Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Bawang Merah di Desa Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu

Authors

  • Joni Rianto Siregar Universitas Islam Labuhan Batu
  • Irhamna Mandili Lubis Universitas Islam Labuhan Batu
  • Rahmi Sari Universitas Islam Labuhan Batu

DOI:

https://doi.org/10.36312/qyx32x12

Keywords:

Jarak Tanam, Bawang Merah, Pertumbuhan Tanaman, Produktivitas, Hortikultura

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di wilayah Indonesia, termasuk di Desa Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Salah satu faktor budidaya yang memengaruhi produktivitas bawang merah adalah jarak tanam, karena ruang tumbuh berkaitan langsung dengan kompetisi cahaya, air, dan unsur hara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jarak tanam terhadap pertumbuhan bawang merah dan menentukan jarak optimal untuk diterapkan di lokasi penelitian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri atas tiga perlakuan jarak tanam: P1 (10 × 10 cm), P2 (15 × 15 cm), dan P3 (20 × 20 cm), masing-masing diulang tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan diameter umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap semua parameter pertumbuhan. Perlakuan P2 memberikan hasil terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 32,8 cm, jumlah daun 12,7 helai, dan diameter umbi 3,6 cm, sedangkan perlakuan P1 menghasilkan nilai terendah. Temuan ini menunjukkan bahwa jarak tanam moderat memberikan keseimbangan optimal antara ruang tumbuh dan penggunaan lahan. Dengan demikian, jarak tanam 15 × 15 cm direkomendasikan sebagai jarak tanam ideal dalam budidaya bawang merah di Desa Jawi-Jawi dan wilayah dengan karakteristik lahan yang serupa.

The Effect of Planting Distance on the Growth of Shallots in Jawi-Jawi Village, Panai Hulu District, Labuhanbatu Regency

Abstract

Shallots (Allium ascalonicum L.) are a horticultural commodity with high economic value and are widely cultivated in Indonesia, including in Jawi-Jawi Village, Panai Hulu District, Labuhanbatu Regency. One of the cultivation factors that influence shallot productivity is planting distance, because growing space is directly related to competition for light, water, and nutrients. This study aims to determine the effect of variations in planting distance on shallot growth and determine the optimal distance to be applied at the research location. The research method used a quantitative approach with a randomized block design (RAK) consisting of three planting distance treatments: P1 (10 × 10 cm), P2 (15 × 15 cm), and P3 (20 × 20 cm), each repeated three times. The parameters observed included plant height, number of leaves, and bulb diameter. The results showed that planting distance significantly affected all growth parameters. Treatment P2 produced the best results, with an average plant height of 32.8 cm, leaf number of 12.7, and bulb diameter of 3.6 cm, while treatment P1 produced the lowest results. These findings indicate that moderate planting distance provides an optimal balance between growing space and land use. Therefore, a planting distance of 15 × 15 cm is recommended as the ideal planting distance for shallot cultivation in Jawi-Jawi Village and areas with similar land characteristics.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulkareem, K. A., Olayinka, B. U., Sulyman, R. A., Danzaki, M. M., & Mustapha, O. T. (2023). Evaluation Of Calcium Carbide’s Cytotoxic Effects On Onion (Allium cepa). FUDMA Journal of Agriculture and Agricultural Technology, 9(2), 58–62. https://doi.org/10.33003/jaat.2023.0902.07

Afaf, S., Suwarto, S., Qadir, A., & Maharijaya, A. (2024). Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) pada Berbagai Jarak Tanam dan Dosis Pupuk NPKMg. Jurnal Hortikultura Indonesia, 15(2), 62-69. https://doi.org/10.29244/jhi.15.2.62-69

Ali, A., Aboelghar, M., Morsy, N., Rebouh, N., Kucher, D., Hassan, H., & Belal, A. (2025). Delineation of site-specific management zones to enhance nutrient status, growth, and quality of green onion (Allium cepa L.) in a newly reclaimed area in Ismailia, Egypt. Frontiers in Sustainable Food Systems, 9. https://doi.org/10.3389/fsufs.2025.1508115

Amare, G., Mohammed, W., & Tana, T. (2020). Effect of Plant Spacing and Np Fertilizer Levels on Growth, Seed Yield and Quality of Onion (Allium cepa L.) at Shewa Robit, Northern Ethiopia. The Open Biotechnology Journal, 14(1), 12–22. https://doi.org/10.2174/1874070702014010012

Amsah, A., Marliah, A., & Syamsuddin, S. (2020). Pengaruh Beberapa Varietas dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah ( Allium ascolonicum). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(1), 595-604. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i1.13656

Asih, P. R., Wartapa, A., Mustakim, M., & Sukiyanto, S. (2023). The Effect of Number and Age of TSS (True Shallot Seed) Seedling on Shallot Seed Production. In I. Irham, M. Firdaus, & S. De Neve (Eds), Proceedings of the International Symposium Southeast Asia Vegetable 2021 (SEAVEG 2021) (pp. 110–119). Atlantis Press International BV. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-028-2_14

Asrori, A., Priyono, P., & Triyono, K. (2023). Jarak Tanam Dan Jumlah Bibit Perlubang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah Asal Biji (True Shallod Sheed). Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian, 25(2). https://doi.org/10.33061/innofarm.v25i2.9694

Atman, A. (2021). Teknologi Budidaya Bawang Merah Asal Biji (Shallot Cultivation Technology from True Shallot Seed). Jurnal Sains Agro, 6(1). https://doi.org/10.36355/jsa.v6i1.497

