Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Discovery Learning Berbantuan Simulasi PhET untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik

Authors

  • Rostina Rostina Universitas Mataram
  • Ni Nyoman Sri Putu Verawati Universitas Mataram
  • Hikmawati Hikmawati Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/6e30h546

Keywords:

Discovery learning, Simulasi PhET, Perangkat Pembelajaran, Hasil belajar fisika

Abstract

 

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika dengan model Discovery Learning berbantuan simulasi PhET yang valid dan reliabel untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik. Produk yang dikembangkan meliputi ATP, modul ajar, bahan ajar, LKPD dan instrument evaluasi hasil belajar kognitif. Metode penelitian menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun dibatasi hingga tahap Develop. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI Man 1 Mataram tahun ajaran 2024/2025. Validasi dilakukan oleh tiga validator ahli dan tiga validator praktisi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh perangkat tergolong sangat valid dengan skor validitas antara 87,5%-91,39%, serta sangat reliabel dengan skor reliabilitas antara 90,74%-91,66%. Dengan demikian, perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran fisika yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

 

Kata kunci: Discovery learning; Simulasi PhET; Perangkat Pembelajaran;Hasil belajar fisika

Development of Learning Tools Using Discovery Learning Model Assisted by Phet Simulations to Improve Students’ Physics Learning Outcomes

Abstract

This study aims to develop valid and reliable physics learning tools using the Discovery Learning model assisted by PhET simulation to improve students’ learning outcomes. The developed products include ATP, teaching modules, teaching marerials, LKPD (student worksheets), and cognitive learning evalution instruments. This research used a 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate), but was limited to the Develop stage. The subjects were XI at Man 1 Mataram in the 2024/2025 academic year. Validation was carried out by three expert validators and three practitioner validators. The result showed that all products were categorized as very valid with validity scores between 87.5%-91.39%, and very reliable with reliability scores between 90.74%-91.66%. Therefore, the developed tools are feasible to be used as alternatives to improve physics learning outcomes.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adams, W.K., Paulson, A., & Wieman, C.E. (2010). What Levels of Guidance Promote Engaged Exploration With Interactive Simulation AIP Conference Proceedings, 1289(1), 8-11. https://doi.org/10.1063/1.3519353

Akbar, s. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran . Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Anderson, L.W., & Krathwol, D.R. (2017). Kerangka Landasan untuk Pembelajaran Pengajaran, dan Assesmen. Pustaka Pelajar.

Arikunto, S. (2012). Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan. Bumi Aksara.

Dalem, A., A.I.A.M., Sutrio, S., ‘Ardhuha, J., & Wahyudi, W. (2025). Pengembangan Perangkat Pembelajaran model discovery learning berbantuan PhET untuk meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir ktitis peserta didik SMA. Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal), 6(2), 1072-1082. doi: https://doi.org/10.29303/Geoscienceed.v6i2.1097

Febriantika, Putri, Pangesti., Bhakti, Karyadi., Mellyata, Uliyandari., Sutarno, Nirwana. (2022). Pengembangan E-LKPD Berbasis Discovery Learning Berbantuan Virtual Laboratorium PhET pada Materi Kalor untuk SMP Kelas VII. Diksains: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sains. 3(1), 2775-9253.

Gunawan, G. (2015). Model Pembelajaran Fisika. FKIP UNRAM Press.

Hermiyanti., Wandira Ayu Bertin. (2017). Pendekatan Konsep Dan Pendekatan Lingkungan. In Journal of Chemical Information And Modeling (Vol.8, Issue 9).

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Konstektual dalam Pembelajaran Abad 21. Ghalia Indonesia.

Latifah, E., Setiawati,L., & Basith, A. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Fisika dan Sains, 4(2), 89-96.

Maison, M., Sari, A.D., & Amelia R. (2020). Higher-order thinking skills in physics learning: A need analysis. jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 1-10. https://doi.org/10.15294/jpii.v9i3.23764

Majid, A. (20213). Strategi Pembelajaran. PT Remaja Rosdakarya.

Melanti, D. (2020). Pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasi inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Universitas Pendidikan Indonesia.

Moore, E.B., Chamberlain, J.M., Parson, R., & Perkins, K.K. (2014). Phet interactive simulations: Transformative tools for teaching chemistry. Jounal of Chemical Education, 91(8), 1191-1197. https://doi.org/10.1021/ed4005084

Mullis, I. V. S., Martin, M.O., & Arora, A. (2024). TIMSS 2023 International Result in Science and Mathematics. IEA & Boston College.

Nafrianti. (2016). Pengaruh Penggunaan Media Simulasi PhET terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Fisika, 4(2), 130-137.

Nurrita, T. (2018). Pengembangan media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Misykat, 3(1), 171-187.

OECD. (2019). PISA 2018 Result (Volume 1): What Students Know and Can Do. https://doi.org/10.1787/5f07c754-en

Prastowo, A. (2014). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Diva Press.

Putra, R.M., & Prasetyo, Z. K. (2020). Pengembangan modul ajar berbasis literasi sains. Jurnal Pendidikan Fisika, 8(2), 93-100.

Qomalasari, I., Susanti, E., & Darmawan, D. (2021). Pengembangan perangkat berbasis masalah. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 10(1), 15-23.

Rahayu, D.S. (2020). Mudah Menyusun Perangkat Pembelajaran. PT Grasindo.

Sari, A.D., & Pratama, R.A. (2019). Pengaruh penggunaan simulasi PhET terhadap pemahaman konsep fisika. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 7(2), 104-113.

Sari, D.P., & Rosana, D. (2020). The effectiveness of discovery learning model using PhET simulation. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 9(3), 392-402. https://doi.org/10.1529/j[ii.v9i3.25122

Siregar, E., & Nara, I. (2015). Teori Belajar dan Pembelajaran. Ghalia Indonesia.

Srisawasdi, N., & Kroothkeaw, S. (2014). Supporting studens’ conceptual understanding of light refraction through inquiry-based learning with computer simulations. Kasetsart Journal, Social Sciences, 35(1), 1-12.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparno, P. (2017). Penerapan Discovery Learning dalam pembelajaran fisika untuk meningkatkan hasil belajar. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 13(1), 1-8.

Suwandi, A., Widodo, S., & Nugroho, S. E. (2021). Pengembangan modul ajar berbasis pendekatan saintifik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 10(1), 123-131.

Thiagarajam, S., Semmel, D. S., & Semmel, M.I (1974). Instruction Development for Training Teachers of ExpectionalChildren:A Sourcebook. Indiana University.

TIMSS & PIRLS International Study Center. (2020). TIMSS 2019 International Result in Mathematics and Science. https://timssandpirls.bc.edu/timss2019/

Trianto. (2010). Model Pembelajaran Terpadu: Konsep, Strategi, dan Implementasinya dalam KTSP. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Rostina, R., Verawati, N. N. S. P. ., & Hikmawati, H. (2025). Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Model Discovery Learning Berbantuan Simulasi PhET untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik. Empiricism Journal, 6(4), 2271-2277. https://doi.org/10.36312/6e30h546