Analisis Faktor Penghambat Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Kontruksi
Downloads
How to Cite
Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan salah satu aspek penting dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja, khususnya pada sektor konstruksi yang memiliki tingkat risiko kecelakaan tinggi. Meskipun berbagai penelitian telah mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD, hasil penelitian tersebut masih tersebar dan belum memberikan sintesis yang komprehensif mengenai faktor individu maupun organisasi yang paling berpengaruh terhadap kepatuhan pekerja di sektor konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis berbagai faktor yang memengaruhi kepatuhan penggunaan APD berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Penelitian menggunakan metode literature review dengan penelusuran artikel melalui Google Scholar menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish pada rentang publikasi tahun 2020–2026. Dari sekitar 300 artikel yang diperoleh pada tahap awal pencarian, sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepatuhan penggunaan APD dipengaruhi oleh faktor individu, meliputi pengetahuan, sikap, motivasi, masa kerja, dan kenyamanan penggunaan APD, serta faktor organisasi yang mencakup pengawasan, ketersediaan APD, pelatihan keselamatan kerja, penerapan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta budaya keselamatan kerja. Temuan juga menunjukkan bahwa peningkatan kepatuhan penggunaan APD berkontribusi terhadap upaya pencegahan kecelakaan kerja melalui penguatan perilaku kerja aman di lingkungan konstruksi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang komprehensif melalui edukasi berkelanjutan, penyediaan APD yang memadai dan nyaman, pengawasan yang konsisten, serta penguatan implementasi kebijakan K3 untuk meningkatkan kepatuhan pekerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman.
Analysis of Factors Inhibiting Compliance with the Use of Personal Protective Equipment (PPE) Among Construction Workers
Abstract
Compliance with the use of personal protective equipment (PPE) is a crucial component of occupational accident prevention, particularly in the construction sector, where workers are exposed to high-risk hazards. Although numerous studies have identified factors influencing PPE compliance, existing evidence remains fragmented and has not provided a comprehensive synthesis of the individual and organizational factors that most strongly influence workers' compliance in the construction sector. This study aimed to synthesize the factors affecting PPE compliance based on previously published research. A literature review was conducted by searching articles in Google Scholar using the Publish or Perish application, covering publications from 2020 to 2026. Of approximately 300 articles identified during the initial search, 9 met the inclusion criteria and were analyzed descriptively. The findings indicate that PPE compliance is influenced by individual factors, including knowledge, attitudes, motivation, work experience, and the comfort of PPE use, as well as organizational factors, such as supervision, PPE availability, occupational safety and health (OSH) training, the implementation of occupational safety and health (OSH) policies, and workplace safety culture. The review also demonstrates that improving PPE compliance contributes to occupational accident prevention by promoting safe work practices in construction environments. Therefore, a comprehensive strategy involving continuous education, the provision of adequate and comfortable PPE, consistent supervision, and strengthened implementation of OSH policies is essential to improve workers' compliance and create a safe and healthy working environment.
Ardiansyah, I. S., & Wahyuningsih, A. S. (2024). Faktor predisposisi penggunaan alat pelindung diri. HIGEIA Journal of Public Health Research and Development, 8(3), 344–353. https://doi.org/10.15294/higeia/v8i3/4817
Azhari, F. M., Oetomo, W., & Nugroho, L. D. (2024). Analisis faktor hambatan dan strategi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja pada pekerja proyek konstruksi di Kabupaten Tulungagung, 5, 49–64.
Azizah, D. N., Pulungan, R. M., Utari, D., & Amrullah, A. A. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) pada pekerja proyek pembangunan PLTGU Muara Tawar (Persero). Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 13(3), 141–149.
Azzuari, J. J., Badriah, D. L., & Febriani, E. (2026). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri pada pekerja di PT Galih Estetka Indonesia 2024, 5.
Balqis, A. A., Andhani, I., Wahyuni, R., & Hasibuan, A. (2025). Studi literatur: Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan alat pelindung diri (APD) di sektor konstruksi. Journal of Social Science Research, 3(5).
