Strategi Pembelajaran Inklusi untuk Anak dengan Speech Delay melalui Pendekatan Visual dan Taktil

Authors

  • Dewi Rayani Universitas Pendidikan Mandalika
  • Eneng Garnika Universitas Pendidikan Mandalika
  • Baiq Rohiyatun Universitas Pendidikan Mandalika

DOI:

https://doi.org/10.36312/gv446r83

Keywords:

Pembelajaran Inklusif, Keterlambatan Bicara, Pendekatan Visual, Pendekatan Taktil

Abstract

Anak dengan keterlambatan bicara di kelas inklusif sering menghadapi kesulitan dalam memahami instruksi verbal dan mengekspresikan diri, yang dapat menghambat perkembangan akademik dan sosial mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan efektivitas strategi pembelajaran berbasis pendekatan visual dan taktil bagi anak dengan keterlambatan bicara. Pendekatan ini dirancang untuk memanfaatkan gaya belajar visual-kinestetik yang dominan pada anak-anak tersebut, yang masih jarang dieksplorasi dalam pendidikan inklusif di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, yang dilakukan di TK Permata Bangsa, Mataram. Data dikumpulkan melalui triangulasi observasi, wawancara mendalam dengan guru, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan visual dan taktil secara signifikan meningkatkan pemahaman bahasa, kosakata, dan komunikasi anak. Pendekatan taktil juga mendukung perkembangan psikomotor dan pemrosesan sensorik yang esensial untuk kemampuan bicara. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh lingkungan belajar yang fleksibel dan guru yang responsif. Secara keseluruhan, strategi pembelajaran visual-taktil yang berpusat pada anak terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak dengan keterlambatan bicara dalam konteks pendidikan inklusif.

Inclusive Learning Strategies for Children with Speech Delay through Visual and Tactile Approaches

Abstract

Children with speech delay in inclusive classrooms often face difficulties in understanding verbal instructions and expressing themselves, which can hinder their academic and social development. This study aims to describe the implementation and effectiveness of a visual and tactile-based learning strategy for children with speech delays. This approach is designed to leverage the dominant visual-kinesthetic learning styles of these children, which has been rarely explored in inclusive education in Indonesia. The study employs a qualitative approach with a case study design, conducted at Permata Bangsa Kindergarten, Mataram. Data were collected through triangulation of observation, in-depth interviews with teachers, and document analysis. The results show that the combination of visual and tactile approaches significantly improves language comprehension, vocabulary, and communication skills in children. The tactile approach also supports psychomotor development and sensory processing, which are essential for speech development. This success is influenced by a flexible learning environment and responsive teachers. Overall, the child-centered visual-tactile learning strategy proves effective in supporting the development of children with speech delay in the context of inclusive education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayres, A. J. (2005). Sensory Integration and the Child. Western Psychological Services.

Bondy, A., & Frost, L. (1994). The Picture Exchange Communication System. Focus on Autistic Behavior.

Hurlock, E. B. (1997). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Edisi Kelima). Erlangga.

Iverson, J. M. (2010). Developing language in a developing body: The relationship between motor development and language development. Journal of Child Language, 37(2), 229–261.

Johnston, S. (2020). Visual Learning Strategies for Children with Communication Delays. New York: Routledge.

Lestari, D., & Wulandari, S. (2024). Pengaruh Sensory Play Terhadap Kemampuan Bicara Anak Terlambat Bicara (Speech Delay). Jurnal Pendidikan Inklusi dan Disabilitas, 4(1), 45-55.

Liza A, Wulansari V (2025). Peran Guru dalam Mengembangkan Kemampuan Bicara Anak dengan Speech Delay melalui Media Pembelajaran Visual dan Strategi Interaktif. Julrnal Pelndidikan Anak Usia Dini. Voll. 8,2.

Paul, R. (2007). Language Disorders from Infancy through Adolescence: Assessment & Intervention. Mosby Elsevier.

Pratiwi, A., & Hidayat, R. (2023). Efektivitas Media Flashcard dan PECS dalam Meningkatkan Kemampuan Kosakata Anak Speech Delay di TK Inklusi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 150-162.

Quill, K. A. (1995). Teaching Children with Autism: Strategies to Enhance Communication and Socialization. Delmar Publishers.

Wetherby, A. M., & Prizant, B. M. (1989). The Expression of Communicative Intent: Assessment Guidelines. Seminars in Speech and Language.

Yin, R. K. (2002). Studi Kasus (Desain dan Metode). Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2025-12-29

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rayani, D., Garnika, E., & Rohiyatun, B. (2025). Strategi Pembelajaran Inklusi untuk Anak dengan Speech Delay melalui Pendekatan Visual dan Taktil. Empiricism Journal, 6(4), 2251-2258. https://doi.org/10.36312/gv446r83