Efisiensi Pemasaran Semangka di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa
Downloads
How to Cite
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi saluran pemasaran, menganalisis margin pemasaran, farmer’s share, distribusi keuntungan, dan efisiensi pemasaran semangka di Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2026 dengan menggunakan metode kuantitatif. Responden terdiri atas 34 petani yang ditentukan dengan proportional random sampling serta 13 lembaga pemasaran yang terdiri atas 5 pedagang pengepul, 3 pedagang antar pulau, dan 5 pedagang pengecer yang ditentukan dengan metode snowball sampling. Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder, dengan data primer diperoleh melalui wawancara langsung menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran, yaitu saluran I yang berorientasi pada pasar lokal dan saluran II yang berorientasi pada pasar luar daerah. Saluran I memiliki margin pemasaran sebesar Rp2.140 dan farmer’s share sebesar 60,40%, sedangkan saluran II memiliki margin sebesar Rp6.740 dan farmer’s share sebesar 32,60%. Rasio distribusi keuntungan pada saluran I sebesar 0,90, sedangkan saluran II sebesar 0,38, yang menunjukkan bahwa distribusi keuntungan pada saluran I lebih proporsional. Berdasarkan indikator margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio distribusi keuntungan, saluran I relatif lebih efisien dalam memberikan manfaat ekonomi langsung kepada petani. Namun, saluran II tetap memiliki peran penting secara operasional karena mampu menyerap hasil panen dalam volume lebih besar, memberikan kepastian pembelian, dan memperluas akses pemasaran semangka Kecamatan Lape ke luar daerah. Dengan demikian, penilaian efisiensi pemasaran perlu mempertimbangkan tidak hanya bagian harga yang diterima.
Efficiency of Watermelon Marketing in Lape District Sumbawa Regency
Abstract
This study aims to identify marketing channels and analyze marketing margins, the farmer’s share, profit distribution, and marketing efficiency for watermelons in Lape District, Sumbawa Regency. Conducted in 2026 using a quantitative approach, the study involved 34 farmers selected via proportional random sampling and 13 marketing agents comprising 5 collectors, 3 inter-island traders, and 5 retailers selected using snowball sampling. Data consisted of both primary and secondary sources, with primary data gathered through direct interviews using questionnaires. The results reveal two marketing channels: Channel I, oriented toward the local market, and Channel II, oriented toward markets outside the region. Channel I exhibited a marketing margin of Rp2,140 and a farmer’s share of 60.40%, whereas Channel II showed a margin of Rp6,740 and a farmer’s share of 32.60%. The profit distribution ratio was 0.90 for Channel I and 0.38 for Channel II, indicating a more proportional profit distribution in Channel I. Based on indicators such as marketing margin, farmer’s share, and profit distribution ratio, Channel I is relatively more efficient in delivering direct economic benefits to farmers. However, Channel II remains operationally significant, as it absorbs larger harvest volumes, ensures purchase certainty, and expands market access for watermelons from Lape District to regions beyond the local area. Consequently, assessments of marketing efficiency must consider factors beyond just the share of the price received
Adepoju, A. O., & Ologan, O. (2021). Post-harvest loss along the watermelon value chain in the tropics. International Journal of Vegetable Science. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/19315260.2020.1848961
Aliyi, I., Ejigu, J., & Kuma, B. (2021). Marketing performance of vegetable value chains and determinants of market participation in Ethiopia. Heliyon, 7(6), e07207. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07207
Amnimarlianda, B. I., Syafi’i, I., & Supriono, A. (2018). Analisis pemasaran dan pendapatan usahatani semangka Kelompok Tani Ridho Lestari di Desa Tembokrejo Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi. JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics), 11(2), 46–54. DOI: 10.19184/jsep.v11i2.8614.
Andayani, A., Elpandari, I., Jufri, F., Setiowati, Y., & Haksami, A. M. T. (2024). Distribusi pemasaran semangka (Citrullus lanatus). Jurnal Agrilink, 6(2), 121–133.
