Pemanfaatan Prasarana Sebagai Sumber Belajar PJOK SMP di Lingkungan Lahan Basah Kecamatan Kusan Hilir

Lingkungan Sekolah Sumber Belajar Pembelajaran PJOK Atletikh Lahan Basa

Authors

Downloads

How to Cite

Amelia, R., Amirudin, A., Rahmadi, R., & Maulana, A. (2026). Pemanfaatan Prasarana Sebagai Sumber Belajar PJOK SMP di Lingkungan Lahan Basah Kecamatan Kusan Hilir. Empiricism Journal, 7(2), 1391-1401. https://doi.org/10.36312/ej.v7i2.5435

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada materi atletik di SMP se-Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanah Bumbu. Materi atletik yang dikaji meliputi jalan cepat, lari jarak pendek, lompat jauh, dan tolak peluru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei deskriptif cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, dan SMP Negeri 7 Kusan Hilir. Sampel penelitian berjumlah 98 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan angket yang disusun berdasarkan empat indikator, yaitu kesenangan belajar, pemanfaatan lingkungan sekolah, motivasi dan keaktifan belajar, serta keamanan lingkungan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa nilai rata-rata dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dalam pembelajaran PJOK berada pada kategori baik hingga sangat baik. Indikator kesenangan belajar memperoleh persentase rata-rata sebesar 83,20%, motivasi dan keaktifan belajar sebesar 81,59%, serta keamanan lingkungan pembelajaran sebesar 83,32% yang termasuk kategori sangat baik. Sementara itu, indikator pemanfaatan lingkungan sekolah memperoleh persentase sebesar 74,08% dengan kategori baik. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa lingkungan sekolah seperti lapangan, halaman, koridor, jalan lingkungan, dan area terbuka telah digunakan dalam pembelajaran atletik serta memperoleh tanggapan positif dari siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada kajian pemanfaatan lingkungan sekolah di kawasan lahan basah sebagai alternatif sumber belajar atletik pada sekolah yang memiliki keterbatasan fasilitas olahraga standar.

The Utilization of Infrastructure as a Learning Resource for Junior High School Physical Education in the Wetland Environment of Kusan Hilir District

Abstract

This study aimed to examine the utilization of the school environment as a learning resource in Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning, particularly in athletics lessons, at junior high schools in Kusan Hilir District, Tanah Bumbu Regency. The athletics materials investigated included race walking, sprint running, long jump, and shot put. This study employed a quantitative approach with a descriptive cross-sectional survey design. The research was conducted at SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 5, and SMP Negeri 7 Kusan Hilir. The sample consisted of 98 eighth-grade students selected through a total sampling technique. Data were collected through observation, documentation, and questionnaires developed based on four indicators: learning enjoyment, utilization of the school environment, learning motivation and student participation, and the safety of the learning environment. The data were analyzed using descriptive statistics in the form of mean scores and percentages.  The findings indicated that students’ perceptions of the utilization of the school environment as a learning resource in PJOK learning were categorized as good to very good. The learning enjoyment indicator achieved an average percentage of 83.20%, learning motivation and student participation reached 81.59%, and the safety of the learning environment obtained 83.32%, all of which were classified as very good. Meanwhile, the utilization of the school environment indicator achieved a percentage of 74.08%, which was categorized as good. The findings provide an overview that school environments, including school fields, yards, corridors, surrounding roads, and open spaces, have been utilized in athletics learning and received positive responses from students. The novelty of this study lies in its focus on the utilization of the school environment in wetland areas as an alternative learning resource for athletics instruction in schools with limited access to standard sports facilities.