Manajemen Pembinaan Prestasi pada Club Athletic Kijang Rinjani Cabang Olahraga Atletik Kabupaten Lombok Timur

Manajemen Pembinaan Prestasi Club Kijang Rinjani Olahraga Atletik

Authors

Downloads

How to Cite

Jailani, A. K., Salabi, M., Maulidin, M., & Muhaimin, A. (2025). Manajemen Pembinaan Prestasi pada Club Athletic Kijang Rinjani Cabang Olahraga Atletik Kabupaten Lombok Timur. Empiricism Journal, 6(3), 1384-1394. https://doi.org/10.36312/ej.v6i3.3386

Penelitian ini menguji efektivitas penerapan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) dalam meningkatkan kualitas manajemen pembinaan prestasi pada Club Athletic Kijang Rinjani, Kabupaten Lombok Timur. Hipotesis utama menyatakan bahwa implementasi CIPP secara terintegrasi akan memfasilitasi perbaikan berkelanjutan di setiap tahap program, sehingga meningkatkan kepuasan stakeholder dan prestasi atlet. Metode penelitian mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan partisipasi 35 responden terdiri atas pengurus inti, pelatih, dan atlet serta dukungan data dokumentasi fasilitas dan administrasi klub. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert, wawancara bebas terpimpin, observasi terang dan tersamar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa evaluasi konteks berhasil memetakan kebutuhan dan sasaran program sesuai ekspektasi peserta. Evaluasi input mengungkap kekuatan fasilitas dan anggaran yang memadai, namun juga mengidentifikasi kebutuhan pelatihan pelatih dalam penggunaan teknologi monitoring. Pada tahap proses, mekanisme umpan balik real time terbukti meningkatkan kepatuhan jadwal latihan, walaupun pelaporan hingga kini masih bersifat manual. Evaluasi produk mengonfirmasi capaian prestasi atlet yang memuaskan serta tingkat kepuasan stakeholder yang tinggi, disertai rekomendasi penambahan modul dukungan psikologis untuk mendukung ketahanan mental. Berdasarkan temuan tersebut, hipotesis penelitian dinyatakan terbukti bahwa penerapan CIPP secara komprehensif menciptakan siklus perbaikan yang efektif dan relevan bagi manajemen pembinaan. Temuan utama menegaskan pentingnya alokasi sumber daya pada teknologi monitoring, peningkatan kapasitas pelatih, dan integrasi dukungan psikologis dalam program. Dengan demikian, model CIPP memberikan landasan ilmiah untuk merancang, memonitor, dan mengevaluasi program olahraga secara holistik dan berkelanjutan.

Management of Achievement Development at the Kijang Rinjani Athletic Club, Athletics Sports Branch, East Lombok Regency

Abstract

This study tested the effectiveness of the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model in improving the quality of performance coaching management at the Kijang Rinjani Athletic Club in East Lombok Regency. The primary hypothesis stated that implementing CIPP would facilitate continuous improvement at every program stage, thereby increasing stakeholder satisfaction and athlete performance. The research method combined quantitative and qualitative approaches with the participation of 35 respondents consisting of core administrators, coaches, and athletes, supported by documentation data from the club's facilities and administration. Data was collected through a Likert-scale questionnaire, guided interviews, overt and covert observations, and documentation. The results showed that the context evaluation successfully mapped the program's needs and objectives according to participant expectations. The input evaluation revealed the strengths of adequate facilities and budget and identified the need for coach training in monitoring technology. A real-time feedback mechanism improved adherence to training schedules at the process stage, although reporting remains manual. The product evaluation confirmed satisfactory athlete performance and a high level of stakeholder satisfaction, along with recommendations for adding a psychological support module to foster mental resilience. Based on these findings, the research hypothesis was proven that the comprehensive implementation of CIPP creates a practical and relevant improvement cycle for coaching management. Key findings highlight the importance of allocating resources to monitoring technology, enhancing coach capacity, and integrating psychological support into programs. Thus, the CIPP model provides a scientific basis for designing, monitoring, and evaluating sports programs holistically and sustainably.