Hubungan Aktivitas Fisik Harian terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Labuapi

aktivitas fisik harian kebugaran jasmani PAQ-C TKSI

Authors

Downloads

How to Cite

Khulaifi, A., Kesumah, D. W. C. W. ., & Suminar, T. J. . (2026). Hubungan Aktivitas Fisik Harian terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Labuapi. Empiricism Journal, 7(2), 1402-1409. https://doi.org/10.36312/ej.v7i2.5713

Aktivitas fisik merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Namun, belum tersedianya data empiris mengenai aktivitas fisik harian dan kebugaran jasmani siswa di SMP Negeri 2 Labuapi menyebabkan informasi yang diperlukan sebagai dasar pembinaan kebugaran jasmani belum diketahui secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik harian terhadap kebugaran jasmani siswa kelas VII SMP Negeri 2 Labuapi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan subjek sebanyak 60 siswa yang dipilih melalui teknik cluster sampling dari populasi 128 siswa kelas VII. Aktivitas fisik diukur menggunakan Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C) yang memiliki nilai validitas 0,329–0,818 dan reliabilitas Cronbach Alpha 0,705–0,712, sedangkan kebugaran jasmani diukur menggunakan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) fase D. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik harian siswa berada pada kategori sedang dengan rata-rata 27,09 dan kebugaran jasmani berada pada kategori sedang dengan rata-rata 15,58. Hasil uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara aktivitas fisik harian dengan kebugaran jasmani (r = 0,600; p = 0,001). Aktivitas fisik memberikan kontribusi sebesar 36,0% terhadap kebugaran jasmani siswa. Disimpulkan bahwa semakin baik aktivitas fisik harian yang dilakukan siswa, semakin baik pula tingkat kebugaran jasmaninya.

 

Abstract

Physical activity is one of the important factors contributing to students’ physical fitness. However, the lack of empirical data regarding students’ daily physical activity and physical fitness at SMP Negeri 2 Labuapi has limited the availability of information needed to support physical fitness development programs. This study aimed to determine the relationship between daily physical activity and physical fitness among seventh-grade students of SMP Negeri 2 Labuapi. This study employed a correlational research design involving 60 students selected through cluster sampling from a population of 128 seventh-grade students. Daily physical activity was measured using the Physical Activity Questionnaire for Children (PAQ-C), which demonstrated validity coefficients ranging from 0.329 to 0.818 and Cronbach’s Alpha reliability coefficients ranging from 0.705 to 0.712. Physical fitness was measured using the Indonesian Student Fitness Test (TKSI) Phase D. Data were analyzed using normality tests, linearity tests, and Pearson Product Moment correlation analysis. The results showed that students’ daily physical activity was categorized as moderate with a mean score of 27.09, while physical fitness was also categorized as moderate with a mean score of 15.58. The correlation analysis revealed a positive and significant relationship between daily physical activity and physical fitness (r = 0.600; p = 0.001). Daily physical activity contributed 36.0% to students’ physical fitness. It can be concluded that higher levels of daily physical activity are associated with better physical fitness among students.