Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan di Kabupaten Barito Timur Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Bina Marga

Authors

  • Murniati ID Universitas Palangka Raya
  • Robby ID Universitas Palangka Raya
  • Cristian Bayu Merlino ID Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.4887

Keywords:

Kerusakan Jalan, Perkerasan Lentur, PCI (Pavement Condition Index), Bina Marga, Rekonstruksi, Overlay, Rencana Anggaran Biaya

Abstract

Ruas Jalan Tamiang Layang–Ampah (Simpang Naneng–Tamiang Layang) di Kabupaten Barito Timur sepanjang ±15,3 km dengan perkerasan lentur mengalami kerusakan seperti lubang, retak kulit buaya, retak tepi, dan penurunan permukaan. Kerusakan disebabkan oleh beban lalu lintas, material, cuaca, dan drainase yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan, menentukan penanganan yang tepat, serta menghitung RAB sebagai dasar pengambilan keputusan. Penelitian dilakukan melalui survei visual pada STA 0+000–15+000 dengan segmen tiap 1.000 m. Data berupa jenis, dimensi, dan tingkat kerusakan (L/M/H). Analisis menggunakan metode PCI (ASTM D 6433-07) dan IKP Bina Marga (Pd 01-2016-B) melalui perhitungan Density, DV, TDV, dan CDV sehingga diperoleh nilai PCI dan IKP = 100 – CDV. RAB dihitung menggunakan AHSP Bina Marga dan harga satuan setempat. Hasil menunjukkan nilai rata-rata 45,13 (Poor) dari kedua metode, menandakan kondisi jalan jelek. Kerusakan dominan adalah lubang (224,27 m²), raveling (74,68 m²), dan retak kulit buaya (56,33 m²). Penanganan yang direkomendasikan berupa patching struktural, rekonstruksi lokal (STA 1+000–2+000 dan 3+000–4+000), serta overlay (STA 7+000–8+000). Total biaya penanganan sebesar Rp 2.835.054.528,34 (termasuk PPN 12%).

The Tamiang Layang–Ampah road section (Simpang Naneng–Tamiang Layang) in East Barito Regency, with a length of approximately 15.3 km and flexible pavement, has experienced various damages such as potholes, alligator cracking, edge cracking, and surface deterioration. These damages are caused by traffic loads, material quality, weather conditions, and inadequate drainage. This study aims to identify the types and levels of damage, determine appropriate treatment methods, and estimate the repair cost (RAB) as a basis for decision-making. The study was conducted through visual surveys from STA 0+000 to STA 15+000, divided into 1,000 m segments. Data collected include the type, dimensions, and severity levels (Low/Medium/High) of damage. The analysis used the PCI method (ASTM D 6433-07) and the Bina Marga IKP method (Pd 01-2016-B) by calculating Density, DV, TDV, and CDV to obtain PCI and IKP values (PCI/IKP = 100 – CDV). The cost estimation (RAB) was prepared using Bina Marga AHSP and local unit prices. The results show an average value of 45.13 (Poor) from both methods, indicating poor road condition. The dominant damages are potholes (224.27 m²), raveling (74.68 m²), and alligator cracking (56.33 m²). The recommended treatments are structural patching, local reconstruction (STA 1+000–2+000 and 3+000–4+000), and structural overlay (STA 7+000–8+000). The total estimated cost is IDR 2,835,054,528.34 (including 12% VAT).

Downloads

Published

2026-09-05

Issue

Section

Articles

How to Cite

Murniati, Robby, & Merlino, C. B. (2026). Analisis Kerusakan Perkerasan Jalan di Kabupaten Barito Timur Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) dan Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) Bina Marga. Journal of Authentic Research, 5(3), 6629-6639. https://doi.org/10.36312/jar.v5i3.4887