Pengaruh Revitalisasi infrastruktur dan Kawasan terhadap Minat Berkunjung melalui Daya Tarik Wisata di Kota Tua Ampenan
Downloads
How to Cite
Revitalisasi kawasan wisata merupakan salah satu strategi yang diterapkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas destinasi sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berkelanjutan. Kota Tua Ampenan sebagai kawasan bersejarah di Kota Mataram memiliki potensi wisata budaya dan bahari yang besar, namun masih menghadapi berbagai permasalahan terkait kualitas infrastruktur dan estetika kawasan yang memengaruhi minat wisatawan untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh revitalisasi infrastruktur dan revitalisasi estetika terhadap minat berkunjung wisatawan dengan daya tarik wisata sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang pernah mengunjungi Kota Tua Ampenan. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling--Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi infrastruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata (β = 0,346; p < 0,05), demikian pula revitalisasi estetika berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya tarik wisata (β = 0,574; p < 0,05). Daya tarik wisata terbukti berpengaruh positif terhadap minat berkunjung (β = 0,435; p < 0,05). Sebaliknya, revitalisasi infrastruktur (β = 0,105; p > 0,05) dan revitalisasi estetika (β = 0,136; p > 0,05) tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap minat berkunjung. Nilai R² untuk daya tarik wisata sebesar 0,489 dan minat berkunjung sebesar 0,549. Namun demikian, daya tarik wisata mampu memediasi secara signifikan pengaruh revitalisasi infrastruktur maupun revitalisasi estetika terhadap minat berkunjung wisatawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas fisik kawasan perlu diintegrasikan dengan penguatan daya tarik destinasi agar mampu meningkatkan keinginan wisatawan untuk berkunjung kembali.
The Mediating Role of Tourist Attraction in the Relationship Between Infrastructure Revitalization, Area Aesthetic Revitalization, and Tourists' Visit Intention in Ampenan Old Town
Abstract
Area revitalization has become one of the main strategies employed by governments to improve destination quality and strengthen sustainable tourism development. Kota Tua Ampenan, a historical district in Mataram City, possesses considerable cultural and coastal tourism potential; however, inadequate infrastructure and declining environmental aesthetics continue to limit its attractiveness to visitors. This study aims to analyze the influence of infrastructure revitalization and aesthetic revitalization on tourists' intention to visit through tourism attractiveness as a mediating variable. A quantitative research approach was employed using a survey of 100 respondents who had visited Kota Tua Ampenan. Respondents were selected using purposive sampling techniques. The research instrument was tested for validity and reliability before being analyzed using Structural Equation Modeling--Partial Least Squares (SEM-PLS). The results indicate that infrastructure revitalization has a positive and significant effect on tourism attractiveness (β = 0.346; p < 0.05). Likewise, aesthetic revitalization significantly improves tourism attractiveness (β = 0.574; p < 0.05). Tourism attractiveness also has a positive and significant influence on visiting intention (β = 0.435; p < 0.05). However, infrastructure revitalization (β = 0.105; p > 0.05) and aesthetic revitalization (β = 0.136; p > 0.05) do not directly influence visiting intention. The R² values for tourism attractiveness and visiting intention are 0.489 and 0.549, respectively. Tourism attractiveness significantly mediates the relationship between both infrastructure revitalization and aesthetic revitalization toward visiting intention. These findings imply that physical improvements alone are insufficient to encourage tourist visits unless they simultaneously enhance the overall attractiveness of the destination.
Adiyanto, A., Silviani, N. Z., & Rusdiana, S. (2025). Perbandingan Peran Pemerintah Daerah Pada Pembangunan Berkelanjutan Tujuan 14 SDGs Pada Marine Geopark Di Kepulauan Riau Dan Papua Barat. Jurnal USM Law Review, 8(1), 332-356. https://doi.org/10.26623/julr.v8i1.11526
Adnan, E. N., Soedwiwahjono, S., & Suminar, L. (2023). Peran Kota Tua Ampenan dalam Mendukung Konsep Pariwisata Berkelanjutan di Lombok. Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman, 5(1), 35-48. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v5i1.67415.35-48
Ali, M., Rasyid, A. R., Arifin, M., Akil, A., Wunas, S., Natalia, V. V., ... & Nur, D. S. A. (2024). Sosialisasi Strategi Kebijakan Perencanaan Wisata Pesisir Berkelanjutan Tanjung Bira dan Lemo-lemo di Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Bulukumba. JURNAL TEPAT: Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat, 7(2), 390-397.