Bajo, A., Akmal, A., & Yumna, Y. (2025). Pengaruh Berbagai Varietas Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium Ascolanicum) Asal Biji (True Shallot Seed). Plantklopedia Jurnal Sains Dan Teknologi Pertanian, 5(1), 59-69. https://doi.org/10.55678/plantklopedia.v5i1.1700

Budias, F., Udayana, I., & Wirajaya, A. (2022). Respon Tanaman Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Terhadap Jarak Tanam Dan Jenis Pupuk Organik. Gema Agro, 27(2), 127-132. https://doi.org/10.22225/ga.27.2.5675.127-132

Efendi, A. M., Fahmi, I., Samanhudi, S., & Purwanto, E. (2020). Pengaruh Ukuran Siung dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Putih Varietas Lumbu Hijau. Agrotechnology Research Journal, 4(1), 6–10. https://doi.org/10.20961/agrotechresj.v4i1.39919

Emana, B., Afari-Sefa, V., & Kebede, D. (n.d.). Assessment of postharvest losses and marketing of onion in Ethiopia.

Febryna, R., Kesumawati, E., & Hayati, M. (2020). Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Varietas Bawang Merah Dataran Tinggi (Allium ascalonicum L.) Akibat Jarak Tanam yang Berbeda di Dataran Rendah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 4(1), 118-128. https://doi.org/10.17969/jimfp.v4i1.10245

Ghani, M., Ali, A., Atif, M., Ali, M., Ahanger, M., Chen, X., … & Cheng, Z. (2023). Different leafy vegetable cropping systems regulate growth, photosynthesis, and PSII functioning in mono-cropped eggplant by altering chemical properties and upregulating the antioxidant system. Frontiers in Plant Science, 14. https://doi.org/10.3389/fpls.2023.1132861

Hadi, S., Cahyati, A. I., Latif, K. A., Sujaka, T. T., & Zulfikri, M. (2023). Smart Farming System on Red Onion Plants Based on the Internet of Things. SISTEMASI, 12(3), 739. https://doi.org/10.32520/stmsi.v12i3.2860

Hidayatullah, T., Pakpahan, T., & Mardiana, E. (2021). Respon Mini Bulb Bawang Merah terhadap Jarak Tanam, Aplikasi Biochar, dan Kascing Pada Tanah Ultisol. Agrium Jurnal Ilmu Pertanian, 24(2). https://doi.org/10.30596/agrium.v24i2.6903

Juwanda, M., & Wadli, W. (2019). Pengaruh Jarak Tanam Dan Pemberian Dosis Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Agrin, 22(1), 56. https://doi.org/10.20884/1.agrin.2018.22.1.459

Kahar, K., Adnan, A., & Wulandari, T. (2022). Pengaruh Teknik Pembelahan Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 2(3), 75. https://doi.org/10.56630/jago.v2i3.243

Manihuruk, E. (2024). Pengaruh Jarak Tanam Dalam Upaya Menekan Pertumbuhan Gulma Pada Pertanaman Dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annuum L.). tip, 2(02), 35-41. https://doi.org/10.54209/tip.v2i02.391

Miftakhurrohmat, A., & Septian, A. A. (2019). Pengaruh Penyiangan dan Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Bawang Merah (Allium Cepa.L). 7(1).

Mulyana, C. (2020). Pengaruh Beberapa Dosis Pupuk Kalium terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah. Jurnal Agrosainta Widyaiswara Mandiri Membangun Bangsa,

Murti, A. C., Al Machfudz, W., Prihatiningrum, A. E., & Arifin, S. (2022). Effect of Planting Distance and Bulb Size on Growth and Production of Shallots (Allium ascalonicum L.). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1104(1), 012002. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1104/1/012002

Nani, K. T., Hamdani, A., Budiman, C., Yani, A., Satria, E. W., & Fitriza, A. (2025). Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Rumput BB Biogen Dilahan Kering. Jurnal Agroteknologi Universitas Samawa, 5(1), 1–9.

Olahairullah, O. (2022). Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima. JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan, 1(2), 51–56. https://doi.org/10.55784/juster.v1i2.110

Parsaoran, P., Lince Romauli Panataria, Sihombing, & Clhana Sharey Purba Sidadolog. (2025). The Effect Of Planting Spatial And Eco Enzyme Concentration On The Growth And Production Of Shallots: Allium cepa L. Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan, 2(2), 114–124. https://doi.org/10.62951/tumbuhan.v2i2.327

Prieto, J. and Cruz, V. (2022). Yield, quality, and nutrient uptake of stevia under continental Mediterranean climate. Acta Agronómica, 70(4). https://doi.org/10.15446/acag.v70n4.84795

Ramadhan, M., Hayati, E., & Harun, F. (2020). Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Nasa dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L). Asal Biji.. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 3(2), 9-19. https://doi.org/10.17969/jimfp.v3i2.7531

Rudi, R., Wahidi, F., & Sarido, L. (2023). Uji varietas dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Agrifor, 22(2), 273. https://doi.org/10.31293/agrifor.v22i2.6772

Sugiono, S., Sumarna, P., Laila, F., Mahmud, Y., & Asad, F. A. (2025). Pengaruh Berbagai Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Varietas Bima Brebes. Agro Wiralodra, 8(1), 6–11. https://doi.org/10.31943/agrowiralodra.v8i1.137

Wang, G., Gao, Q., Yang, Y., Hobbie, S., Reich, P., & Zhou, J. (2021). Soil enzymes as indicators of soil function: A step toward greater realism in microbial ecological modeling. Global Change Biology, 28(5), 1935-1950. https://doi.org/10.1111/gcb.16036

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

Siregar, J. R., Lubis, I. M., & Sari, R. (2025). Pengaruh Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Bawang Merah di Desa Jawi-Jawi Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu. Empiricism Journal, 6(4), 2599-2608. https://doi.org/10.36312/qyx32x12