Ershanda, M., & Susilawati. (2024). Analisis faktor ketidakpatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD) pada sektor konstruksi. Ecos-Preneurs, 2(1). https://doi.org/10.61492/ecos-preneurs.v2i1.108
Fataruba, I., Lating, Z., & Latuconsina, M. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan karyawan dalam penggunaan APD di PT Sakabaja Panelindo PLTD Kecamatan. Jurnal Media Informatika (JUMIN), 6(4), 2272–2279.
Ginandhani, W. R., Kurniasih, D., & Rachman, F. (2021). A model of factors affecting the use of personal protective equipment using a path analysis among PLTU contractor workers in East Java. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 10(1), 137–143. https://doi.org/10.20473/ijosh.v10i1.2021.137-143
Herawati, C., Asih, R. C., Kristanti, I., Indragiri, S., Sirait, S., Taswidi, D., Tinggi, S., & Kesehatan, I. (2024). Peran determinan perilaku terhadap penggunaan alat pelindung diri (APD), 262–273.
Herlina, & Mola, M. (2020). Analisis tingkat kepatuhan penggunaan alat pelindung diri di PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi Pabrik Fabrikasi Baja. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Iskandar, M. W. (2022). Determinan terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD). Journal of Public Health Education, 2(1). https://doi.org/10.53801/jphe.v2i1.105
Johari, G. J., & Muslim, A. (2025). Analisis penerapan manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek konstruksi, 348–355. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.2545
Konstruksi, P., XYZ, P. T., & Kota, D. I. (2024). Juli 2024 Jurnal Manajemen Kompeten, 7(1), 1–11.
Mafra, R., Riduan, & Zulfikri. (2021). Analisis kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada peserta pelatihan keterampilan tukang dan pekerja konstruksi. Jurnal Deformasi, 5(1).
Mutiarahman, M., Andriyani, & Srisantyorini, T. (2025). Tinjauan sistematis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi. Buletin Kesehatan Mahasiswa, 3(3). https://doi.org/10.51888/jpmeo.v3i3.324
Nafista, C., Lestari, I. B., Rachmayanti, R. D., & Wahyudino, Y. D. A. (2022). Kepatuhan penerapan alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi. Media Gizi Kesmas, 11(2), 379–385.
Nino, A. I., Ratu, J. M., & Junias, M. S. (2024). Faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja bengkel las di Kecamatan Kota Soe. Sehatmas: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 3(3). https://doi.org/10.55123/sehatmas.v3i3.3512
Rahmawati, E., Romdhona, N., & Fauziah, M. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja konstruksi di PT Abadi Prima Intikarya Proyek The Canary Apartment Kota Tangerang Selatan Tahun 2022, 3(1), 75–88.
Rusdhianata, A. P., Widjasena, B., & Wahyuni, I. (2023). Hubungan usia, jenis pekerjaan, kepatuhan pemakaian alat pelindung diri (APD), dan kelayakan alat pelindung diri terhadap keluhan dermatitis pada pekerja pembuatan timbangan PT. A Kabupaten Tangerang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 22(3), 204–208. https://doi.org/10.14710/mkmi.22.3.204-208
Salcha, M. A., Juliani, A., & Pangande, J. M. H. (2022). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja di Sorowako Sulawesi Selatan. PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 1838–1845.
Sasmitha, M. A., Andriyani, & Srisantyorini, T. (2025). Pelatihan dan pengawasan sebagai upaya meningkatkan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk menurunkan tingkat kecelakaan kerja. Journal of Public Health Education. https://doi.org/10.51888/jpmeo.v3i3.325
Septiyani, D., Sangadji, N. W., Handayani, P., & Muda, C. A. K. (2024). Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada pekerja proyek pengendalian banjir Sungai Bekasi dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 16(3), 151–159.
Siska, J., Hinonaung, H., & Manoppo, E. J. (2024). Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 9(1).
Wahyuni, S., Lheena, C. P. Z., Kamalurrijal, Afriliansyah, & Zakaria, R. (2025). Pengaruh penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap pencegahan risiko kecelakaan kerja. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2). https://doi.org/10.31004/innovative.v5i2.17691
Wahyuni, S., Putri, C., Lheena, Z., & Zakaria, R. (2025). Pengaruh penggunaan alat pelindung diri (APD) terhadap pencegahan risiko kecelakaan kerja, 5, 985–997.
Copyright (c) 2026 Ayodya Delovry Kumara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
