywords:
Usahatani Lahan Kering, Kontribusi, Tanaman Pangan, Pola TanamAbstract
Kecamatan Pujut merupakan kecamatan dengan potensi lahan kering terluas di Kabupaten Lombok Tengah sekaligus menjadi sentra produksi pangan.Tujuan penelitian adalah menganalisis nilai ekonomi pola tanam usahatani lahan kering dan kontribusinya terhadap pendapatan dan kesejahteraan petani lahan kering di Kecamatan Pujut-Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian adalah deskriptif dan pengumpulan data dengan teknik survey. Lokasi penelitian di Desa Sengkol, dan Desa Kawo (Kecamatan Pujut) yang ditentukan secara purposive sampling karena potensi pertanian lahan perrtanian tergolong luas, dan petani responden 45 orang. Analisis data menggunakan analisis biaya dan pendapatan serta kontribusi ekonomi usahatani terhadap pendapatan rumahtangga petani. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola tanam usahatani lahan kering di Kabupaten Lombok Tengah, yaitu: I.padi-semangka-bera; II.padi-melon-bera dan III.padi-jagung-bera. Pendapatan pola tanam I, II, dan III secara berurutan sebesar Rp.35.050.243,6/ha; Rp.45.568.976,26/ha dan Rp.33.346.667,88/ha. Rata-rata pendapatan usahatani tersebut sebesar Rp. 10.466.717,91/tahun atau berkontribusi sebesar 47,83% terhadap total pendapatan rumah tangga petani. Pendapatan usahatani lahan kering menghasilkan pendapatan per kapita Rp 2.616.679,48/kapita/tahun atau setara beras 200,73 kg/kapita/tahun (tergolong sangat miskin); sedangkan berdasarkan pendapatan total rumahtangga menghasilkan pendapatan per kapita sebesar Rp 5.470.346,15/kapita/tahun yang setara beras 419,63 kg/kapita/ tahun (tergolong miskin), namun kegiatan di luar usahatani tanaman pangan meningkatkan pendapatan per kapita sebesar 109,05 % dan mendekati standar sejahtera.
Analysis of the Economic Value of Various Cropping Patterns and Their Contribution to the Income of Food Crop Farmers in Dry Land in Central Lombok District
Abstract
Pujut District is a district with the largest dry land potential in Central Lombok Regency and is also a center for food production. The purpose of this study was to analyze the economic value of dry land farming patterns and their contribution to the income and welfare of dry land farmers in Pujut District, Central Lombok Regency. The type of research is descriptive and data collection using survey techniques. The location of the study was in Sengkol Village and Kawo Village (Pujut District) which were determined by purposive sampling because the potential for agricultural land is relatively large, and there were 45 respondent farmers. Data analysis used cost and income analysis and the economic contribution of farming to farmer household income. The results of the study showed three dry land farming patterns in Central Lombok Regency, namely: I. rice-watermelon-fallow; II. rice-melon-fallow and III. rice-corn-fallow. The income of planting patterns I, II, and III respectively was Rp. 35,050,243.6/ha; Rp.45,568,976.26/ha and Rp.33,346,667.88/ha. The average income of the farming business is Rp. 10,466,717.91/year or contributes 47.83% to the total income of farmer households. The income of dry land farming business generates a per capita income of Rp. 2,616,679.48/capita/ year or equivalent to 200.73 kg of rice/capita/year (categorized as very poor); while based on total household income, it generates a per capita income of Rp. 5,470,346.15/ capita/year which is equivalent to 419.63 kg of rice/capita/year (categorized as poor), but activities outside of food crop farming increase per capita income by 109.05% and approach the welfare standard.
Downloads
References
BPS Lombok Tengah. (2021). Luas Tanah Sawah dan Lahan Kering di Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2021.
Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah. (2023). Lombok Tengah Dalam Data 2023. https://data.lomboktengahkab.go.id.
Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lombok Tengah. (2020). Luas Lahan Pertanian di Kecamatan Pujut 2016 – 2019. Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lombok Tengah. Praya.
Fadholi, A dan Supriatin,D. (2017). Sistem Pola Tanam di Wilayah Paringan Berdasarkan Klasifikasi Iklim Oldeman. Jurnal Pendidikan, 12(2),61-70
Hastuti D. R. dan Rahim A. (2017). dalam Downey dan Erickson. 1992. Manajemen Agribisnis (edisi kedua) (terjemahan: Alfonsus Sirait). Erlangga.Jakarta.
