Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sumber Informasi dengan Perilaku Personal Hygine Saat Menstruasi pada Remaja Putri Usia 14-19 Tahun di Desa Kuranji Tahun 2025
Downloads
How to Cite
Masa remaja ditandai perubahan fisik, emosional, dan psikologis, termasuk menstruasi pada remaja putri. Personal hygiene yang baik diperlukan untuk mencegah infeksi saluran reproduksi, infeksi saluran kemih, dan gangguan kesehatan lainnya. Namun, praktiknya masih rendah akibat keterbatasan pengetahuan dan akses informasi. Data Puskesmas tahun 2025 menunjukkan hanya 25% remaja putri di Desa Kuranji memahami pentingnya mengganti pembalut setiap 4–6 jam, sedangkan survei terhadap 7 remaja putri menemukan 5 orang belum menerapkannya dengan baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sumber informasi dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Desa Kuranji tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional ini melibatkan populasi 85 remaja putri dan sampel 46 responden yang dipilih melalui proportionate stratified random sampling. Kriteria sampel ialah telah mengalami menstruasi dan berusia 14-19 tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan 23,9% responden berpengetahuan baik dan 54,3% memiliki sumber informasi baik. Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku personal hygiene dengan p-value 0,001 (p < 0,05), serta antara sumber informasi dan perilaku dengan p-value 0,013 (p < 0,05). Pemerintah Desa Kuranji dan Puskesmas Perampuan disarankan menyelenggarakan edukasi kesehatan reproduksi yang terstruktur, berkelanjutan, dan mudah diakses bagi remaja.
The Relationship Between the Level of Knowledge and Information Sources with Personal Hygine Behavior During Menstruation Among Adolescent Girls Aged 14-19 Years in Kuranji Village in 2025
Abstract
Adolescence is characterized by physical, emotional, and psychological changes, including the onset of menstruation among adolescent girls. Appropriate personal hygiene practices are essential to prevent reproductive tract infections, urinary tract infections, and other health problems. However, such practices remain inadequate because of limited knowledge and access to reliable information. Data from the community health center in 2025 indicated that only 25% of adolescent girls in Kuranji Village understood the importance of changing sanitary pads every 4–6 hours, while a survey of 7 adolescent girls found that 5 had not practiced proper personal hygiene. This study aimed to determine the associations between knowledge level, information sources, and personal hygiene behavior during menstruation among adolescent girls in Kuranji Village in 2025. This quantitative study employed a cross-sectional design involving a population of 85 adolescent girls and a sample of 46 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The inclusion criteria were adolescent girls aged 14–19 years who had experienced menstruation. Data were collected using questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses using the chi-square test. The results showed that 23.9% of respondents had good knowledge, while 54.3% had access to good information sources. A significant association was found between knowledge and personal hygiene behavior, with a p-value of 0.001 (p < 0.05), as well as between information sources and personal hygiene behavior, with a p-value of 0.013 (p < 0.05). The Kuranji Village Government and Perampuan Community Health Center are therefore encouraged to provide structured, sustainable, and accessible reproductive health education for adolescents.
Adam, H. (2022). Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Remaja Melalui Literasi Kesehatan Digital. Jurnal Safari: Jurnal Ilmiah Sosial Ekonomi dan Humaniora, 4(2), 104–110
Afrina, S. U. C. I., Adhisty, K., & Wahyuni, D. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Personal Hygiene Remaja Putri Pada Saat Menstruasi (Doctoral dissertation, Doctoral dissertation: Sriwijaya University).
Amalia, F., Masrina, H., & Tampubolon, M. (2023). Efektivitas Edukasi Menstrual Hygiene Management Terhadap Pengetahuan Remaja Putri. Jurnal Kesehatan, 1(1), 1–10.
Anggi, R., & Nurjanah, W. (2023). Edukasi Menstrual Hygiene sebagai Upaya Preventif Gangguan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Putri. Indonesia Journal of Midwifery in Community (JMC), 1(1), 1–6.
Anjan A, Susanti D. Hubungan Sumber Informasi Dengan Perilaku Personal Hygiene Pada Remaja Putri Saat Menstruasi. J Cent Res Publ Midwifery Nurs. 2019;3(1):38–44.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2021). Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia. Jakarta: BKKBN.
Damayanti, R. (2020). Kesehatan Reproduksi Remaja. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Hastuty, Y., Nasution, N., Rahmah, L., & Kumalasari, K. (2023). Correlation between Knowledge and Personal Hygiene Behavior among Female Adolescents during Menstruation: A Study at MTSN Binanga School. JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan, 12(2), 130–136.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Kesehatan Reproduksi Remaja. Jakarta: Kemenkes RI.
Kusmiran E. Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita. Jakarta: Salemba Medika; 2012.
Notoatmodjo S. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2014.
Nurhayati, N., & Handayani, W. (2020). Hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 2 Sleman. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 50-58.
Nursalam. Manajemen Keperawatan, Aplikasi dalam Praktik Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika; 2015.
Putri, N. A., & Setianingsih, A. (2016). Hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku personal hygiene mentruasi. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 5(1), 15-23.
Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328-335
Sari, D. P., Wulandari, E., & Putri, M. R. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi terhadap perilaku kebersihan menstruasi di kalangan remaja putri. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 10(3), 112-119.
Silvia, I., & Sulistyoningtyas, S. (2023). Hubungan pengetahuan remaja dengan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 3 Gamping. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1, 511–516.
Siregar, H. M., & Lubis, J. (2023). Pengaruh Pengetahuan Remaja Mengenai Menstruasi Terhadap Perilaku Personal Hygiene Pada Saat Menstruasi Di Lingkungan III Kelurahan Silandit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 134-141
Susilowati, E., Izah, N., & Rakhimah, F. (2023). Pengetahuan Remaja dan Akses Informasi terhadap Sikap dalam Praktik Kesehatan Reproduksi Remaja. Jurnal Profesi Bidan Indonesia
Vivi, W. (2024). Pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Video Animasi Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Siswi Sekolah Dasar Dalam Menghadapi Menarche Di Kecamatan Lembah Melintang Kabupaten Pasaman Barat (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
WHO. (2020). Menstrual hygiene management: A critical component of health for women and girls.
Wulandari, R., Putri, I., & Herfanda, E. (2024). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Personal-Hygiene saat Menstruasi pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Miftahunnajah Sleman Yogyakarta. Jurnal Sehat Mandiri, 19(1), 36–45
Wulandari, S., Rahmawati, D., & Kusuma, E. (2021). Pengaruh budaya dan lingkungan sosial terhadap perilaku kebersihan menstruasi remaja di Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(3), 89-97
Yuliana, E., & Wahyuningsih, E. (2020). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri tentang Menstruasi dengan Perilaku Kebersihan Menstruasi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), 45–52.
Zulva, R. I. (2011). Pengaruh Peer Education terhadap Sikap Manajemen Higiene Menstruasi pada Santriwati Remaja Awal Di Pondok Pesantren Al-Qodiri Jember. Sripsi.Jember: Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Jember.
Copyright (c) 2026 Wanda Januar Astawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
