Pengembangan Nilai-Nilai Filosofi Tradisi Tonjokan untuk Meningkatkan Self-Acceptance Siswa SMP Negeri 1 Ajung
Downloads
How to Cite
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul konseling individu berbasis nilai-nilai filosofi Tradisi Tonjokan untuk membantu meningkatkan self-acceptance siswa SMP Negeri 1 Ajung serta mengetahui kelayakan dan hasil implementasi terbatas modul yang dikembangkan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya siswa yang mengalami kesulitan dalam menerima dan menghargai dirinya, seperti rendahnya kepercayaan diri, kecenderungan membandingkan diri dengan teman, serta kesulitan menerima kelebihan dan kekurangan diri. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri atas Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dikembangkan berupa modul konseling individu yang memuat materi self-acceptance, nilai-nilai filosofi Tradisi Tonjokan, prosedur konseling individu, RPL, LKPD, lembar refleksi, dan evaluasi. Nilai yang diintegrasikan meliputi penghargaan dan timbal balik, tanggung jawab sosial dan gotong royong, serta kesederhanaan dan kearifan lokal. Hasil validasi menunjukkan persentase 85,5% dari guru Bimbingan dan Konseling dan 78% dari ahli media. Berdasarkan kriteria yang digunakan, 85,5% termasuk sangat valid, sedangkan 78% termasuk valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil. Implementasi terbatas pada satu konseli menunjukkan peningkatan skor self-acceptance dari 33 (25,78%) menjadi 104 (81,25%). Karena implementasi hanya dilakukan pada satu konseli tanpa kelompok pembanding, hasil tersebut ditafsirkan sebagai temuan implementasi terbatas dan belum dapat digeneralisasikan sebagai bukti efektivitas modul untuk seluruh siswa.
Integrating the Philosophical Values of the Tonjokan Tradition to Enhance Students’ Self-Acceptance at SMP Negeri 1 Ajung
Abstract
This study aims to develop an individual counseling module based on the philosophical values of the Tonjokan Tradition to help improve students' self-acceptance at SMP Negeri 1 Ajung and to determine the feasibility and limited Implementation results of the developed module. The study was motivated by the finding that some students experienced difficulties in accepting and appreciating themselves, including low self-confidence, a tendency to compare themselves with peers, and difficulties in accepting their strengths and weaknesses. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE Development model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The developed product was an individual counseling module containing self-acceptance materials, philosophical values of the Tonjokan Tradition, individual counseling procedures, a Service Implementation Plan (RPL), Student Worksheets (LKPD), reflection sheets, and Evaluation activities. The integrated values included appreciation and reciprocity, social responsibility and mutual cooperation, as well as simplicity and local wisdom. Validation results showed percentages of 85.5% from the guidance and counseling practitioner and 78% from the media expert. Based on the criteria used, 85.5% was categorized as highly valid, while 78% was categorized as valid and usable with minor revisions. Limited Implementation with one counselee showed an increase in self-acceptance score from 33 (25.78%) to 104 (81.25%). Because the Implementation involved only one counselee without a comparison group, the finding is interpreted as a limited Implementation result and cannot be generalized as evidence of module effectiveness for all students.
Ahmad Mujahid Lidinillah , Badruddin, Khoirul Anam, G. M. (2024). Tradisi Tonjhengan Dalam Walimah Al-Ursy Perspektif Maslahah Mursalah, 8(3), 1–22.
Alfina, E. V. (2021). Pengaruh Attachment dan Penyesuaian Diri terhadap Self-Esteem Siswa SMP Teuku Umar Semarang Tahun Pelajaran 2019 / 2020. 3(1), 11–29.
Alta, R., Putri, C., Sos, S., & Ikom, M. (2025). Kabupaten Jember Tentang Tradisi Tonjokan Perception Of The People Of Kemiri Village , Panti District , Jember Regency About The Tonjokan Tradition. 1(4), 234–242.
Azmi, I. U., & Thamrin, M. (2021). Studi Komparasi Kepercayaan Diri ( Self Confidence ) Siswa yang Mengalami Verbal Bullying dan Yang Tidak Mengalami Verbal Bullying di Sekolah Dasar Indriana Ulul Azmi 1, Nafi’ ah 2 , Muhammad Thamrin 3 , Akhwani 4. 5(5), 3551–3559.
Betari Chintya, 2 Redi Panuju. (2021). Tradisi tonjokan pada upacara pernikahan didesa ajung wetan kabupaten jember jawa timur dalam perspektif komunikasi. 5(2), 203–212.
Fatimah, D. N. (2017). . Masa remaja berlangsung antara umur 12 tahun sampai dengan 21 tahun bagi wanita dan 13 tahun sampai dengan 22 tahun. 14(1), 25–37.
Fernandes, B., Newton, J., & Essau, C. A. (2022). The Mediating Effects of Self-Esteem on Anxiety and Emotion Regulation. 1–17.
Fitri, L. (2015). Meningkatkan Self-acceptance. 2014–2016.
Funay, Y. E. N. (2020). Indonesia dalam Pusaran Masa Pandemi: Strategi Solidaritas Sosial Berbasis Nilai Tradisi Lokal. 107–120.
Herinawati, V., & Hidayati, R. (2022). Pendekatan Client Centered Dengan Teknik Problem Solving Untuk Meningkatkan Kurang Percaya Diri. 1(2), 241–250.
