Tingkat Kesepian (Loneliness) dan Komitmen (Commitment) Berlatih pada Anggota Ekstrakurikuler Futsal di  SMPN 6 Alalak

Kesepian komitmen berlatih ekstrakurikuler futsal

Authors

Downloads

How to Cite

Rifai, R., Habibie, M. ., Fitrianto, A. T. ., & Prayoga, H. D. . (2026). Tingkat Kesepian (Loneliness) dan Komitmen (Commitment) Berlatih pada Anggota Ekstrakurikuler Futsal di  SMPN 6 Alalak. Empiricism Journal, 7(3), 2950-2961. https://doi.org/10.36312/ej.v7i3.6752

Kegiatan ekstrakurikuler olahraga menjadi wadah penting dalam pengembangan minat, bakat, keterampilan sosial, dan pembentukan karakter siswa. Namun, keterlibatan dalam ekstrakurikuler tidak selalu menjamin terpenuhinya kebutuhan sosial individu, sehingga sebagian siswa masih dapat mengalami kesepian (loneliness) yang berpotensi memengaruhi komitmen berlatih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesepian (loneliness) dan komitmen (commitment) berlatih pada anggota ekstrakurikuler futsal di SMPN 6 Alalak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 33 anggota ekstrakurikuler futsal dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat loneliness berada pada kategori sedang dan tinggi dengan persentase 27,27%, sedangkan komitmen berlatih berada pada kategori sedang dengan persentase 33,33%.

The Level of Loneliness and Training Commitment among Futsal Extracurricular Members at SMPN 6 Alalak

Abstract

Sports extracurricular activities serve as an important medium for developing students’ interests, talents, social skills, and character building. However, participation in extracurricular activities does not always guarantee the fulfillment of individuals’ social needs, so some students may still experience loneliness, which can potentially affect their training commitment. This study aimed to determine the level of loneliness and training commitment among futsal extracurricular members at SMPN 6 Alalak. This study employed a quantitative descriptive method with a survey approach. The population consisted of 33 futsal extracurricular members using a total sampling technique. Data were collected using questionnaires, while data were analyzed using descriptive percentage statistics. The results showed that the level of loneliness was in the moderate and high categories with a percentage of 27.27%, while training commitment was in the moderate category with a percentage of 33.33%.