Hatta, H.R. Maharani, S. Arifin, z., Malik, A. Khairina,D.M., Ramadiani, (2018). Sistem Pakar Pemilihan Tanaman Pertanian Untuk Lahan Kering. Edisi September 2018. Mulawarman University Press. Samarinda. Hal 12-13.
https://mail.onlinejournal.unja.ac.id/jseb/article/view/5059.
Ilyas. (1998). Kajian Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Pasangan Usia Subur dalam Rangka Pengelolaan Kependudukan (Studi Kasus di Kota Madya Ujung Pandang). Majalah Demografi Indonesia. No.37 Lembaga Penelitian Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.
Izzuddin, F. and Rochdiani, D. (2024). Analisis kontribusi pendapatan rumah tangga petani kopi (suatu kasus petani kopi di desa margamulya, kecamatan pangalengan, kabupaten bandung). Mimbar Agribisnis Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1), 164. https://doi.org/10.25157/ma.v10i1.11513
Janah, F., Alifia, N., & Nirwana, P. (2024). Strategi akumulasi petani desa dalam memperbaiki taraf hidup mereka. Jurnal Ekonomi Stiep, 9(1), 177-184. https://doi.org/10.54526/jes.v9i1.284
Kardiyem, K., Astuti, D., Mudrikah, S., Khafidz, A., Mukoyimah, S., Sulawartisari, S., … & Novelia, W. (2022). Pelatihan edukasi penghitungan risiko biaya dan pendapatan petani bawang merah di desa genengadal kabupaten grobogan. Surya Abdimas, 6(4), 690-701. https://doi.org/10.37729/abdimas.v6i4.2277
Kusumo, R., Mukti, G., & Charina, A. (2024). Kerentanan rumah tangga petani padi sawah tadah hujan (studi kasus di kecamatan kroya kabupaten indramayu). Mimbar Agribisnis Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(2), 1991. https://doi.org/10.25157/ma.v10i2.13888
Manyamsari. I.. dan Mujibburrahmad. (2014). Karakteristik Petani Hubungannya dengan Kompetensi Petani Lahan Sempit. Jurnal Agrisep. 15 (2): 58-74. https://jurnal.usk.ac.id/agrisep/article/view/2099/2050
Nababan, M., Pakpahan, H., Manullang, N., & Simatupang, J. (2023). Faktor yang mempengaruhi diversifikasi mata pencaharian rumah tangga petani kopi arabika di kecamatan lintong nihuta, provinsi sumatera utara. Agrimor, 8(1), 22-29. https://doi.org/10.32938/ag.v8i1.2012
Nasir, M. (2014). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia. Jakarta. 622 hlm
Ramli, A. (2021). Pola Tanam Pertanian Lahan Kering Untuk Sistem Polikultur Terintegrasi di Pulau Lombok Indonesia. Jurnal Pendidikan Geosfer. 6 (2).
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian. Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Alfabeta. Bandung.
Sumodiningrat, G. Santosa, B. dan Maiwan, M. (1999). Kemiskinan: Teori, Fakta dan Kebijakan. Edisi Pertama, Penerbit IMPAC. Jakarta. 153 hlm
Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usahatani: Pengetahuan Terapan tentang Cara-Cara Petani atau Peternak. Penerbit Swadaya. Jakarta.124 hlm
Susanto, H., Syahrial, R., & Budiwan, A. (2022). Analisis kredit usaha tani terhadap kesejahteraan petani di desa kedung lengkong, kecamatan dlangu, kabupaten mojokerto. Ekonomika45 jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Bisnis Kewirausahaan, 9(2), 139-150. https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v9i2.215
Wardhani, N., Rosada, I., & Nuraeni, N. (2022). Kajian struktur dan alokasi pendapatan rumahtangga petani padi berdasarkan luas lahan. wiratani, 5(2), 125. https://doi.org/10.33096/wiratani.v5i2.96
Wuryantoro, W. and Ayu, C. (2023). Nilai tukar dan kesejahteraan rumahtangga petani di kecamatan pringgasela kabupaten lombok timur. Jurnal Agrimansion, 24(1), 166-176. https://doi.org/10.29303/agrimansion.v24i1.1349
Yuni, S. (2019). Analisis Pengaruh Curah Hujan Terhadap Pola Tanam di Das Saddang. Skripsi-S1 thesis, Universitas Hasanuddin Gowa Sulawesi Selatan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Candra Ayu, Wuryantoro Wuryantoro

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.