Herinawati, V., & Hidayati, R. (2025). Jurnal Hasil Penelitian dan Pengembangan (JHPP). 3(2), 85–100.
Hurlock, E. Psikologi Perkembangan.
Islami, A. C. (1978). Gambaran Self-acceptance ( Self-acceptance ) Pada Remaja yang Tinggal Bersama Orang Tua Tunggal Ibu Gambaran Self-acceptance ( Self-acceptance ) Pada Remaja Yang An Overview Of Self-acceptance In Adolescents Living With Single-Parent Mothers Gambaran Self-acceptance ( Self-acceptance ) Pada Remaja yang Tinggal Bersama Orang Tua Tunggal Ibu Insight : Jurnal Bimbingan dan Konseling 11 ( 2 ) Desember 2022. 11(2), 135–148.
Isriyah, M., & Rahmawati, W. K. (2025). Pengembangan Modul Layanan Bimbingan Dan Konseling Berbasis Nilai-Nilai Larung Sesaji Untuk Meningkatkan Interaksi Multidimensional Siswa. 9(2), 102–112. https://doi.org/10.26539/y3g3fb02
Khoiryasdien, A. D. (2020). Pelatihan Berpikir Positif untuk Meningkatkan Self-acceptance Survivor Bipolar di Yogyakarta. 16(2), 317–335.
Khumairani, A., Syahputri, W. N., Siregar, R. W., Tinggi, S., Islam, A., & Deli, T. (n.d.). Kebudayaan masyarakat di desa sei bamban dan kebudayaan masyarakat di kota perbaungan. 118–129.
Mustakimah, L., & Halim, I. A. (2024). Commodification of the Nyangku Traditional Ceremony in Panjalu of West Java. 4(2), 139–150.
Nakamura, H., Nagata, A., & Ito, K. (2021). Concept Analysis of Self-acceptance in Japanese Adolescents. 41, 546–555. https://doi.org/10.5630/jans.41.546
Oktania, L., Lunanta, L. P., Adhandayani, A., & Yusup, A. (2022). Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua Dengan Kepercayaan Diri Remaja Awal Di Smk Muhammadiyah 9 Jakarta. 1(7), 747–763.
Oktavianto, E., Melinda, D. W., & Timiyatun, E. (2023). Kejadian Bullying dan Kepercayaan Diri Pada Remaja. 18(01), 140–147.
Pradana, C. R., Hanantaqiya, F., & Diri, R. (2025). Penerapan Teori Humanistik Dengan Menggunakan Teknik Self-acceptance Untuk Mengatasi Insecurity. 5(1), 12–23.
Puspitasari, R., Basori, M., & Aka, K. A. (2022). Studi Kasus Rasa Kurang Percaya Diri Siswa Kelas Tinggi SDN 3 Tanjungtani Pada Saat Menyampaikan Argumennya Di Kelas dan Upaya Menumbuhkan Rasa Percaya Diri. 4(2), 325–335. https://doi.org/10.37216/badaa.v4i2.738
Karo Sekali, R. B., & Tohir, A. (2020). Upaya meningkatkan self-acceptance (self-acceptance) siswa melalui konseling individu dengan pendekatan realita kelas XI SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Jurnal Evaluasi dan Pembelajaran, 2(2), 135–147.
Solikhah, A. (2021). Optimalisasi Layanan Bimbingan Klasikal dengan Model Problem-Based Learning untuk Mengatasi Perilaku Bullying Siswa SMP. 2(7), 1151–1168.
Syahril, P. W., Padang, U. N., Febriani, R. D., Padang, U. N., Syukur, Y., Padang, U. N., Padang, U. N., Arafani, A., & Padang, U. N. (2025). Self-acceptance Siswa dengan Pengalaman Perceraian Orang Tua di SMP Negeri 1 Sinjunjung. 511–518.
Tilaar Sri Wening, (2012). (n.d.). Pembentukan Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Nilai. 1, 55–66.
Utami, T. R. (2024). Educatus : Jurnal Pendidikan Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pilihan Karir Siswa: Pendekatan Kualitatif Dalam Konteks Pendidikan Menengah Atas, 2(2), 34–40.
View of Solution-Focused Brief Group Counseling (SFGC) Untuk Meningkatkan Self-acceptance Pada Anak Korban Perceraian. (n.d.).
Wojnarowska, A., Kobylinska, D., & Lewczuk, K. (2020). Acceptance as an Emotion Regulation Strategy in Experimental Psychological Research : What We Know and How We Can Improve That Knowledge. 11(February). https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.00242
Yusrianti , Jusman Tang, Ibrahim Manda, Syamsu Tang, S. S. (2023). Implementasi Nilai Dalam Penguatan Karakter Melalui Budaya Sekolah Berbasis Kearifan Lokal di SMKN 8 Pinrang Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang , Sidenreng Rappang , Indonesia Pendahuluan Pendidikan diharapkan. 2023(01), 18–28.
Zahro, S., Triana, D., Studi, P., & Jember, U. I. (2026). Pengaruh konseling individu dengan teknik. 43(1), 33–46.
Copyright (c) 2026 Finka Nanda Sari, Mudafiatun Isriyah, Nailul Fauziyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Empiricism Journal agree to the following terms:
- For all articles published in Empiricism Journal, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
