Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Madrasah Ibtidaiyah Pada Mata Pelajaran Fiqih
DOI:
https://doi.org/10.36312/6p1mbb22Keywords:
Model Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Sekolah Dasar.Abstract
Pembelajaran fiqih disekolah dasar masih menghadapi kendala dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kondisi tersebut dilihat dari banyak siswa yang belum mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis. Hal ini terlihat dari jawaban siswa yang singkat, bersifat menghafal, dan belum mampu menjelaskan alasan dari jawaban yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran fiqih. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang di laksanakan dalam dua siklus setiap siklusnya terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes, observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa, serta tes, tes yang digunakan berbentuk pilihan ganda. Teknik analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, untuk menentukan ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal siswa, mengukur keaktifan siswa, mengetahui keterlaksanaan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada setiap siklusnya pada siklus I, presentase ketuntasan klasikal siswa mencapai 41,66% dengan nilai rata-rata 61,25. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) pada siklus II, ketentan klasikal siswa meningkat menjadi 87,5% dengan nilai rata-rata 89,16. Dengan demikian, terjadi peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 45,84% dari siklus I ke siklus II. Sedangkan aktivitas siswa juga semakin meningkat dari 53,33% pada siklus I menjadi 90% dengan kategori sangat aktif pada siklus II, sehingga terjadi peningkatan sebesar 36,67%. Aktivitas guru juga mengalami peningkatan dari 76,66% pada siklus I menjadi 100% di siklus II dengan peningkatan sebesar 23,34% dari siklus I ke siklus II. Hasil ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata Pelajaran fiqih.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wasiaturrahmi Wasiaturrahmi, Mulabbiyah Mulabbiyah, Lalu Asriadi Lalu Asriadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Journal of Authentic Research agree to the following terms:
- For all articles published in Journal of Authentic Research, copyright is retained by the authors. Authors give permission to the publisher to announce the work with conditions. When the manuscript is accepted for publication, the authors agrees to implement a non-exclusive transfer of publishing rights to the journals.
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.