Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Menggunakan Langkah-langkah IDEAL

Authors

  • Haeriah Haeriah Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu
  • Syarifuddin Syarifuddin Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36312/ej.v3i1.734

Keywords:

kemampuan, pemecahan masalah, IDEAL, ability, problem-solving

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematika siswa menggunakan langkah-langkah IDEAL. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjeknya adalah 6 (enam) siswa kelas X IPS 2 SMA Negeri 8 Malang, enam siswa tersebut terdiri dua siswa dengan kemampuan tinggi, dua siswa dengan kemampuan sedang, dan dua siswa dengan kemampuan rendah. Data diperoleh melalui tes dan wawancara. Tes terdiri dari tiga soal terkait materi sistem persamaan linier tiga variabel. Langkah-langkah analisis data yaitu: 1) reduksi data; 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yaitu siswa dengan kemampuan tinggi sudah mampu memecahkan masalah menggunakan langkah-langkah IDEAL, siswa dengan kemampuan sedang kurang teliti dalam tahap melihat kembali dan mengevaluasi hasil, siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesulitan dalam tahap melaksanakan strategi dan melaksanakan hasil dan melihat kembali dan mengevaluasi hasil.

Analysis of Students' Mathematical Problem Solving Ability Using IDEAL Steps

Abstract

The purpose of this study is to analyze the mathematical problem-solving skills of students using IDEAL. This research uses a qualitative approach with a descriptive type. The subjects are six students of class X Social 2 State Senior High School 8 Malang. Six students consisted of two students with high ability, two with moderate ability, and two with low ability—data obtained through tests and interviews. The test consists of a three matter-related material linear equations system of three variables. Data analysis steps are 1) data reduction, 2) data presentation, and 3) conclusion. The result of the research shows that the development of students' mathematical problem-solving ability, i.e., students with high ability have been able to solve the problem using IDEAL steps, students with ability are being less conscientious in the process of reviewing and evaluating outcomes, students with low ability have difficulty in implementing strategy and executing results and reviewing and evaluating results.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adawiyah, A., Triasianingrum, & Suhardi, E. (2014). Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Inquiry Terbimbing dengan Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas VII di SMPN 2 Cibinong. Universitas Pakuan.

Anisa, W. N. (2014). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Komunikasi Matematik Melalui Pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik Untuk Siswa SMP Negeri Di Kabupaten Garut. Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(1).

Arnold, M. L., Heyne, L. A., & Busser, J. A. (2005). Problem Solving: Tools and Techniques for The Park and Recreation Administrator (Fourth). Sagamore Publishing, L.L.C.

Delyana, H. (2015). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VII Melalui Penerapan Pendekatan Open Ended. LEMMA, II(1), 26–34.

Depdiknas. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Matematika. Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.

Effendi, L. A. (2012). Pembelajaran Matematika dengan Metode Penemuan Terbimbing Untuk Meningkatkan Kemampuan Representasi Dan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Smp. Jurnal Penelitian Pendidikan, 1(2), 1–10.

Foshay, R. (2003). Principles for Teaching Problem Solving. PLATO Learning.

Fristadi, R., & Bharata, H. (2015). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dengan Problem Based Learning. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY, 597–602.

Gangga, U. W. A., Kusmayadi, T. A., & Usodo, B. (2015). Eksperimentasi Model Problem Based Learning ( PBL ) dan Model Group Investigation ( GI ) dalam Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau dari Sikap Percaya Diri Siswa Kelas VIII SMP Se-Kabupaten Madiun. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika, 3(1), 64–74.

Hadi, S., & Radiyatul. (2014). Metode Pemecahan Masalah Menurut Polya untuk Mengembangkan di Sekolah Menengah Pertama. EDU-MAT Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1), 53–61.

Husnidar, Ikhsan, M., & Rizal, S. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Disposisi Matematis Siswa. Jurnal Didaktik Matematika, 1(1), 71–82.

Ifanali. (2014). Penerapan Langkah-Langkah Polya Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Soal Cerita Pecahan pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Palu. Jurnal Elektronik Pendidikan Matematika Tadulako, 1(2), 148–158.

Joseph, K. Y. K. (2011). An Exploratory Study of Primary Two Pupils ’ Approach to Solve Word Problems. Journal of Mathematics Education, 4(1).

Khasanah, N. U. (2016). Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Strategi Realistic Mathematics Education Berbasis Group Investigation Universitas Muhammadiyah Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Mairing, J. P. (2017). Kemampuan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Masalah Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. AKSIOMA - Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 16–26.

