Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk pada Teks Pidato Presiden Prabowo Subianto
DOI:
https://doi.org/10.36312/242bn519Keywords:
Analisis Wacana Kritis, Teun A. Van Dijk, struktur makro, struktur mikro, teks pidato presidenAbstract
Pidato presiden merupakan wacana strategis yang tidak hanya menyampaikan kebijakan pemerintahan, tetapi juga merepresentasikan visi, ideologi, dan nilai-nilai kepemimpinan nasional yang dapat memengaruhi persepsi publik. Dalam konteks politik Indonesia pasca Pemilu 2024, pidato kenegaraan pertama Presiden Prabowo Subianto pada momen simbolis HUT ke-80 Kemerdekaan RI menjadi objek kajian yang penting untuk diungkap strategi wacana di baliknya, mengingat posisinya yang strategis dalam membentuk opini publik dan membangun legitimasi pemerintahan baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur makro dan struktur mikro teks pidato Presiden Prabowo Subianto pada sidang tahunan MPR RI dalam rangka HUT ke-80 kemerdekaan RI tahun 2025 menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. Fokus analisis dibatasi pada dua dimensi utama dari kerangka Van Dijk, yaitu struktur makro (tematik) yang menelaah tema utama wacana, dan struktur mikro yang mencakup aspek semantik, sintaksis, stilistik, serta retoris dalam teks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur makro dalam teks pidato Presiden Prabowo Subianto merepresentasikan makna kemerdekaan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat sebagai tema sentral. Pada struktur mikro ditemukan strategi semantik, sintaksis, stilistik, dan retoris yang digunakan sebagai upaya membangun legitimasi, membentuk citra kepemimpinan, dan memengaruhi cara pandang audiens terhadap pemerintahan Prabowo Subianto. Secara sosial-politik, strategi wacana yang ditemukan ini berimplikasi pada pembentukan opini publik yang kohesif di tengah dinamika nasional, memperkuat diskursus tentang kemandirian bangsa, serta membangun narasi kepemimpinan yang tegas dan berpihak pada rakyat. Hal ini pada akhirnya berpotensi memantapkan dukungan publik terhadap arah kebijakan pemerintah dan memperteguh identitas nasional dalam wacana politik kontemporer Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Ramadani, Cecep Dudung Julianto, Iin Indrayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.