Asista, E., Mulyasari, G., & Sumantri, B. (2022). Marketing Analysis of Watermelon (Citrullus vulgaris) in Pesisir Barat District of Lampung Province. AGRITEPA: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian, 9(1), 69–84. DOI: 10.37676/agritepa.v9i1.2237.
Deng, T., Ignowski, L., & Schreinemachers, P. (2025). An analysis of the growth of China’s fruit and vegetable sector (1990–2024). World Vegetable Center. https://worldveg.tind.io/record/76294
Dody Tri K., & Wulansari, D. (2025). Analisis pemasaran semangka: Studi kasus pada Desa Lombang Kecamatan Batang-batang. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Ekonomi dan Akuntansi, 1(1), 42–51. DOI: 10.62951/prosemnasieda.v1i1.108.
Fauzi, R., Kuswardani, R. A., & Salqaura, S. S. (2025). Analisis saluran pemasaran semangka (Citrullus lanatus) di Desa Paya Itik Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ilmiah Pertanian (JIPERTA), 7(1).
Hutagaol, G., Listiyani, & Kurniawati, F. (2023). Analisis pemasaran semangka (Citrullus lanatus) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. AGROFORETECH, 1(3), 1709–1716.
Iswahyudi, & Sustiyana, N. (2019). Pola saluran pemasaran dan farmer’s share jambu air CV Camplong. Jurnal Hexagro, 3(2), 33–38.
Kai, Y., Baruwadi, M., & Tolinggi, W. K. (2016). Analisis distribusi dan margin pemasaran usahatani kacang tanah di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 1.
Khoiriyyah, I., Santoso, S. I., & Mukson. (2025). Analisis efisiensi pemasaran buah semangka di Desa Bango, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 10.
Khoiriyyah, I., Santoso, S. I., & Mukson. (2025). Analisis efisiensi pemasaran buah semangka di Desa Bango, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Agricore: Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 10(1).
Marbun, D., Kurniati, E., & Rahmadanih. (2023). Analisis efisiensi pemasaran semangka merah tanpa biji di Desa Henda Kecamatan Jabiren Raya Kabupaten Pulang Pisau. Journal Socio Economics Agricultural, 18(2), 115–124. https://e-journal.upr.ac.id/index.php/j-sea/article/view/15449
Mariyono, J., Waskito, J., Kuntariningsih, A., Sumarno, S., & Wiyono, S. (2020). Distribution channels of vegetable industry in Indonesia: Impact on business performance. International Journal of Productivity and Performance Management, 69(5), 963–987. https://doi.org/10.1108/IJPPM-11-2018-0382
Mdoda. (2024). Farmer Market Participation and Agricultural Success.
Mukherjee. (2024). Horticultural Development and Market Opportunities.
Rahim, A., & Hastuti, D. R. D. (2008). Pengantar Teori dan Kasus Ekonomika Pertanian. Penebar Swadaya.
Santoso, M. R., Turukay, M., & Papilaya, F. (2024). Pemasaran semangka (Citrullus lanatus) di Desa Waihatu Kecamatan Kairatu Barat Kabupaten Seram Bagian Barat. Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis.
Silitonga, L. O., Kevin, & Azez. (2026). Analisis manajemen rantai pasok terhadap margin pemasaran komoditas semangka di Pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri. Jurnal Ilmiah Pertanian Nasional, 6(2). DOI: 10.30737/jintan.v6i2.7685.
Suriadi, S., Suyatno, A., & Kurniati, D. (2023). Analisis efisiensi pemasaran buah semangka di Desa Sarang Burung Kolam Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas. Jurnal Sains Pertanian Equator, 4(1). DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9152.
Tayibnapis, A. Z. (2019). Evamping the supply chain of fruit and vegetable in East Java Province, Indonesia. International Journal of Management and Business Research. https://repository.ubaya.ac.id/36550
Copyright (c) 2026 Eka Fibriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