Marfuqotul, H., & Sutama. (2015). Penerapan Problem Based Learning untuk Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa Kelas VIII Semester II SMPN 1 Teras Tahun 2014/2015. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Muchayat. (2011). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Strategi IDEAL Problem Solving Bermuatan Pendidikan Karakter Materi Turunan FUngsi Kelas XI [Universitas Negeri Semarang]. http://muchayat.blogspot.co.id/2011/09/v-behaviorurldefaultvmlo.html

Nayazik, A., & Sukestiyarno. (2012). Pembelajaran Matematika Model IDEAL Problem Solving dengan Teori Pemrosesan Informasi Untuk Pembentukan Pendidikan Karakter dan Pemecahan Masalah. Pythagoras, 7(2), 1–8.

Nurwijayaningsih, H. (2015). Peningkatan Problem Solving Skill Siswa SMP dalam Materi Pesawat Sederhana Menggunakan Problem Based Learning Universitas Pendidikan Indonesia [Universitas Pendidian Indonesia]. repository.upi.edu

Pasaribu, J. K. (2013). Penerapan Pembelajaran IDEAL Problem Solving Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa di Kelas VIII SMP N 7 Pematangsiantar T.A 2012/2013. Universitas Negeri Medan.

Permatasari, B. A. D., Setiawan, T. B., & Kristiana, A. I. (2015). Analisis Kesulitan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Materi Aljabar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Bangil. Kadikma, 6(2), 119–130.

Pimta, S., Tayruakham, S., & Nuangchalerm, P. (2009). Factors Influencing Mathematic Problem-Solving Ability of Sixth Grade Students. Journal of Social Sciences, 5(4), 381–385. https://doi.org/10.3844/jssp.2009.381.385

Prasetya, A., Kartono, & Widodo, A. (2012). Model IDEAL Problem Solving untuk Pencapain Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas Olimpiade. Lembaran Ilmu Kependidikan, 41(1), 1–6.

Purnamasari, P. D. (2015). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 1 Patuk Pada Pokok Bahasan Peluan. Jurnal Pendidikan Matemtika Dan Sains, 1–7.

Puspendik. (2010). Trend prestasi matematika dan ipa pada TIMSS tahun 1999, 2003 dan 2007. In Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional.

Puspendik. (2012). Final Report Determinants of Learning Outcomes Trend in International Mathematics and Sciences Study (TIMSS 2011).

Rahayu, R., & Kartono. (2014). The Effect of Mathematical Disposition toward Problem Solving Ability Based On IDEAL Problem Solver. International Journal of Science and Research (IJSR), 3(10), 2012–2015.

Rahmawati. (2016). Hasil TIMSS 2015: Diagnosa Hasil untuk Perbaikan Mutu dan Peningkatan Capaian (pp. 1–10).

Sarbiyono. (2016). Penerapan Pendekatan Matematika Realistik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa. Jurnal Reviem Pembelajaran Matematika, 1(2), 163–173.

Sulistiyorini, & Setyaningsih, N. (2016). Analisis Kesulitan Siswa dalam Pemecahan Masalah Soal Cerita Matematika pada Siswa SMP. Prosiding Seminar Pendidikan Matematika 2016, 1–9.

Tias, A. A. W., & Wutsqa, D. U. (2015). Analisis Kesulitan Siswa SMA dalam Pemecahan Masalah Matematika Kelas XII IPA di Kota Yogyakarta. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 2(1), 28–39. https://doi.org/10.21831/jrpm.v2i1.7148

Ulya, H. (2016). Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Siswwa Bermotivasi Belajar Tinggi Berdasarkan IDEAL Problem Solving. Jurnal Konseling GUSJIGANG, 2(1), 90–96.

Ulya, H., Kartono, & Retnoningsih, A. (2014). Analysis Of Mathematics Problem Solving Ability of Junior High School Students Viewed From Students ’ Cognitive Style. International Journal of Education and Research, 2(10), 577–582.

Untarti, R. (2015). Efektifitas Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Pada Mata Kuliah Statistika Inferensia. Journal Mathematics Education, 1(1), 76–86.

Wulandari, C. P., Hidayanto, E., & Dwiyana. (2016). Analisis Kesulitan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Materi Sistem Persamaan Linier Dua Variabel. Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika UNY 2016, 23–28.

Yarmayani, A. (2016). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas Xi Mipa Sma Negeri 1 Kota Jambi. Jurnal Ilmiah DIKDAYA, Vol 6(2), 12–19.

Zain, D. (2013). Pemecahan Masalah Sebagai Tujuan dan Proses dalam Pembelajaran Matematika.

Downloads

Published

2022-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Haeriah, H., & Syarifuddin, S. (2022). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Menggunakan Langkah-langkah IDEAL. Empiricism Journal, 3(1), 42-57. https://doi.org/10.36312/ej.v3i1.734