Evaluasi Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di SDN 10 Buwun Mas dan SDN 23 Ampenan (Studi Komparatif Sekolah Pedesaan dan Perkotaan)

Authors

  • Nurul Aulia Universitas Mataram
  • Mohamad Mustari Universitas Mataram
  • Muhammad Makki Makki Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v4i1.3038

Keywords:

Kebijakan Digitalisasi Pendidikan, Studi Komparatif, Sekolah Pedesaan, Sekolah Perkotaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan digitalisasi pendidikan dasar di wilayah pedesaan dan perkotaan, dengan studi kasus di SDN 10 Buwun Mas (Kabupaten Lombok Barat) dan SDN 23 Ampenan (Kota Mataram). Kebijakan ini merupakan bagian dari agenda nasional seperti program Merdeka Belajar dan target RPJMN 2020–2024 yang menekankan transformasi digital dalam pendidikan. Fokus evaluasi diarahkan pada lima platform digital utama: Platform Merdeka Mengajar (PMM), ARKAS, SIPLah, Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dan Rapor Pendidikan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh kesenjangan nyata dalam infrastruktur dan literasi digital; menurut Kemendikbudristek (2023), sekitar 42% sekolah dasar di daerah 3T masih belum memiliki akses internet stabil, dibandingkan hanya 7% di perkotaan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi komparatif dan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa SDN 23 Ampenan telah mengimplementasikan kebijakan digitalisasi dengan baik karena dukungan infrastruktur dan SDM yang memadai. Sementara itu, SDN 10 Buwun Mas menghadapi berbagai tantangan mulai dari minimnya perangkat digital hingga rendahnya literasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan kebijakan digitalisasi pendidikan masih belum merata dan sangat dipengaruhi oleh konteks geografis dan kesiapan lokal. Rekomendasi ditujukan kepada pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pemerataan infrastruktur digital, menyediakan pelatihan intensif, serta melakukan supervisi berkelanjutan agar sekolah di daerah tertinggal mampu bertransformasi secara digital secara efektif.

References

Barney, J. (1991). Firm Resources and Sustained Competitive Advantage. J. of Management.

Dewi, R. S. (2021). Penerapan kebijakan digitalisasi dalam pendidikan sekolah dasar: Studi kasus di SDN 1 Negeri Kidul Purwakarta. Universitas HKBP Nommensen.

Kemendikbudristek. (2020). Merdeka belajar: Kebijakan transformasi pendidikan.

Mulyasa, E. (2020). Pendidikan di Era Digital: Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Daerah Pedesaan. Bandung: Alfabeta.

Mustari Mohamad, Sudirman dkk (2024). Transformasi Pendidikan di Era Sosiety 5.0 dalam Implementasi Sekolah Penggerak. Scientia: Social Sciences & Humanities. Vol. 3, No. 2, 2024, 189–193

Nasution, M. (2021). Analisis kualitas pembelajaran daring selama pandemi: Perspektif guru dan siswa. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 11(3), 56–67.

Rahayu, T., & Arifin, Z. (2021). Kesenjangan digital dalam pendidikan di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(1), 34–45.

Ratnawulan, R. (2015). Evaluasi Pembelajaran. Padang: Sukabina Press.

Stufflebeam, D. L. (1971). The Relevance of the CIPP Evaluation Model for Educational Accountability

Sudarmanto, J. (2020). Ketimpangan ekonomi dan akses pendidikan di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan.

Sudijono, A. (2015). Evaluasi Kebijakan Pendidikan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sujana, K., & Sari, D. (2017). Mobilitas siswa dan akses pendidikan di daerah terpencil. Jurnal Pendidikan Indonesia, 12(1), 54–64.

Tuwu, M. (2018). Tantangan pendidikan di daerah pedesaan: Perspektif dan solusi. Jakarta: Gramedia.

UNESCO. (2021). Ensuring inclusive education for rural communities.

Van Dijk, J. (2006). The Digital Divide. Cambridge: Polity Press.

Widodo, A. (2020). Efektivitas digitalisasi pendidikan: Studi kasus di sekolah-sekolah Indonesia. Jurnal Pendidikan Teknologi, 8(2), 101–113.

Yuniarti, L. (2021). Kebijakan digitalisasi pendidikan: Meningkatkan kualitas dan akses di daerah tertinggal. Jurnal Kebijakan Pendidikan Indonesia, 5(1), 43–56.

Downloads

Published

2025-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Aulia, N., Mustari, M., & Makki, M. M. (2025). Evaluasi Kebijakan Digitalisasi Pendidikan di SDN 10 Buwun Mas dan SDN 23 Ampenan (Studi Komparatif Sekolah Pedesaan dan Perkotaan). Journal of Authentic Research, 4(1), 363-377. https://doi.org/10.36312/jar.v4i1.3038