Praktik Kewarganegaraan Sosial (Citizen Social Responsibility) Mahasiswa melalui Lembaga Advokasi Aksi Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat

Citizen Social Responsibility Internalisasi Nilai Pancasila Pendidikan Kewarganegaraan

Authors

Downloads

How to Cite

Aisyah, S., & Adawiah, R. (2026). Praktik Kewarganegaraan Sosial (Citizen Social Responsibility) Mahasiswa melalui Lembaga Advokasi Aksi Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat. Empiricism Journal, 7(2), 2017-2025. https://doi.org/10.36312/ej.v7i2.5716

Mahasiswa sebagai agen perubahan harus berperan aktif pada kegiatan sosial di masyarakat dan pentingnya peran organisasi kemahasiswaan dalam membentuk karakter kewarganegaraan mahasiswa melalui praktik Citizen Social Responsibility (CSR). Namun, penelitian terdahulu mengkaji organisasi kemahasiswaan secara umum, tanpa menelaah secara spesifik lembaga advokasi dan aksi mahasiswa yang memiliki karakteristik khas, yaitu keterlibatan langsung dalam isu sosial, pembelaan hak masyarakat, dan aksi kolektif. Penelitian sebelumnya juga belum secara mendalam mengaitkan aktivitas advokasi mahasiswa dengan internalisasi nilai-nilai Pancasila sebagai landasan praktik kewarganegaraan sosial. Dengan demikian, penelitian ini secara khusus mengkaji praktik Citizen Social Responsibility mahasiswa melalui lembaga advokasi dan aksi mahasiswa yang masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari ketua umum, pengurus bidang, anggota aktif, serta alumni LA2M. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian mendeskripsikan praktik CSR mahasiswa di LA2M berjalan melalui berbagai kegiatan advokasi dan aksi sosial. Internalisasi nilai-nilai Pancasila berlangsung secara implisit dan alami melalui pengalaman langsung, diskusi, interaksi sosial, dan keteladanan pengurus. Penelitian ini juga menemukan adanya hambatan berupa keterbatasan waktu, dana, partisipasi anggota, serta kelelahan fisik dan mental. Meskipun demikian, keterlibatan mahasiswa dalam LA2M memberikan dampak positif yang berkelanjutan berupa meningkatnya kepedulian sosial, sikap kritis, tanggung jawab sosial, serta kemampuan kepemimpinan mahasiswa bahkan setelah menjadi alumni.

Student Social Responsibility Practices through the Student Action Advocacy Institute of Lambung Mangkurat University

Abstract

Students, as agents of change, must play an active role in community social activities and recognize the importance of student organizations in shaping students’ character of citizenship through the practice of Citizen Social Responsibility (CSR). However, previous research examined student organizations in general, without specifically examining student advocacy and action institutions that have unique characteristics, namely direct involvement in social issues, defending community rights, and collective action. Previous research has also in-depth linked student advocacy activities with the internalization of Pancasila values as the basis for social citizenship practices. Thus, this study specifically examines the practice of student Citizen Social Responsibility through student advocacy and action institutions, which is still relatively limited. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques were carried out through interviews, observation, and documentation. Research informants consisted of the general chairperson, division administrators, active members, and alumni of LA2M. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation. The study’s results describe student CSR practices at LA2M that are carried out through various advocacy and social action activities.  Internalization of Pancasila values occurs implicitly and naturally through direct experience, discussions, social interactions, and the exemplary behavior of the administrators. This study also found obstacles such as limited time, funding, member participation, and physical and mental exhaustion. Nevertheless, student involvement in LA2M has had a lasting positive impact, increasing social awareness, critical thinking, social responsibility, and leadership skills, even after they become alumni.