Teknik Adaptasi, Amplifikasi dan Kesepadanan Lazim Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia dalam Website Wonderful Indonesia

Penerjemahan Pariwisata Arab–Indonesia Adaptasi Amplifikasi Kesepadanan Lazim

Authors

Downloads

How to Cite

Taufiqurrahman, T., Supianudin, A., & Addriadi, I. (2025). Teknik Adaptasi, Amplifikasi dan Kesepadanan Lazim Bahasa Arab ke Bahasa Indonesia dalam Website Wonderful Indonesia. Empiricism Journal, 6(3), 1537-1548. https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3206

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis penerapan tiga teknik penerjemahan adaptasi, amplifikasi, dan kesepadanan lazim pada terjemahan Arab Indonesia di situs resmi Wonderful Indonesia. Berlandaskan kerangka Molina dan Albir, studi ini memetakan bentuk penerapan teknik pada segmen promosi yang diambil dari empat wilayah utama: Jakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera dalam versi Arab Indonesia. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif; data dikodekan menurut taksonomi teknik lalu disintesiskan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memetakan pola penggunaan dan fungsi retorisnya. Hasil menunjukkan bahwa adaptasi efektif mengalihkan register dan realia budaya agar fungsional bagi audiens sasaran; amplifikasi memperjelas pelaku/tujuan serta memperkuat imaji arsitektural alam; sedangkan kesepadanan lazim menstabilkan nomenklatur geografis institusional. Kombinasi ketiganya menyampaikan pesan pariwisata secara efektif, mempertahankan nuansa budaya lokal, dan meningkatkan keterbacaan bagi pembaca sasaran. Kebaruan studi ini terletak pada fokusnya terhadap teks promosi pariwisata resmi pemerintah berbeda dari penelitian yang dominan pada teks keagamaan atau sastra serta pada pengaitan temuan mikro (pilihan teknik) dengan implikasi lokalisasi di tingkat situs. Kontribusi praktis meliputi rekomendasi penyusunan pedoman editorial, glosarium Arab Indonesia, kurasi manusia atas keluaran mesin, dan pelatihan bahasa Arab untuk tujuan khusus bagi pelaku garda depan. Keterbatasan penelitian mencakup fokus pada tiga teknik dan satu portal; riset lanjut dapat memperluas korpus, memasukkan teknik lain, dan menguji dampak terhadap perilaku pengguna.

Adaptation, Amplification, and Established Equivalence Techniques from Arabic to Indonesian in the Wonderful Indonesia Website

Abstract

This study aims to identify and analyze the application of three translation techniques adaptation, amplification, and established equivalent in Arabic–Indonesian translations on the official Wonderful Indonesia website. Drawing on Molina and Albir’s framework, the study maps how these techniques are applied in promotional segments drawn from four key regions Jakarta, Bali, East Nusa Tenggara, and Sumatra in the Arabic–Indonesian versions. A qualitative descriptive approach was employed; data were coded according to the technique taxonomy and synthesized through stages of reduction, display, and conclusion drawing to chart usage patterns and rhetorical functions. The findings show that adaptation effectively reconfigures register and culture-bound items to be functional for the target audience; amplification clarifies agents/purposes and strengthens architectural natural imagery; whereas established equivalent stabilizes geographic institutional nomenclature. In combination, the three techniques convey tourism messages effectively, preserve local cultural nuances, and improve readability for the intended readership. The study’s novelty lies in its focus on official government promotional texts distinct from prior research dominated by religious or literary translation and in linking micro-level findings (technique choices) to site-level localization implications. Practical contributions include recommendations for editorial guidelines, an Arabic–Indonesian glossary/termbase, human curation of machine outputs, and Arabic-for-specific-purposes training for frontline personnel. The study is limited to three techniques and a single portal; future research may expand the corpus, include additional techniques, and test effects on user behavior.