Evaluasi Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK-EMKM) Pada UMKM Produsen Cakalang di Bitung

SAK-EMKM Laporan Keuangan Kinerja Keuangan UMKM

Authors

Downloads

How to Cite

Maradesa, N. C., Butarbutar, T. E., & Wuisan, Y. W. (2025). Evaluasi Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah (SAK-EMKM) Pada UMKM Produsen Cakalang di Bitung. Empiricism Journal, 6(3), 1113-1124. https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3309

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK-EMKM) pada UMKM produsen ikan cakalang di Kota Bitung dengan studi kasus pada UD. Sederhana III. Penelitian ini didasarai oleh rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi, yang berdampak pada keterbatasan akses permodalan, kesulitan pengambilan keputusan, dan lemahnya daya saing. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UD. Sederhana III belum menerapkan SAK-EMKM secara optimal. Pencatatan keuangan masih dilakukan secara manual dan sederhana, terbatas pada transaksi pemasukan dan pengeluaran tanpa pemisahan akun yang sistematis. Hambatan internal meliputi rendahnya pengetahuan akuntansi, keterbatasan sumber daya manusia, serta anggapan bahwa pembukuan formal tidak mendatangkan manfaat langsung. Hambatan eksternal mencakup minimnya pendampingan, pengawasan pemerintah, dan dukungan lembaga keuangan. Penerapan SAK-EMKM sangat penting untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kredibilitas laporan keuangan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku UMKM agar mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar dan meningkatkan daya saing usaha.

Evaluation of the Implementation of Financial Accounting Standards for Micro, Small and Medium Entities (SAK-EMKM) on MSME Producers of Cakalang in Bitung

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK-EMKM) in small-scale tuna (cakalang) processing enterprises in Bitung City, using UD. Sederhana III as a case study. The research is motivated by the limited ability of MSME actors to prepare financial statements in accordance with accounting standards, which constrains access to capital, complicates decision-making, and weakens business competitiveness. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis was conducted through reduction, presentation, and conclusion-drawing, validated using source triangulation. The results indicate that UD. Sederhana III has not yet implemented SAK-EMKM optimally. Financial recording is still conducted manually and in a simple manner, limited to income and expenditure transactions without systematic account classification. Internal barriers include limited accounting knowledge, lack of human resources, and the perception that formal bookkeeping provides no direct benefits. External barriers involve insufficient supervision, limited government assistance, and inadequate institutional support from financial institutions. The implementation of SAK-EMKM is crucial to enhance transparency, accountability, and the credibility of financial reports. Therefore, continuous training and institutional mentoring are essential to enable MSME actors to prepare standardized financial statements and improve business competitiveness.