Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Hemodialisis

Hemodialisis Dukungan Keluarga Penyakit Ginjal Kronis Tingkat Kecemasan

Authors

Downloads

How to Cite

Rahmawati, S. D., Utomo, E. K., & AM, A. I. (2026). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kecemasan pada Pasien Hemodialisis. Empiricism Journal, 7(3), 3545-3556. https://doi.org/10.36312/ej.v7i3.6471

Penyakit ginjal kronis memerlukan terapi hemodialisis jangka panjang yang dapat menimbulkan kecemasan pasien. Dukungan keluarga diduga berperan penting dalam membantu pasien beradaptasi dan mengurangi kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dimensi dukungan keluarga (emosional, penghargaan, instrumental, informasi, dan jaringan sosial) dengan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisis di RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 51 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan tingkat kecemasan,kemudian di analisis menggunakan uji Spearman Rank dan Regresi Logistik Multinomial. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >60 tahun, laki-laki, berpendidikan SD, dan telah menjalani hemodialisis <1 tahun. Sebagian besar dukungan keluarga kategori cukup, dengan tingkat kecemasan kategori cemas sedang. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan semua dimensi dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan tingkat kecemasan. Analisis regresi menunjukkan model secara keseluruhan signifikan (sig.= 0,003, Nagelkerke R-Square = 0,530). Hanya dukungan emosional yang memiliki dampak signifikan terhadap tingkat kecemasan (χ²=12,034, p=0,007), sedangkan dukungan lainnya tidak signifikan (p>0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa tingkat kecemasan pasien dapat menurun seiring dengan peningkatan kualitas dukungan keluarga yang mereka terima. Namun, hanya dukungan emosional yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat kecemasan sehingga perlu menjadi fokus dalam upaya keperawatan.

The Relationship Between Family Support and Anxiety Levels in Hemodialysis Patients

Abstract

Cronic kidney disease requires long-term hemodialysis treatment. Which can cause anxiety in patients. Family support is believed to play an important role in helping patients adapt and reduce anxiety. This study aimed to determine the relationship between dimensions of family support (emotional, appreciation, instrumental, informational, and social network) and anxiety levels in hemodialysis patients at Ir. Soekarno Regional General Hospital In Sukohajo. This analytical study used a cross sectional design and involved 51 respondents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires on family support and anxiety levels, then analyzed using the spearman rank test and multinomial logistic regression, the results showed that the majority of respondents were over 60 years old, male, had an elementary school education, and had been undergoing hemodialysis for less than one year. Most respondents received adequate family support, with anxiety levels classified as moderately anxious. The results of the spearman rank test showed that all dimensions of family support were significantly associated with anxiety levels.  Regression analysis showed that the overall model was significant (sig. = 0,003, nagelkerke r-square = 0,530). Only emotional support had a significant impact on anxiety levels (χ²=12,034, p=0,007),while other forms of support were not significant (p>0,05). These findings suggest that pastients anxiety levels may decrease as the quality of family support they receive improves. However, only emotional support has a significant effect on anxiety levels, so it should be the focus of nursing interventions.