Survei Persepsi Masyarakat Terhadap Implementasi Inovasi Pelayanan di Pemerintah Kecamatan Jereweh
DOI:
https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3037Keywords:
Inovasi Pelayanan Publik, Persepsi Masyarakat, Kualitas Pelayanan, Pemerintahan DaerahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap efektivitas implementasi inovasi pelayanan di Pemerintah Kecamatan Jereweh, sebuah isu yang krusial namun belum banyak dikaji secara mendalam pada konteks lokal tingkat kecamatan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan selama periode Maret-Mei 2025 melalui wawancara mendalam dengan 3 kelompok informan kunci yang dipilih secara purposif (pejabat kecamatan, pengguna layanan, tokoh masyarakat), observasi, dan studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat secara umum positif, didorong oleh manfaat nyata seperti peningkatan kecepatan, kemudahan, dan transparansi layanan. Faktor-faktor kunci yang memengaruhi persepsi positif meliputi manfaat langsung inovasi, kualitas interaksi dengan petugas yang ramah dan kompeten, serta kejelasan informasi. Namun, implementasi ini masih menghadapi tantangan inklusivitas yang signifikan, di mana kelompok rentan (lansia, disabilitas, dan warga di area dengan infrastruktur digital minim) mengalami kesenjangan akses. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan teknis sebuah inovasi harus diimbangi dengan upaya menjamin pemerataan akses untuk mewujudkan pelayanan publik yang benar-benar inklusif.
Public Perception on the Implementation of Public Service Innovation in Jereweh District
Abstract
This study aims to analyze public perceptions of the effectiveness of service innovation implementation in the Jereweh District Government, a crucial issue that has not been widely studied in depth in the local context at the sub-district level. Using descriptive qualitative methods, data were collected during March-May 2025 through in-depth interviews with three purposively selected key informant groups (sub-district officials, service users, community leaders), observations, and documentation studies. Data were analyzed using thematic analysis techniques. The results indicate that public perceptions are generally positive, driven by tangible benefits such as increased speed, convenience, and transparency of services. Key factors influencing positive perceptions include the direct benefits of the innovation, the quality of interactions with friendly and competent officers, and the clarity of information. However, this implementation still faces significant inclusivity challenges, where vulnerable groups (the elderly, people with disabilities, and residents in areas with minimal digital infrastructure) experience access gaps. These findings emphasize that the technical success of an innovation must be balanced with efforts to ensure equitable access to truly inclusive public services.
Downloads
References
Aprela, D., Catraningrum, K., Syakira, T., Pamungkas, S., Naba, R., & Cahyadi, R. (2023). Pelatihan digital marketing guna membangun ekosistem digital di kelurahan jatirangga. Journal of Servite, 5(1), 53. https://doi.org/10.37535/1020054120236
Braun, V., & Clarke, V. (2022). Thematic Analysis: A Practical Guide. SAGE Publication.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publication.
Diah, M. (2020). Embangunan pedesaan untuk mengurangi kesenjangan antara desa dan kota di indonesia: peluang dan tantangan. Public Administration Journal of Research, 2(2), 165-173. https://doi.org/10.33005/paj.v2i2.45
Fahroji, Z., Burhanudin, & Iskandar, E. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Kantor Camat Kecamatan Anggana Kabupaten Kutai Kartanegara. EJournal Ilmu Pemerintahan, 6(4), 1729–1738.
Gita, L., Larasati, E., & Hidayat, Z. (2015). Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Pembayaran Pajak BPHTB di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 4(2), 336–348.
Haniko, P., Sappaile, B., Gani, I., Sitopu, J., Junaidi, A., SOFYAN, S., … & Cahyono, D. (2023). Menjembatani kesenjangan digital: memberikan akses ke teknologi, pelatihan, dukungan, dan peluang untuk inklusi digital. Jurnal Pengabdian West Science, 2(05), 306-315. https://doi.org/10.58812/jpws.v2i5.371
Herdiana, D. (2022). Kemiskinan, kesenjangan sosial dan pembangunan desa. JIM, 2(3), 172-180. https://doi.org/10.33197/jim.vol2.iss3.2022.985
Ismail, N. (2024). Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk lansia di indonesia: sebuah studi literatur. Jurnal Jtik (Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi), 8(2), 285-296. https://doi.org/10.35870/jtik.v8i2.1657
Koswara, A. (2024). Digitalisasi ekonomi di pedesaan: mengkaji kesenjangan infrastruktur digital di indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 5(3), 180. https://doi.org/10.36722/jaiss.v5i3.3407
Lahada, G. (2017). Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Administrasi Pada Kantor Lurah Uemalingku Kecamatan Ampana Kota. Jurnal Ilmiah Administratie, 8(1), 11–23.
Pasaribu, V. (2018). Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik di Kantor Kepala Desa Sisarahili Kecamatan Sogae’adu Kabupaten Nias. Jurnal Publik Reform, 3(1), 338–378.
Pratama, A. D., Kusuma, A. R., & Hasanah, N. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda. EJournal Pemerintahan Integratif, 8(2), 777–785.
Rahman, F., Astagini, A., & Effendy, A. (2020). Kesenjangan pembangunan di tingkat lokal: refleksi atas implementasi otonomi daerah di indonesia. Journal of Governance Innovation, 2(2), 93-111. https://doi.org/10.36636/jogiv.v2i2.422
Rodiyah, S., Driana, E., & Yuliawati, S. (2023). Pembelajaran campuran di tengah kesenjangan digital: studi fenomenologi di raudhatul athfal. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7191-7203. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5661
Sarjito, A. (2023). Dampak digitalisasi administrasi perdesaan di negara berkembang. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi, 13(2), 106-124. https://doi.org/10.33592/jiia.v13i2.3814
Sineri, S. S., & Aedah, N. (2023). Implementasi Program Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pada DPMPTSP Kabupaten Puncak Jaya. Jurnal Kebijakan Publik, 6(3), 162–169.
Siregar, A. M., & K. (2014). Persepsi Masyarakat Terhadap Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan. Jurnal Administrasi Publik, 2(1), 21–39.
Sulistiyani, A. T., & Pratiwi, D. (2022). Faktor Demografis dan Persepsi Masyarakat terhadap Pelayanan Publik. Jurnal Kebijakan Dan Manajemen Publik, 26(3), 123–140.
Susanti, W., Jannatuzzahra, K., Kartika, A., & Mukaromah, S. (2023). Upaya dalam mengurangi kesenjangan digital pada penerapan smart village. sitasi, 3(1), 334-343. https://doi.org/10.33005/sitasi.v3i1.336
Ujianti, P., Suastika, I., & Dewi, P. (2021). Tantangan praktek pembelajaran anak usia dini di masa pandemi covid-19. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 318. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.41841
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mar'atun Shalihah, Umar Umar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.