Religiusitas Remaja Muslim dan Non-Muslim di Desa Giri Madia Kecamatan Lingsar Lombok Barat
Downloads
How to Cite
T
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk ekspresi religiusitas remaja Muslim dan non-Muslim di Desa Giri Madia, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, serta menganalisis faktor pendukung dan penghambat religiusitas mereka dalam konteks masyarakat plural. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipan non-partisipan, wawancara semi-terstruktur (dengan remaja, tokoh agama, kepala desa/dusun), dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan), dengan keabsahan data melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan ekspresi religiusitas remaja tercermin dalam empat dimensi: keyakinan (takdir/Karmaphala), pribadatan (shalat/pengajian/sembahyang/upacara), pengetahuan agama (dasar rukun/Weda, terbatas kognitif), dan pengalaman (ketenangan spiritual situasional). Adapaun faktor pendukung melitupi lingkungan religius dan toleransi antarumat (saling bantu hari raya). Adapaun faktor penghambat yaitu kurang pengawasan orang tua, pergaulan bebas, media sosial berlebih (distraksi TikTok/Instagram). Religiusitas berkembang positif namun belum konsisten, saran pembinaan sinergis keluarga-masyarakat.
Kata Kunci: Religiusitas Remaja, Toleransi Beragama, Masyarakat Multikultural.
Religiosity of Muslim and Non-Muslim Adolescents in Giri Madia Village, Lingsar District, West Lombok
Abstract
This study aims to identify the forms of religiosity expression among Muslim and non-Muslim adolescents in Giri Madia Village, Lingsar District, West Lombok, and analyze the supporting and inhibiting factors of their religiosity within the context of a pluralistic society.
This research employed a qualitative approach with data collection techniques consisting of participant and non-participant observation, semi-structured interviews (with adolescents, religious leaders, and village/subdistrict heads), and documentation. Data analysis used the Miles & Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source, technique, and time triangulation.
The findings reveal that adolescents’ religiosity is reflected in four dimensions: belief (destiny/Karmaphala), worship practices (prayer, Qur’anic studies, worship ceremonies, and religious rituals), religious knowledge (basic understanding of Islamic pillars/Wedas, with limited cognitive depth), and religious experience (situational spiritual tranquility). Supporting factors include a religious environment and interfaith tolerance, such as mutual assistance during religious celebrations. Meanwhile, inhibiting factors include lack of parental supervision, free social interaction, and excessive social media use (TikTok/Instagram distractions). Adolescents’ religiosity has developed positively but remains inconsistent, highlighting the need for synergistic guidance between families and the community.
Afiatin, Tina. “Religiusitas Remaja: Studi Tentang Kehidupan Beragama di Daerah Istimewa Yogyakarta.” Jurnal Psikologi, Vol. 25, No. 1, 1998.
Ancok, Djamaludin dan Fuad Nashori Suroso. Psikologi Islam: Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Belajar, 2011.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2013.
Azra, Azyumardi. Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi di Tengah Tantangan Milenium III. Jakarta: Kencana, 2012.
Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 2005.
Departemen Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Bandung: Diponegoro, 2019.
Ghufron, M. Nur dan Rini Risnawita S. Teori-Teori Psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012.
Gunarsa, Singgih D. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia, 2011.
Hurlock, Elizabeth B. Psikologi Perkembangan. Jakarta: Erlangga, 2013.
Jalaludin. Psikologi Agama. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2012.
Kementerian Pendidikan Nasional. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa. Jakarta: Kemendiknas, 2010.
Khumaizah, U., dan M. Siregar. “Hubungan Religiusitas dengan Pengendalian Diri pada Remaja di Desa Arul Kumer Selatan Aceh Tengah.” Jurnal Edukasi, Vol. 1, No. 2, 2015.
Koentjaraningrat. Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Jakarta: Gramedia, 2009.
Lexy J. Moleong. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2018.
Mastiyah, I. “Religiusitas Siswa Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Atas.” Edukasi: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, Vol. 16, No. 3, 2018.
Muhaimin. Paradigma Pendidikan Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.
Mulyana, Deddy. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.
Nashori, Fuad dan Rachmy Diana Mucharam. Mengembangkan Kreativitas dalam Perspektif Psikologi Islam. Yogyakarta: Menara Kudus, 2012.
Natsir, N. I. “Konflik Horizontal dan Upaya Penanggulangannya (Studi di Kelurahan Cakra Utara Kota Mataram).” Jurnal Kompilasi Hukum, Vol. 7, No. 2, 2020.
Poerwadarminta, W.J.S. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka, 2011.
Rahmawati, S. Peran Tokoh Agama dalam Pembinaan Religiusitas Generasi Remaja. Skripsi. UIN Mataram, 2022.
Rakhmat, Jalaluddin. Psikologi Agama Sebuah Pengantar. Bandung: Mizan, 2013.
Rohmad. Pengembangan Instrumen Evaluasi dan Penelitian. Yogyakarta: Kalimedia, 2017.
Ruhana, A. S. “Memadamkan Api, Mengikat Aspirasi: Penanganan Konflik Keagamaan di Kota Mataram.” Harmoni, Vol. 13, No. 2, 2014.
Sarwono, Sarlito Wirawan. Psikologi Remaja. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2015.
Sayyidah, S., dkk. “Dimensi Religiusitas dalam Kehidupan Remaja.” Jurnal Pendidikan Islam, Vol. 4, No. 2, 2022.
Saputra, Yanuar Iko. Internalisasi Nilai Religiusitas pada Masyarakat Melalui Majelis Taklim di Mushola Al-Hidayah Desa Karangreja Kecamatan Kutasari Kabupaten Purbalingga. Skripsi. IAIN Purwokerto, 2016.
Sugiyono. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2022.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2016.
Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014.
Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Yusuf, Syamsu. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2014.
Copyright (c) 2026 hendri jayadi, Musta'in Musta'in, Deddy Ramdhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
