Rancangan Model Konseling Perorangan Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Sma N 1 Sawahlunto Yang Tinggal Di Panti Asuhan
DOI:
https://doi.org/10.36312/jar.v4iSpecial%20Issue.3340Keywords:
Kepercayaan diri, Konseling perorangan, Peserta didik panti asuhan, Bimbingan dan konselingAbstract
Peserta didik yang tinggal di panti asuhan sering menghadapi tantangan emosional dan sosial yang kompleks, yang berdampak negatif terhadap perkembangan kepercayaan diri mereka. Kepercayaan diri merupakan aspek psikologis yang esensial dalam mendukung kemandirian, keberanian, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseling perorangan guna meningkatkan kepercayaan diri peserta didik panti asuhan di SMA Negeri 1 Sawahlunto. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang dimodifikasi dari model Borg & Gall menjadi enam tahap utama: analisis kebutuhan, perencanaan model, pengembangan draf, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi akhir. Model konseling yang dikembangkan mengintegrasikan pendekatan Client-Centered Counseling dari Carl Rogers dan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dari Albert Ellis. Terdapat tiga tahapan dalam model: (1) membangun hubungan dan rasa aman, (2) eksplorasi diri dan intervensi kognitif-emosional, serta (3) evaluasi dan penguatan diri. Indikator keberhasilan mencakup peningkatan kepercayaan diri, kemampuan adaptasi sosial, serta pandangan positif terhadap diri sendiri. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model ini relevan secara teoritis dan praktis. Uji coba terbatas juga membuktikan efektivitas model dalam meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling individual yang dirancang secara kontekstual mampu menjadi intervensi yang signifikan dalam membantu peserta didik panti asuhan mengembangkan keyakinan terhadap dirinya sendiri.
Students living in orphanages often face complex emotional and social challenges, which negatively affect the development of their self-confidence. Self-confidence is a crucial psychological aspect that supports independence, courage, and social adaptation abilities. This study aims to develop an individual counseling model to enhance the self-confidence of students in the orphanage at SMA Negeri 1 Sawahlunto. The research uses a modified Research and Development (R&D) approach based on the Borg & Gall model, consisting of six main stages: needs analysis, model planning, draft development, expert validation, limited trials, and final revision. The developed counseling model integrates Carl Rogers' Client-Centered Counseling approach and Albert Ellis' Rational Emotive Behavior Therapy (REBT). The model consists of three stages: (1) building rapport and safety, (2) self-exploration and cognitive-emotional intervention, and (3) evaluation and self-reinforcement. Success indicators include improvements in self-confidence, social adaptation abilities, and positive self-perception. Expert validation results show that this model is both theoretically and practically relevant. Limited trials also demonstrate the model's effectiveness in improving students' self-confidence. These findings suggest that contextually designed individual counseling can be a significant intervention in helping orphanage students develop confidence in themselves.
References
Aqila, F. Y., Prihartanti, N., & Asyanti, S. (2022). Peningkatan Penyesuaian Diri
Remaja Panti Asuhan Melalui Pelatihan Regulasi Emosi. Psympathic: Jurnal Ilmiah Psikologi, 8(2), 297–306.
Aditya S, Yoga, and Rini Fitriani Permatasari. 2021. “Dukungan Sosial Dan Kepercayaan Diri Terhadap Keterbukaan Diri Pada Remaja Di Panti Asuhan Tenggarong.” Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi 9(4): 850.
Andiwijaya, Dessy, and Franky Liauw. 2020. “Pusat Pengembangan Kepercayaan Diri.” Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) 1(2): 1695.
Aqila, Fikri Yumna, Nanik Prihartanti, and Setia Asyanti. 2022. “Peningkatan Penyesuaian Diri Remaja Panti Asuhan Melalui Pelatihan Regulasi Emosi.” Psympathic?: Jurnal Ilmiah Psikologi 8(2): 297–306.
Andiwijaya, G., & Liauw, F. Y. (2020). Pengaruh kepercayaan diri terhadap konsep diri remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 6(2), 1695–1702.
Azmi, S., Kusumaningrum, D. E., & Rizky, D. (2021). Kepercayaan diri sebagai prediktor penyesuaian diri remaja. Jurnal Psikologi Insight, 3(3), 3552–3560.
Corey, G. (2021). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy. Belmont, CA: Brooks/Cole
Fitri, N., Marlina, R., & Rahayu, I. (2018). Hubungan antara efikasi diri dan kepercayaan diri siswa. Jurnal Konseling Relasi, 3(2), 45–53.
Hayati, N., & Yusri, A. (2023). Meningkatkan kepercayaan diri anak panti asuhan Darul Ikhlas Kabupaten Padang Pariaman. Jurnal Bimbingan Konseling Islami, 5(1), 44–55.
Kulsum, A., Rahmadini, R., & Rahmi, A. (2023). Peran pendidikan terhadap pembentukan karakter anak di panti asuhan. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 35–40.
Lestari, Y., & Pasilaputra, T. (2024). Upaya meningkatkan rasa percaya diri siswa di Panti Aur Pakan Kamis. Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan, 6(1), 72–80.
Monnalisza, S., & S, R. (2018). Kepercayaan diri remaja panti asuhan Aisyiyah dan implikasinya terhadap layanan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 3(1), 75–83.
Oktaviani, M., & Syawaluddin, S. (2023). Peran panti asuhan dalam meningkatkan kepercayaan diri anak. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Konseling, 7(2), 32–34.
Purnia, D., & Syawaluddin, S. (2023). Tantangan Psikososial Anak Panti Asuhan
dalam Membangun Kepercayaan Diri. Jurnal Psikologi Remaja, 4(2), 72–78.
Purnia, D., & Syawaluddin, S. (2023). Tantangan psikososial anak panti asuhan dalam membangun kepercayaan diri. Jurnal Psikologi Remaja, 4(2), 72–78.
Sari, R., Yuliana, F., & Ramadhan, A. (2014). Penguatan kepercayaan diri melalui bimbingan konseling pada remaja. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 2(3), 47–54.
Sa'diyah, N., & Qomaruddin, A. (2024). Teknik analisis data dalam penelitian kualitatif. Jurnal Metodologi Penelitian Sosial, 8(1), 79–85.
Rogers, C. R. (1951). Client-Centered Therapy. Boston: Houghton Mifflin.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-26). Bandung: Alfabeta.
Syahrizal, S., & Jailani, M. (2023). Pendekatan deskriptif kualitatif dalam penelitian psikologi pendidikan. Jurnal Metodologi Pendidikan, 5(2), 17–25.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Al Asfahany, Rila Rahma Mulyani, Fuaddilah Putra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.