Ambabunga, Y., ROBERT, B. F., & Sangbua, N. (2024). Revitalisasi Objek Wisata Pana’Toraja Utara. CO-VALUE Учредители: CV. Syntax Corporation Indonesia, 15(7).
Apriyani, D. A. (2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen. Jurnal Administrasi Bisnis, 51(2), 1-7.
Ardiansyah, I., & Julianto, E. (2023). Persepsi wisatawan terhadap infrastruktur wisata pasca revitalisasi kawasan Kota Tua Jakarta. Jurnal Manajemen Perhotelan Dan Pariwisata, 6(1), 194-206. https://doi.org/10.23887/jmpp.v6i1.57879
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Mataram. (2023). Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Mataram Tahun 2023).
Biringkanae, A., & Tammu, R. G. (2022). Revitalisasi tongkonan sebagai daya tarik wisata dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa wisata Kole Sawangan. Journal of Tourism and Economic, 5(2), 186-198. https://doi.org/10.36594/jtec/zwt80w95
Biringkanae, A., & Tammu, R. G. (2022). Revitalisasi tongkonan sebagai daya tarik wisata dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa wisata Kole Sawangan. Journal of Tourism and Economic, 5(2), 186-198. https://doi.org/10.36594/jtec/zwt80w95
Brahmanto, E., & Hamzah, F. (2017). Strategi pengembangan Kampung Batu Malakasari sebagai daya tarik wisata minat khusus. Media Wisata, 15(2).
Damayanti, R. A., & Puspitasari, A. Y. (2024). Kajian potensi daya tarik wisata heritage di Indonesia. Jurnal Kajian Ruang, 4(1), 13.
Daulay, F. N., Liu, F., & Azies, K. D. (2026). Implementasi Revitalisasi Wisata Situ Cibeureum Melalui Pengembangan Serta Pembangunan Infrastruktur Kreatif. Integrative Perspectives of Social and Science Journal, 3(07 Juli), 29-36.
Eddyono, F. (2021). Pengelolaan destinasi pariwisata. Uwais Inspirasi Indonesia.
Fhatoni, A. K., & Sardini, N. H. (2017). Perlawanan Masyarakat Luar Batang Jakarta Terhadap Kebijakan Revitalisasi Kawasan Pesisir Pada Tahun 2016. Journal of Politic and Government Studies, 6(03), 1-10..
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS (Edisi ke-9). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haryati, T., & Hidayat, A. G. (2019). Konsep wisata dari perspektif ekonomi masyarakat. Jurnal Pendidikan IPS, 9(2), 113-122. https://doi.org/10.37630/jpi.v9i2.170
Lallo, C., Poluan, R. J., & Waani, J. O. (2015). Persepsi wisatawan terhadap fasilitas infrastruktur di Pantai Pasir Putih Kabupaten Manokwari Propinsi Papua Barat. Jurnal USR Manado, 5(2), 23-33.
Lasso, A. H., Sanjaya, R. B., Hudiono, R. K., Prabawa, T. S., & Sandang, Y. (2023). Pengantar Pariwisata dan Manajemen Destinasi. Tangguh Denara Jaya Publisher.
Persada, C. (2018). Perencanaan Pariwisata dalam Pembangunan Wilayah Berkelanjutan.
Saputra, I. M., Deifan, A., Pratiwi, Y. A., & Vahiradelvia, P. B. (2025). KAJIAN POTENSI TAMAN KOTA SEBAGAI OBJEK WISATA KOTA (STUDI KASUS PADA TAMAN KOTA DI KOTA MATARAM). Jurnal Ilmu Sosial dan Edukasi (JISELI), 1(3).
Syafitri, D., & Ezizwita, E. (2023). Pengaruh Daya Tarik Wisata, Fasilitas dan Aksesibilitas Terhadap Proses Keputusan Berkunjung di Objek Wisata Pantai Padang di Kota Padang. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas, 25(2), 328-341.
Tengku Putri, S. (2021). Revitalisasi kawasan wisata heritage: Pendekatan teori dan praktik. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 8(3), 210-225.
Copyright (c) 2026 Ayuni Septiani Saputri, Dwi Putra Buana Sakti, I Nyoman Nugraha A.P

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
