Pola Londo Iha (Nikah Iha) pada Masyarakat Suku Mbojo di Kecamatan Parado Kabupaten Bima

Pola Londo Iha Masyarakat Suku Mbojo

Authors

Downloads

How to Cite

Rahmawati, R., Syafruddin, S., & Sumitro, S. (2026). Pola Londo Iha (Nikah Iha) pada Masyarakat Suku Mbojo di Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Empiricism Journal, 7(2), 702-714. https://doi.org/10.36312/ej.v7i2.4907

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya Londo Iha (Nikah Iha) dan bentuk Londo Iha (Nikah Iha) pada masyarakat suku Mbojo di Kecamatan Parado Kabupaten Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, adapun jenis data dalam penelitian ini yakni data primer dan data sekunder dengan sumber data berupa subjek dan informan penelitian yang ditentukan dengan teknik puposive sampling (snowball sampling). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data pada penelitian ini yakni menggunakan teknik analisis data kualitatif model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Subjek dalam penelitian ini ada 7 orang dan informan ada 5 orang. Temuan utama dalam penelitian ini sebagai berikut: temuan menunjukkan bahwa Londo Iha terjadi sebagai strategi sosial pasangan muda dalam menghadapi hambatan struktural dan kultural dalam perkawinan, terutama penolakan keluarga, beban mahar, pengaruh teman sebaya, dan kehamilan pranikah. Praktik ini muncul dalam beberapa bentuk, yaitu pelarian karena tidak direstui, pelarian atas dasar hubungan suka sama suka, pelarian akibat tekanan sosial, dan pelarian karena situasi mendesak.

The Londo Iha (Marry Iha) Custom Among the Mbojo Ethnic Group in Parado Subdistrict, Bima Regency

Abstract

This study aims to identify the factors contributing to the occurrence of Londo Iha (Nikah Iha) and the form of Londo Iha (Nikah Iha) among the Mbojo ethnic group in Parado Subdistrict, Bima Regency. This study employs a qualitative approach using the case study method; the types of data used in this study are primary and secondary data, with data sources consisting of research subjects and informants selected through purposive sampling (snowball sampling). Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis techniques used in this study is the qualitative data analysis model by Miles and Huberman, involving the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. There were 7 research subjects and 5 informants in this study. The main findings of this study are as follows: the findings indicate that Londo Iha serves as a social strategy for young couples in coping with structural and cultural barriers in marriage, particularly family rejection, the burden of dowry, peer influence, and premarital pregnancy. This practice manifests in several forms, namely elopement due to lack of parental approval, elopement based on mutual consent, elopement due to social pressure, and elopement due to urgent circumstances.